Terbit: 4 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Usia ibu saat hamil ternyata juga ikut memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Beberapa risiko kehamilan di atas usia 40-an antara lain melahirkan anak down syndrome, kelahiran prematur, keguguran, preeklamsia, obesitas, hingga salah satu yang paling serius adalah gangguan kinerja jantung.

Kehamilan di Usia 40-an dan Risiko Penyakit Jantung

Risiko kehamilan di atas 40 tahun dan penyakit jantung

Ketika menginjak usia 40 tahun, sistem metabolisme wanita mulai berubah. Pada usia ini wanita memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami tekanan darah tinggi, kegemukan, kolesterol dan diabetes melitus. Kondisi ini dapat memengaruhi penyempitan pembuluh darah koroner yang dapat mengakibatkan serangan jantung.

Bagi wanita yang mengalami menstruasi tidak teratur sebelum hamil, risiko gangguan jantung seperti penyakit jantung koroner lebih besar karena umumnya tidak memiliki hormon estrogen yang stabil. Risiko ini juga akan meningkat apabila memiliki riwayat keluarga dengan penyempitan pembuluh darah jantung.

Tips hamil sehat di usia 40-an

Bagi Anda yang baru dianugerahi kehamilan di usia 40 tahun, ada beberapa cara untuk menjaga kehamilan tetap sehat, di antaranya:

1. Melakukan pemeriksaan kehamilan dengan rutin

Lakukan pemeriksaan kehamilan dengan rutin setiap bulannya dan tingkatkan frekuensi pemeriksaan menjelang persalinan. Selain melakukan pemeriksaan kehamilan, Anda mungkin juga perlu melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kadar kolesterol, serta rekam jantung.

2. Makan makanan sehat

Dengan kehamilan yang berisiko penyempitan pembuluh darah jantung, ibu hamil perlu mengonsumsi makanan yang baik bagi kehamilan dan juga dapat menjaga kesehatan jantung. Beberapa makanan yang disarankan antara lain sayuran hijau, buah-buahan dan makanan dengan minyak zaitun yang baik bagi kesehatan.

3. Berolahraga

Selain memerhatikan makanan yang dikonsumsi, Anda juga perlu menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga. Lakukan olahraga rutin dua-tiga kali seminggu dengan durasi minimal 30 menit untuk membantu menjaga metabolisme tubuh.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi