Terbit: 10 Juni 2020 | Diperbarui: 18 Juni 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Pada usia kehamilan 5 minggu, janin  semakin menunjukkan perkembangan. Bagaimana perkembangan janin 5 minggu dari segi bentuk? Simak penjelasan lebih lanjut beserta informasi kehamilan 5 minggu lainnya berikut ini!

Hamil 5 Minggu: Gejala & Tips Kehamilan

Perkembangan Janin saat Hamil 5 Minggu

Pada saat hamil 5 minggu, janin  memiliki bentuk yang jika dilihat lebih mirip seperti kecebong (tadpole). Sementara jika Anda bertanya janin 5 minggu sebesar apa, maka jawabannya adalah sebesar biji wijen (sesame seed). Pada minggu kelima ini, pertumbuhan sel-sel terjadi secara signifikan sehingga proses penyusunan tubuh sudah mulai berjalan.

Ada sejumlah aktivitas yang mengindikasikan jika perkembangan janin di minggu yang kelima ini berjalan normal, yaitu:

  • Tabung saraf mulai membentuk organ otak
  • Tabung saraf mulai menyusun sumsum tulang belakang
  • Muncul benjolan di tengah embrio yang mana benjolan tersebut merupakan cikal bakal dari organ jantung
  • Membran dan ari-ari mulai terbentuk
  • Anggota tubuh mulai terbentuk, contohnya jari

Perlu diketahui, ari-ari dan membran yang terbentuk tadi berfungsi sebagai ‘jalan’ bagi nutrisi yang didapat dari ibu guna menujang tumbuh kembang janin.

Perubahan Tubuh

Apakah sudah mulai terlihat perubahan yang signifikan pada tubuh Anda pada usia kehamilan 5 minggu ini? Simak penjelasannya beserta ciriciri hamil 5 minggu lainnya berikut ini.

1. Siklus Menstsruasi

Apabila Ibu dalam kondisi tidak hamil (tidak terjadi pembuahan pada masa subur sebelumnya), minggu kelima inilah biasanya ibu mengalami menstruasi. Oleh karena itu sebagian besar Ibu baru menyadari kalau terlambat haid dan melakukan pemeriksaan testpack pada minggu ke-5 ini.

Usia kehamilan merupakan patokan waktu yang digunakan pada dunia kedokteran dan kebidanan untuk menandai suatu proses kehamilan. Patokan waktu ini dimulai dari hari pertama menstruasi yang dialami oleh Ibu dan berakhir pada hari perkiraan lahir yang terjadi pada minggu ke-42. Jadi usia kehamilan bukan dimulai saat anda pertama kali mendapatkan hasil positif (dua garis) pada pemeriksaan test pack atau pembuahan (hubungan seksual saat masa subur). Apabila ada Ibu yang hamil 5 minggu padahal baru menikah 1 bulan, bisa terjadi karena menstruasi terakhir terjadi sebelum pernikahan.

2. Mual dan Muntah

Ciri-ciri perkembangan janin 5 minggu yang pertama adalah mual dan muntah (morning sickness). Gejala morning sickness ini sejatinya sudah mulai muncul di saat kehamilan mencapai usia 4 minggu (atau bahkan bisa lebih cepat lagi), dan masih berlanjut ketika kehamilan memasuki minggu kelima.

Kendati merupakan suatu kewajaran, segera periksakan diri ke dokter apabila mual dan muntah yang dialami sudah cukup mengganggu.

3. Peningkatan Frekuensi Buang Air Kecil

Ciri-ciri hamil 5 minggu selanjutnya adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil. Peningkatan frekuensi berkemih ketika usia kehamilan mencapai 5 minggu ini dipicu oleh produksi urine yang juga mengalami peningkatan.

Selain itu, Anda jadi lebih sering buang air kecil dikarenakan kandung kemih mengalami penekanan oleh rahim yang membesar. Kendati demikian, jangan pernah menunda-nunda untuk buang air kecil apabila sudah mulai terasa. Ini agar Anda terhindari dari risiko infeksi saluran kemih (ISK).

4. Kram Perut

Kram perut juga menjadi gejala yang umum dialami oleh para wanita saat usia kehamilannya mencapai 5 minggu. Perut yang terasa kram ini disebabkan oleh uterus yang meregang atau sedang terjadi implantasi sel telur.

Kram pada perut akan semakin terasa manakala Anda batuk, bersin, maupun tubuh sedang dalam posisi yang tidak tepat. Segera periksakan diri ke dokter apabila kram tidak kunjung reda dan justru bertambah intensitasnya.

5. Perdarahan pada Vagina

Perdarahan pada vagina menjadi gejala kehamilan minggu kelima lainnya yang perlu Anda ketahui. Akan tetapi, perdarahan ini sifatnya ringan sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Jika ragu, Anda bisa menanyakan hal ini kepada dokter.

6. Keputihan

Peningkatan frekuensi keputihan adalah gejala kehamilan 5 minggu yang juga harus Anda perhatikan. Keputihan pada saat hamil 5 minggu umumnya  berwarna putih, kental, dan tidak berbau.

Akan tetapi, ada kemungkinan Anda mengalami keputihan yang berwarna kekuningan serta berbau tidak sedap. Jika ini yang terjadi, segera lakukan pemeriksaan medis.

7. Penurunan Nafsu Makan

Pada saat usia kehamilan memasuki minggu kelima, terjadi perubahan pada hormon tubuh Anda. Perubahan hormon ini lantas memengaruhi banyak hal pada tubuh, termasuk menurunnya nafsu makan.

Penurunan nafsu makan ini bahkan mencakup keengganan untuk mengonsumsi makanan-makanan favorit Anda. Kendati demikian, hal ini merupakan suatu kewajaran dan sebaiknya Anda tetap makan secara teratur karena mencukupi nutrisi selama kehamilan menjadi suatu keharusan agar Anda dan calon buah hati tetap sehat.

8. Peningkatan Sensitivitas Penciuman

Hamil juga membuat hormon estrogen di dalam tubuh mengalami peningkatan pesat. Salah satu dampak dari meningkatnya estrogen ini adalah penciuman jadi lebih sensitif. Anda pun jadi lebih mudah mencium bau di sekitar.

9. Sembelit

Gangguan pencernaan akan menghampiri Anda ketika hamil 5 minggu. Gangguan pencernaan yang dimaksud di sini yaitu sembelit alias susah buang air besar (BAB).

Hal ini dimungkinkan karena sistem pencernaan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyerap nutrisi hingga kemudian dialirkan melalui darah menuju janin. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk menambah asupan serat selama kehamilan agar sembelit dapat diminimalisir.

10. Tubuh Terasa Lelah

Selain estrogen, hormon lainnya yang turut mengalami peningkatkan produksi saat usia janin 5 minggu adalah  progesteron. Meningkatnya kadar hormon progesteron ini lantas berdampak pada tubuh yang mudah dan seringkali terasa lelah.

11. Perubahan Suasana Hati (Mood Swing)

Mengandung janin 5 minggu juga berdampak pada kondisi mental Anda. Ya, ketika memasuki usia kehamilan minggu kelima, perubahan suasana hati (mood swing) menjadi lebih intens. Ada kalanya Anda merasa sangat bahagia lalu kemudian kesal. Lagi-lagi, hal ini dipicu oleh adanya perubahan hormon di dalam tubuh.

Pemeriksaan Kehamilan

Pada minggu kelima, sejumlah pemeriksaan akan dilakukan oleh dokter kandungan Anda, yaitu:

1. Pemeriksaan Kehamilan Umum

Pemeriksaan kehamilan umum ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan janin. Umumnya, dokter akan menggunakan medium USG guna melihat kondisi janin. Selain itu, dokter juga akan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk mencari tahu apakah ada potensi komplikasi kehamilan atau tidak.

2. Pemeriksaan Fisik

Sementara itu, pemeriksaan fisik dilakukan guna memastikan jika kehamilan berjalan normal dan ibu dalam keadaan sehat. Pemeriksaan fisik meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah
  • Pengukuran tinggi dan berat badan
  • Pengukuran panggul
  • Pemeriksaan vagina

Tips Kehamilan

Selama menjalani kehamilan minggu kelima (dan seterusnya), lakukan sejumlah tips berikut ini agar kehamilan berjalan lancar dan baik Anda maupun calon bayi berada dalam kondisi sehat.

1. Pemeriksaan Medis Rutin

Lakukan pemeriksaan medis secara berkala dengan dokter kandungan Anda. Hal ini bertujuan untuk memantau perkembangan janin di dalam kandungan, sekaligus mengetahui apa saja yang sebaiknya dilakukan atau dihindari selama kehamilan berlangsung.

2. Penuhi Asupan Vitamin dan Nutrisi Lainnya

Agar perkembangan janin 5 minggu berjalan baik, mencukupi kebutuhan vitamin dan nutrisi penting lainnya menjadi suatu kewajiban. Vitamin dan nutrisi selama kehamilan bisa Anda dapatkan baik dari makanan maupun suplemen. Buah dan sayuran sudah selayaknya menjadi menu utama Anda saat hamil, di samping makanan-makanan lainnya seperti gandum, kacang-kacangan, dan susu.

Konsultasikan pada dokter mengenai makanan bergizi apa saja yang sebaiknya dipenuhi guna menunjang tumbuh kembang janin, pun menjaga agar Anda tetap sehat.

3. Olahraga Teratur

Jangan lupa juga untuk berolahraga saat hamil 5 minggu dan seterusnya. Olahraga bertujuan untuk menjaga agar tubuh Anda tetap bugar sehingga berdampak positif pada perkembangan janin. Lakukan olahraga ringan saja seperti jogging, senam, atau yoga.

4. Istirahat yang Cukup

Tips kehamilan 5 minggu yang terakhir adalah pastikan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup, pun jangan lupa juga untuk mengendalikan stres dengan baik. Jika keduanya tidak dilakukan, hal ini berpotensi mengganggu tumbuh kembang janin sekaligus membuat Anda rentan terserang penyakit.

Satu lagi sebaiknya hindari sejumlah hal  berikut ini:

  • Merokok.
  • Minum minuman beralkohol.
  • Minum minuman berkafein melebihi batas normal.
  • Menggunakan obat-obatan terlarang.

Baca Juga: Hamil 6 Minggu, Detak Jantung Janin Mulai Terasa?

 

  1. Anonim. 5 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-5.aspx (Diakses pada 10 Juni 2020)
  2. Anonim. 5 Weeks Pregnant. https://www.babycenter.com/5-weeks-pregnant (Diakses pada 10 Juni 2020)
  3. Marple, K. How big is my baby? Week-by-week fruit and veggie comparisons. https://www.babycenter.com/slideshow-baby-size (Diakses pada 10 Juni 2020)
  4. Matz, J. 2017. 5 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnancy-symptoms-week-5#tips-for-healthy-pregnancy (Diakses pada 10 Juni 2020)
  5. Pevzner, H. 2020. Week 5 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/5-weeks-pregnant-4158868 (Diakses pada 10 Juni 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi