Terbit: 6 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu waktu makan yang hampir tidak bisa kita tinggalkan adalah waktu makan malam. Tubuh yang lelah dan lapar karena kehabisan energi setelah melakukan berbagai aktivitas membuat kita ingin mengonsumsi makanan. Namun, mengingat setelah makan malam kita cenderung hanya akan tidur dan tidak melakukan aktivitas yang berat, apa sih sebenarnya tujuan dari makan malam?

Hanya Akan Bersantai dan Tidur Setelahnya, Mengapa Kita Butuh Makan Malam?

Karena berpikir jika saat malam hari kita tidak akan membutuhkan banyak energi untuk bersantai dan tidur, maka kita bisa melewatkan waktu makan malam demi menurunkan berat badan. Padahal, menurut pakar kesehatan, hal ini bisa membuat tubuh kelaparan dan akhirnya memicu kenaikan asam lambung. Jika hal ini terjadi, maka tidur akan menjadi tidak nyenyak dan cenderung gelisah.

Makan malam ternyata sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi terakhir saat kita beraktivitas di malam hari, termasuk tidur malam. Meski terlihat santai, dalam realitanya tubuh juga membutuhkan energi saat kita tidur. Jika sampai kita tidak makan malam, tubuh yang kekurangan glukosa sebagai sumber energi akan mudah untuk terbangun saat tidur. Tujuan dari membangunkan tubuh saat tidur malam ini adalah agar kita mencari makanan sebagai sumber glukosa.

Hanya saja, mengonsumsi makan malam di waktu yang tidak tepat juga bisa berimbas pada gangguan tidur aatau kenaikan berat badan, khususnya jika dilakukan terlalu mepet dengan waktu tidur. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi makan malam diantara pukul 17.00 hingga 19.00-20.00 di malam hari agar tubuh tidak mengalami kekacauan hormon dan gangguan lainnya.

Ada baiknya memang kita memastikan untuk tak lagi mengonsumsi makanan dalam waktu dua jam sebelum tidur demi memberikan kesempatan organ pencernaan untuk menyelesaikan prosesnya sebelum beristirahat.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi