Terbit: 3 Maret 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Hand sanitizer adalah cairan pembersih tangan sebagai alternatif untuk cuci tangan selain menggunakan sabun dan air. Hand sanitizer berbasis alkohol 70% dipercaya lebih efektif untuk membunuh kuman dan mikroorganisme berbahaya di tangan, termasuk pencegahan virus Corona

hand-sanitizer-doktersehat

Manfaat Hand Sanitizer

Menjaga kebersihan tangan adalah dasar kesehatan sederhana yang harus diperhatikan semua orang.

Pasalnya, kuman dan mikroorganisme berbahaya dapat dipaparkan melalui tangan saat Anda tanpa sadar menyentuh berbagai benda di tempat umum dan memaparkannya ke tubuh sendiri melalui sentuhan ke mulut, mata, hidung, dan bagian tubuh lainnya.

Cara terbaik untuk mencegah berbagai infeksi dan penyakit adalah dengan mencuci tangan dengan benar menggunakan air mengalir dan sabun, atau hand sanitizer. Berikut ini adalah manfaat hand sanitizer:

  • Menjaga Kebersihan: Produk ini dirancang untuk membunuh kuman dan mikroorganisme berbahaya hingga 99,9% efektivitas bila dilakukan dengan benar.
  • Menerapkan Kebersihan Kelompok: Pembersih tangan ini dapat disediakan dan digunakan di berbagai tempat umum seperti sekolah, restoran, gym, kantor, dll untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan tangan.
  • Mencegah Infeksi dan Penyakit: Mencuci tangan dengan bersih berarti membunuh kuman penyebab berbagai infeksi, terutama pada musim flu.
  • Fleksibilitas: Anda dapat menjaga kebersihan tangan kapan saja karena Anda dapat membawa dan menggunakan pembersih tangan kapan saja sesuai dengan kebutuhan.
  • Kebiasaan Sehat: Memudahkan Anda untuk menerapkan kebiasaan sehat di mana pun dan kapan pun apabila Anda tidak memiliki akses cuci tangan dengan air dan sabun setiap saat.

Terdapat berbagai manfaat hand sanitizer spray yaitu membunuh kuman sepanjang hari dan meningkatkan kebersihan serta kesehatan.

Baca Juga: 10 Cara Mencegah Penyebaran Virus Corona yang Harus Diketahui

Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Berdasarkan rekomendasi dari Centers for Disease Control and Prevention, Anda harus memilih hand sanitizer yang memenuhi atau mengandung lebih dari 70% alkohol untuk efektivitas membunuh kuman, mikroorganisme, dan virus di tangan.

Apabila Anda tidak menemukannya di pasaran, Anda dapat membuatnya sendiri. Berikut ini adalah cara membuat hand sanitizer sendiri berdasarkan saran dari World Health Organization:

1. Bahan Kimia yang Dibutuhkan

Dua formulasi berikut direkomendasikan oleh WHO untuk produksi lokal dengan maksimum produksi 50 liter per lot dengan memperhitungkan faktor keamanan dalam produksi dan penyimpanan, serta kendala biaya, dan aktivitas mikrobisida.

Formulasi 1

Formulasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan etanol 80%, gliserol 1,45%, hidrogen peroksida (H2O2) 0,125% adalah:

  • Etanol 96%, 833,3 ml
  • H2O2 3%, 41,7 ml
  • Gliserol 98%, 14,5 ml
  • Air suling

Tuangkan ketiga bahan kimia tersebut ke dalam labu ukur atau gelas ukur 1000 ml. Setelah itu, tambahkan air suling atau air yang telah direbus lalu didinginkan. Kocok gelas ukur untuk mencampur semua bahan kimia tersebut.

Formulasi II

Formulasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan isopropil alkohol 75%, gliserol 1,45%, hidrogen peroksida 0,125%:

  • Isopropyl alkohol (dengan kemurnian 99,8%), 751,5 ml
  • H2O2 3%, 41,7 ml
  • Gliserol 98%, 14,5 ml
  • Air suling

Tuangkan ketiga bahan kimia tersebut ke dalam labu ukur atau gelas ukur 1000 ml, lalu masukkan air suling atau air yang telah direbus dan didinginkan. Setelah itu, kocok gelas ukur untuk mencampur semua bahan kimia tersebut.

Anda harus berhati-hati dalam memasukkan dan mencampur semua bahan kimia tersebut dan jauhkan dari jangkauan anak. Anda mungkin juga memerlukan ruangan khusus dan peralatan keamanan yang memadai.

2. Peralatan yang Dibutuhkan untuk Produksi Lokal

Berikut ini peralatan atau wadah yang dibutuhkan untuk produksi:

  • Botol kaca atau plastik 10 liter dengan sumbat ulir untuk produksi 10 liter
  • Tangki plastik 50 liter berbasis polypropylene atau kepadatan tinggi dan polietilen atau tembus pandang untuk memantau tingkat cairannya
  • Tangki stainless steel dengan kapasitas 80-100 liter untuk pencampuran tanpa meluap
  • Kayu, plastik, atau logam pengaduk untuk pencampuran
  • Tabung pengukur
  • Corong plastik atau logam
  • 100 ml botol plastik dengan tutup anti bocor
  • 500 ml gelas atau botol plastik dengan sekrup
  • Alkohol meter untuk mengukur skala suhu di bagian bawah dan konsentrasi etanol di bagian atas

3. Proses Produksi

Berikut ini adalah proses persiapan hand sanitizer:

  1. Tuangkan alkohol yang digunakan untuk formulasi ke dalam tangki besar.
  2. Tambahkan hidrogen peroksida (H2O2) dengan gelas ukur.
  3. Tambahkan gliserol dengan gelas ukur. Gliserol memiliki tekstur kental jadi mungkin menempel di dinding gelas ukur. Anda dapat membilasnya dengan air suling untuk ditambahkan ke dalam tangki.
  4. Tambahkan dengan air suling hingga volume yang diinginkan (10 liter atau 50 liter).
  5. Tutup tangki untuk mencegah penguapan.
  6. Kocok tangki perlahan untuk mencampur semua bahan.
  7. Setelah proses pencampuran selesai, bagi cairan ke wadah yang lebih kecil misalnya 1000, 500, atau 100 ml botol plastik.
  8. Botol harus disimpan dalam karantina selama 72 jam agar H2O2 dapat menghilangkan spora yang ada di dalam alkohol atau botol baru.

Hand sanitizer spray buatan sendiri sudah selesai dibuat, namun Anda harus memastikan kualitasnya terlebih dahulu.

Pengendalian Mutu

Anda dapat melakukan verifikasi konsentrasi alkohol dengan alkohol meter dan melakukan penyesuaian sesuai dengan volume dalam formulasi untuk mendapatkan konsentrasi akhir yang direkomendasikan.

Pengujian kualitas yang lebih tinggi menggunakan kromatografi gas dan metode titrimetri untuk mengontrol alkohol dan kandungan hidrogen peroksida. Anda juga harus melakukan filtrasi untuk menganalisis adanya kontaminasi mikroba sesuai dengan standar dan spesifikasi Farmakope Eropa.

Itulah cara membuat hand sanitizer sendiri. Semua bahan kimia tersebut dapat dibeli di toko bahan kimia, namun Anda harus selalu berhati-hati menggunakan campuran bahan kimia.

Baca Juga: 5 Kesalahan Mencuci Tangan Yang Membuat Kita Mudah Tertular Penyakit

Cara Membuat Hand Sanitizer dengan Bahan Alami

Apabila cara sebelumnya dengan bahan kimia agak sulit dan berbahaya, Anda dapat menggunakan bahan-bahan alami, seperti:

  • 2/3 cangkir Isopropil alkohol 91% (alkohol gosok)
  • 1/3 cangkir gel lidah buaya
  • Minyak esensial pilihan Anda seperti minyak lemon, dll (opsional)

Peralatan yang dibutuhkan:

  • Mangkuk sedang
  • Sendok
  • Wadah atau botol kosong

Cara membuatnya:

  1. Campurkan alkohol Isopropyl dan gel lidah buaya, aduk rata.
  2. Tambahkan 8-10 tetes minyak esensial, aduk rata.
  3. Tuang cairan pembersih tangan alami tersebut ke dalam botol kosong.
  4. Pencuci tangan alami Anda siap digunakan.

Anda mungkin harus memerhatikan kandungan alkohol dalam cairan ini sesuai yang direkomendasikan yaitu 70% agar tetap efektif.

Cara Menggunakan Hand Sanitizer yang Benar

Ketahui cara menggunakan hand sanitizer agar efektif membersihkan tangan:

  • Hanya mencuci tangan dengan hand sanitizer apabila tidak ada kotoran yang terlihat jelas di tangan. Bila Anda kotoran bekas cairan, tanah, atau lainnya makan mencuci tangan dengan air dan sabun lebih direkomendasikan.
  • Oleskan cairan pembersih tangan secukupnya ke telapak tangan.
  • Gosok tangan bersama-sama menutupi semua permukaan tangan dan jari.
  • Tunggu sampai cairan meresap dan kering.

Hand sanitizer tidak dapat bekerja dengan baik apabila tidak digunakan dengan benar. Selain itu, jangan menggunakan cairan pembersih ini terlalu banyak dan sering. Kandungan alkoholnya mungkin akan membuat kulit tangan kering dan pada satu titik memicu masalah kesehatan lainnya.

Tentu saja hand sanitizer adalah cara terbaik untuk menjaga kebersihan tangan Anda, namun mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air menjadi cara terbaik nomor satu berdasarkan rekomendasi CDC.

 

  1. NCBI. 2009. WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care: First Global Patient Safety Challenge Clean Care Is Safer Care. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK144054/. (Diakses pada 3 Maret 2020).
  2. WHO. 2009. Guide to Local Production: WHO-recommended Handrub Formulations. https://www.who.int/gpsc/5may/Guide_to_Local_Production.pdf. (Diakses pada 3 Maret 2020).
  3. CDC. 2019. Show Me the Science – When & How to Use Hand Sanitizer in Community Settings. https://www.cdc.gov/handwashing/show-me-the-science-hand-sanitizer.html. (Diakses pada 3 Maret 2020).
  4. Minnersota Department of Healt. 2019. How It Works: Cleaning Hands with Waterless Hand Sanitizer. https://www.health.state.mn.us/people/handhygiene/clean/howrub.html. (Diakses pada 3 Maret 2020).
  5. Butler, Grant. 2020. Coronavirus prevention: How to make hand sanitizer at home. https://www.oregonlive.com/coronavirus/2020/03/coronavirus-prevention-how-to-make-hand-sanitizer-at-home.html. (Diakses pada 3 Maret 2020).