Terbit: 26 Juni 2020 | Diperbarui: 27 Juni 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Hamil 39 minggu artinya Anda semakin dekat dengan persalinan. Bahkan ini bisa menjadi minggu terakhir Anda hamil. Segala persiapan persalinan sebaiknya sudah lengkap di minggu ini dan Anda dan pasangan harus siap pergi ke rumah sakit kapan saja. Simak selengkapnya tentang kehamilan 39 minggu melalui artikel ini!

Hamil 39 Minggu, Organ Bayi Sudah Sempurna

Perkembangan Janin saat Hamil 39 Minggu

Perkembangan janin 39 minggu kehamilan sudah dapat dikatakan sempurna. Saat ini organ-organ sudah berkembangkan sepenuhnya dan mampu berfungsi normal di luar rahim.

Meskipun banyak organ sudah sempurna, otak janin 39 minggu kehamilan terus mengalami perkembangan. Ukuran otak bayi bahkan telat 30% lebih besar daripada empat minggu sebelumnya.

Berat janin 39 minggu kehamilan kemungkinan besar adalah berat lahirnya. Biasanya berat bayi saat lahir berkisar 2,7-4 kg, sedangkan panjang bayi adalah sekitar 48-53 cm. Namun tentunya ini bukan ukuran pasti, terdapat bayi yang lahir dengan berat lebih ringan atau bahkan lebih berat dari kisaran tersebut.

Kulit bayi yang sebelumnya berwarna merah muda kini berangsur berubah menjadi putih. Namun pigmen kulit baru akan muncul beberapa saat setelah lahir.

Pada kehamilan 39 minggu ini, lapisan lemak isolasi di bawah kulit juga terus berkembang. Perkembangan ini sangat penting dalam kemampuan bayi mengatur suhu tubuhnya saat lahir.

Tubuh ibu juga terus memasok antibodi bayi melalui plasenta. Antibodi ini akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi selama 6 hingga 12 bulan kehidupan awal bayi.

Perubahan pada Tubuh

Saat hamil 39 minggu, terdapat beberapa perubahan pada tubuh ibu yang mengindikasikan bahwa bayi telah siap dilahirkan. Berikut adalah berbagai gejala dan perubahan pada tubuh ibu yang dapat terjadi di kehamilan 39 minggu:

  • Penipisan serviks. Serviks mulai melunak, memendek, dan menipis. Posisi bayi semakin rendah di panggul dan secara bertahap mulai mendekati leher rahim. Proses ini bisa terjadi dengan cepat dan bisa juga berlangsung beberapa minggu.
  • Diare. Prostaglandin tidak hanya memberi efek pada serviks, tapi juga melonggarkan rektum, sehingga diare dapat terjadi menjelang kelahiran.
  • Flek merah muda atau kecokelatan. Keputihan dengan flek merah muda atau kecokelatan adalah hal yang sangat wajar menjelang persalinan. Kondisi ini juga mengindikasikan serviks yang mulai melebar.
  • Nyeri panggul. Kepala bayi semakin turun dan menekan panggul sehingga menyebabkan ketidaknyamanan di panggul ibu.
  • Sakit punggung. Selain nyeri pada panggul, sakit punggung yang dialami ibu juga dapat semakin terasa di minggu 39 ini.
  • Kontraksi Braxton Hicks. Kontraksi palsu ini juga dapat terus terjadi dan bisa menjadi lebih kuat pada 39 minggu ini, terutama pada ibu yang sudah mengalami ini di minggu-minggu sebelumnya.

Pemeriksaan Kehamilan

Kunjungan prenatal di kehamilan 39 minggu ini kemungkinan menjadi kunjungan terakhir sebelum persalinan. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan umum seperti pada minggu sebelumnya.

Berikut adalah beberapa pemeriksaan umum yang dilakukan:

  • Memeriksa berat badan dan tekanan darah.
  • Mengukur fundus untuk mengukur pertumbuhan bayi.
  • Memeriksa detak jantung bayi dengan prosedur ultrasonografi (USG).
  • Menanyakan apakah gerakan bayi terjadi lebih sering dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
  • Melakukan tes urine untuk memeriksa kadar gula dan protein.

Apabila Anda belum mendapatkan hasil pemeriksaan Group B Streptococcus (GBS) di minggu sebelumnya, maka kemungkinan Anda akan mendapatkannya minggu ini.

Berhubung ini kemungkinan merupakan kunjungan terakhir, maka jangan ragu untuk berdiskusi dengan dokter tentang beberapa hal tentang persalinan dan pascapersalinan. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda diskusikan dengan dokter:

  • Menyusui
  • Memilih kontrasepsi yang tepat
  • Gejala depresi pascapersalinan
  • Pemulihan pascapersalinan normal maupun Caesar

Tips Kehamilan

Berikut adalah berbagai tips yang dapat diterapkan saat ibu hamil 39 minggu:

1. Stimulasi Persalinan

Apabila dokter sudah menyatakan bahwa ibu siap melahirkan, maka tidak ada salahnya untuk menerapkan berbagai tips yang dipercaya dapat menstimulasi persalinan. Berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Berjalan kaki. Berjalan kaki dipercaya dapat membantu bayi bergerak ke jalan lahir dan menekan serviks, sehingga memicu pelebaran serviks.
  • Merangsang puting susu. Cara ini dipercaya dapat membantu pelepasan oksitosin yang dapat merangsang kontraksi. Caranya dapat dengan pijat payudara, kompres dengan air hangat, menggunakan pompa payudara, atau meminta bantuan pasangan.
  • Berhubungan seks. Banyak yang berpendapat bahwa prostaglandin dalam semen dapat mendorong proses persalinan. Pendapat lain menyatakan ini disebabkan karena oksitosin yang dilepaskan saat orgasme. Meskipun tidak memiliki bukti ilmiah, tapi seks di kehamilan 39 minggu tetap dapat dilakukan, terutama jika dokter Anda tidak melarangnya.

2. Kenali Cairan Ketuban yang Pecah

Ketuban pecah adalah salah satu tanda akan melahirkan, sehingga sangat penting untuk mengenali tanda ini. Cairan ketuban tidak berbau dan ketika cairan ini mengalir, Anda tidak dapat menghentikannya seperti ketika mengontrol buang air kecil.

3. Istirahat yang Cukup

Persalinan adalah proses yang membutuhkan banyak energi, sehingga ibu harus memastikan tubuhnya selalu siap di minggu 39 ini. Perbanyak istirahat dan jangan lewatkan tidur siang apabila Anda memiliki kesempatan untuk melakukannya.

4. Konsumsi DHA

DHA adalah omega 3 yang mendukung perkembangan otak bayi, bahkan ketika bayi hampir dilahirkan. Selain itu, DHA juga membantu mencegah depresi pascapersalinan. DHA bisa didapatkan dari konsumsi ikan berlemak seperti salmon dan ikan herring atau dari telur.

Konsumsi DHA ini juga harus terus dipertahankan selama masa menyusui karena kebutuhan DHA si kecil meningkat 3 kali lipat di 3 bulan pertama kehidupannya.

Baca Juga: Hamil 40 Minggu: Perkembangan Janin & Tips Kehamilan

 

  1. Anonim. Prenatal Visit Week 39. https://www.webmd.com/baby/your-13th-prenatal-visit. (Diakses 26 Juni 2020).
  2. Anonim. 39 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-39.aspx. (Diakses 26 Juni 2020).
  3. Pevzner, Holly. Week 39 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/39-weeks-pregnant-4159263#upcoming-doctors-visits. (Diakses 26 Juni 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi