Terbit: 19 Juni 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Anda kini tengah hamil 9 minggu. Di usia kehamilan yang sudah mencapai minggu kesembilan ini, apa saja perkembangan yang dialami oleh janin si calon buah hati? Simak penjelasan lengkap mengenai perkembangan janin saat hamil 9 minggu beserta informasi terkait seperti bentuk perut hamil 9 minggu dan lainnya berikut ini!

Hamil 9 Minggu, Kepala Bayi Semakin Terlihat

Perkembangan Janin saat Hamil 9 Minggu

Memasuki usia kehamilan 9 minggu, Anda pasti penasaran sudah sejauh mana perkembangan janin yang ada di dalam kandungan. Perkembangan janin 9 minggu yang baik dapat dilihat dari sejumlah hal berikut ini:

  • Janin 9 minggu semakin bertambah besar ukurannya, yakni sekitar 2,54 cm dengan bobot 28 gram. Ukuran ini kira-kira sama dengan satu biji buah anggur.
  • Kepala calon bayi terus mengalami pertumbuhan dan ukurannya kini lebih besar dibandingkan anggota tubuh lainnya
  • Sebaliknya, ekor punggung mengalami penyusutan.
  • Kulit kelopak mata mulai mengalami pertumbuhan.
  • Anggota tubuh yang lainnya seperti tangan dan kaki semakin terlihat jelas, pun demikian dengan bibir.
  • Alat kelamin terus mengalami pertumbuhan, namun mengenai jenis kelamin calon buah hati juga belum dapat dipastikan di minggu ini.
  • Detak jantung bisa dirasakan menggunakan bantuan alat ultrasonografi (USG).
  • Usus semakin tumbuh dan berkembang.
  • Anus mulai terbentuk.
  • Organ tubuh lainnya seperti otak dan paru-paru masih terus mengalami perkembangan dan sudah mulai terlihat jelas bentuknya.

Perubahan pada Tubuh

Apa saja perubahan tubuh yang terjadi di minggu kesembilan dari kehamilan Anda? Apakah bentuk perut hamil 9 minggu sudah mulai bulat besar? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Rahim Semakin Membesar

Ukuran rahim semakin bertambah besar tatkala memasuki kehamilan minggu ke-9. Pembesaran ukuran rahim ini dikarenakan pertumbuhan jaringan otot dan penambahan volume air ketuban. Kendati demikian, perut ibu masuh belum terlihat membesar. Peningkatan volume air ketuban dan ukuran rahim ini bertujuan sejatinya berfungsi untuk memberikan ruang bagi janin selama dalam masa pertumbuhan.

Pada kehamilan anak kembar atau kelainan kehamilan berupa mola hidatidosa (hamil anggur), ukuran rahim bahkan bisa lebih besar lagi dari rata-rata ukuran berdasarkan penghitungan usia kehamilan, dan hal ini dapat dikonfirmasi melalui pemeriksaan USG.

2. Perubahan Fisik Payudara

Selain perut, payudara ibu hamil 9 minggu juga bertambah besar dengan tekstur yang lebih lembut dan lunak. Tak hanya itu, payudara juga jadi lebih sensitif terhadap rangsangan yang diterimanya.

3. Morning Sickness

Masih seperti minggu-minggu sebelumnya, ibu hamil 9 minggu juga masih harus mengalami gejala morning sickness berupa mual dan muntahMorning sickness ini bisa terjadi di siang, sore, maupun malam hari.

Data dari The National Collaborating Centre for Women’s and Children’s Health menyebutkan bahwa 80-85 persen wanita mengalami gejala mual saat hamil, sedangkan 52 persen lainnya disertai denga gejala muntah. Guna mengatasi morning sickness, Anda bisa melakukan sejumlah langkah penanganan berikut ini:

  • Perbanyak konsumsi camilan
  • Hindari konsumsi makanan pedas
  • Jangan langsung berbaring setelah makan
  • Hindari pemicu mual dan muntah seperti aroma ruangan atau makanan tertentu
  • Minum air putih yang cukup
  • Segera periksakan diri ke dokter apabila mual dan muntah yang dialami sudah cukup mengganggu

Jika mual dan muntah tetap terjadi bahkan semakin parah, sebaiknya segera kunjungi dokter guna mendapat penanganan medis lebih lanjut.

4. Sembelit

Selain morning sickness, sembelit atau susah buang air besar (BAB) pun masih menghampiri Anda ketika hamil 9 minggu. Sembelit atau dalam dunia medis disebut sebagai konstipasi terjadi karena proses penyerapan nutrisi hingga kemudian dialirkan melalui darah menuju janin membutuhkan waktu yang lebih lama.

Maka dari itu, Anda sangat dianjurkan untuk memperbanyak asupan serat selama kehamilan 9 minggu. Tujuannya untuk membantu sistem pencernaan mengolah limbah sisa makanan. Dengan demikian, sembelit setidaknya dapat diminimalisir.

5. Tubuh Mudah Lelah

Hormon estrogen juga masih mengalami peningkatan produksi di usia hamil 9 minggu, pun demikian dengan meningkatnya volume darah. Mekanisme alami ini lantas akan membuat ibu hamil mudah merasa lelah, bahkan ketika melakukan aktivitas ringan sekalipun.

Oleh karenanya, sama seperti di minggu-minggu sebelumnya, sebaiknya ibu hamil membatasi aktivitasnya sementara waktu, terutama aktivitas yang membutuhkan tenaga ekstra. Konsultasikan hal ini lebih lanjut dengan dokter.

6. Peningkatan Frekuensi Berkemih

Rahim yang semakin membesar akan otomatis semakin menekan kandung kemih. Maka dari itu, ibu hamil juga masih akan sering bolak-balik ke toilet untuk buang air kecil. Kendati merepotkan, namun jangan tunda aktivitas yang satu ini. Pasalnya, menunda-nunda berkemih akan meningkatkan risiko penyakit infeksi saluran kemih (ISK).

7. Mudah Lapar

Seiring perkembangan janin yang terus terjadi, kebutuhan akan nutrisi pun menjadi semakin banyak. Hal ini lantas ditandai oleh meningkatnya rasa lapar pada ibu. Akan tetapi, tetaplah mengonsumsi makanan yang penuh gizi seperti buah dan sayuran alih-alih makanan ‘jahat’ seperti gorengan dan junk food.

Pemeriksaan Kehamilan

Pada minggu kesembilan, ada sejumlah pemeriksaan yang harus dilakukan guna memastikan jika kehamilan berjalan dengan baik. Pemeriksaan yang dimaksud meliputi:

1. Pemeriksaan Kehamilan Umum

Pemeriksaan kehamilan umum bertujuan untuk memantau perkembangan janin. Dokter akan menggunakan medium ultrasonografi (USG) guna melihat kondisi janin. Dokter juga akan melakukan sejumlah pemeriksaan lainnya untuk mencari tahu apakah ada potensi komplikasi kehamilan atau tidak.

2. Pemeriksaan Fisik

Sementara itu, pemeriksaan fisik dilakukan guna memastikan jika kehamilan berjalan normal dan ibu dalam keadaan sehat. Pemeriksaan fisik tersebut di antaranya adalah:

  • Pengukuran tekanan darah
  • Pengukuran tinggi dan berat badan
  • Pengukuran panggul
  • Pemeriksaan vagina

Tips Kehamilan

Selama menjalani kehamilan 9 minggu (dan seterusnya), disarankan bagi Anda untuk menerapkan sejumlah tips berikut ini agar kehamilan tetap berjalan lancar. Apa saja tips saat sedang hamil 9 minggu?

1. Memeriksakan Kandungan secara Berkala

Lakukan pemeriksaan medis secara berkala dengan dokter kandungan Anda. Hal ini bertujuan untuk memantau perkembangan janin di dalam kandungan, sekaligus mengetahui apa saja yang sebaiknya dilakukan atau dihindari selama kehamilan berlangsung.

2. Makan Makanan Bergizi

Mencukupi kebutuhan vitamin dan nutrisi penting lainnya menjadi suatu kewajiban agar perkembangan janin 9 minggu dan seterusnya berjalan dengan baik. Vitamin dan nutrisi bisa Anda dapatkan dari makanan maupun suplemen.

Konsultasikan pada dokter mengenai makanan bergizi apa saja yang sebaiknya dikonsumsi guna menunjang tumbuh kembang janin, pun menjaga kesehatan Anda.

3. Hindari Minuman Beralkohol

Menghindari konsumsi minuman beralkohol juga sebaiknya dihindari selama menjalani masa kehamilan. Pasalnya, alkohol dapat merusak perkembangan janin yang mana hal ini meningkatkan risiko cacat fisik dan sejumlah masalah kesehatan lainnya pada bayi ketika ia dilahirkan.

4. Hindari Rokok

Selain minuman beralkohol, rokok adalah faktor lainnya yang harus dihindari saat hamil 9 minggu dan seterusnya. Kandungan zat pada rokok disebut-sebut dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, termasuk risiko bayi lahir dengan sejumlah masalah kesehatan seperti berat badan yang di bawah standar.

5. Minum Air Putih yang Cukup

Jika minuman beralkohol dan rokok sebaiknya dihindari, maka hal sebaliknya berlaku untuk air putih. Ya, Anda sangat disarankan—malah diwajibkan—untuk minum air putih yang cukup saat hamil, yakni 8-12 gelas per hari.

Minum air putih yang cukup saat hamil bertujuan untuk menghindari Anda dari dehidrasi. Pasalnya, dehidrasi dapat memicu komplikasi kehamilan.

6. Istirahat dan Kelola Stres dengan Baik

Sama seperti tips kehamilan di minggu-minggu sebelumnya, di usia hamil 9 minggu ini Anda juga dianjurkan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup. Selain itu, mengelola stres yang datang menghampiri dengan baik juga diperlukan agar Anda dan calon buah hati senantiasa sehat.

Masih ada beberapa tips lainnya yang sebaiknya Anda terapkan ketika tengah hamil 9 minggu, yaitu:

  • Hindari mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang.
  • Perbanyak konsumsi susu, kira-kira 4 kali sehari.
  • Hindari mengonsumsi minuman berkafein lebih dari 2 kali per hari.
  • Hindari mengonsumsi ikan lebih dari 3 kali dalam seminggu.
  • Konsumsi suplemen mengandung asam folat.

Baca Juga: Hamil 10 Minggu, Embrio Kini Berubah Menjadi Fetus

 

  1. Anonim. 9 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-9.aspx (Diakses pada 14 Juni 2020)
  2. Marple, K. How big is my baby? Week-by-week fruit and veggie comparisons. https://www.babycenter.com/slideshow-baby-size (Diakses pada 14 Juni 2020)
  3. McDermott, A. 2017. 9 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnancy-symptoms-week-9#things-to-do (Diakses pada 14 Juni 2020)
  4. Pevzner, H. 2020. Week 9 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/9-weeks-pregnant-4158922 (Diakses pada 14 Juni 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi