Terbit: 26 Juni 2020 | Diperbarui: 29 Juni 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Memasuki usia hamil 38 minggu, perkembangan janin masih tetap berlangsung walaupun sifatnya penyempurnaan. Untuk lebih jelasnya, simak informasi berikut ini!

Hamil 38 Minggu: Perkembangan Janin, Gejala, Tips Kehamilan

Perkembangan Janin saat Hamil 38 Minggu

Tidak lama lagi, buah hati tercinta akan hadir ke dalam kehidupan Anda. Meskipun tinggal menyisakan waktu kurang lebih 1 bulan untuk bayi lahir, ternyata masih ada sejumlah proses perkembangan yang dialaminya di dalam perut Anda.

Penambahan panjang dan berat badan salah satunya. Panjang janin saat hamil 38 minggu kurang lebih mencapai 48 cm. Sementara itu, berat janin 38 minggu sekitar 3 kg. Ukuran ini kira-kira sama dengan 1 buah semangka.

Perkembangan janin di usia kehamilan 38 minggu lainnya yang dapat dilihat adalah mata. Ya, organ penglihatannya kini sudah memiliki warna (hitam, cokelat, biru, atau abu-abu). Akan tetapi, warna mata masih bisa berubah. Warna mata bayi sesungguhnya tercipta saat ia berumur 1 tahun.

Sementara itu, lanugo—rambut  halus yang selama ini melindungi kulit bayi dari air ketuban—sudah merontok seutuhnya. Kemudian, organ paru-paru sudah terbentuk dengan sempurna, begitu juga dengan pita suara.

Perubahan Tubuh saat Hamil 38 Minggu

Selain perutdan payudara yang membesar, perubahan dan gejala apa saja yang terjadi pada tubuh Anda saat hamil 38 minggu? Berikut informasinya.

1. Sering Buang Air Kecil

Saat hamil 38 minggu, posisi kepala janin berada di panggul. Kondisi ini menyebabkan kandung kemih tertekan. Alhasil, kandung kemih tidak mampu menyimpan urine sebanyak biasanya sehingga Anda akan jadi lebih sering buang air kecil.

Meningkatnya frekuensi buang air kecil (BAK) memang akan menimbulkan ketidaknyamanan, terutama jika keinginan untuk BAK ini terjadi di malam hari. Akan tetapi, jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk Anda mengurangi asupan air putih setiap harinya. Bagaimanapun, Anda tetap harus mencukupi kebutuhan cairan harian agar terhindar dari dehidrasi.

2. Nyeri Punggung dan Kaki

Perkembangan yang dialami oleh janin 38 minggu juga berdampak pada timbulnya rasa nyeri di sejumlah bagian tubuh. Utamanya, nyeri akan terasa di bagian punggung dan juga kaki.

Oleh sebab itu, sebaiknya perbanyak waktu untuk istirahat alih-alih tetap beraktivitas seperti biasa. Tetap beraktivitas justru akan semakin memperparah nyeri yang Anda rasakan.

3. Nyeri Panggul

Selain punggung dan kaki, panggul adalah area tubuh lainnya yang juga akan terasa nyeri saat hamil 38 minggu. Timbulnya rasa nyeri pada panggul terkait dengan keberadaan kepala janin di sekitarnya.

4. Napas Pendek

Posisi janin yang semakin berada di bawah ini tak hanya menyebabkan nyeri panggul, namun juga gejala lainnya seperti sulit bernapas atau napas terasa pendek. Di samping napas yang teras pendek, ibu hamil 38 minggu juga akan merasakan nyeri pada tulang rusuknya.

5. Payudara Mengeluarkan Kolostrum

Keluarnya kolostrum—cairan pra-ASI—dari puting susu juga kemungkinan masih akan terjadi saat usia kehamilan mencapai 38 minggu. Cairan ini berwarna kekuningan dan beberapa hari setelah bayi dilahirkan, cairan kolostrum akan berubah menjadi ASI sepenuhnya.

6. Bercak Darah pada Vagina

Perdarahan minor vagina yang ditandai dengan munculnya bercak darah pun tak luput dari gejala kehamilan 38 minggu. Munculnya gejala ini berkaitan dengan serviks atau mulut rahim yang mulai membuka guna mempersiapkan jalan bagi bayi saat dilahirkan nanti.

Serviks yang membuka lantas membuat pembuluh darah yang ada di dalamnya pecah. Inilah mengapa kemudian Anda akan mengalami perdarahan. Jangan khawatir karena ini bukan merupakan suatu hal yang berbahaya. Perdarahan biasanya hanya  berlangsung singkat.

7. Diare

Diare adalah kondisi yang juga kemungkinan dialami oleh ibu hamil 38 minggu. Jika Anda mengalami diare pada periode ini, itu artinya waktu kelahiran sudah dekat.

Diare di usia kehamilan 38 minggu terjadi karena usus yang mengendur. Ini merupakan mekanisme alami tubuh guna memberikan cukup ruang bagi bayi untuk keluar dari perut.

Kendati merupakan hal yang wajar, tetap saja diare akan membuat Anda tidak nyaman, bukan? Guna mengatasi masalah ini, perbanyaklah konsumsi air putih dan lakukan diet BRAT. Sebaliknya, hindari konsumsi makanan berlemak.

8. Kulit Gatal

Kulit yang terasa gatal akibat pembesaran perut juga kemungkinan masih akan terjadidi kehamilan minggu ke-38. Sama seperti minggu-minggu sebelumnya, Anda bisa meredakan gatal dengan cara mengoleskan krim atau minyak esensial yang mengandung vitamin E.

Gejala lainnya yang turut menyertai di kehamilan 38 minggu ini adalah sebagai berikut:

  • Pembengkakan pada kaki
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Kontraksi Braxton-Hicks

Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan pada minggu ke-38 adalah sebagai berikut:

1. Pemeriksaan Kehamilan Umum

Pemeriksaan janin minggu ini dilakukan dengan medium ultrasonografi (USG). Pemeriksaan USG bertujuan untuk melihat kondisi janin berikut aspek-aspek terkait lainnya seperti posisi janin dan sebagainya.

2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik bertujuan untuk memastikan bahwa ibu hamil dalam keadaan sehat dan siap untuk menjalani proses persalinan. Pemeriksaan fisik di antaranya meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah
  • Pengukuran berat badan
  • Pengukuran panggul
  • Pemeriksaan vagina
  • Pemeriksaan urine
  • Pemeriksaan rahim

Tips Kehamilan

Apa saja yang sebaiknya dilakukan saat Anda hamil 38 minggu?

1. Berjalan Santai

Tips kehamilan 38 minggu yang pertama adalah, coba lakukan aktivitas jalan santai setiap pagi. Berjalan santai—selain menghilangkan stres—juga bertujuan untuk melatih tubuh Anda. Dengan melakukan kegiatan ini, tubuh dipercaya akan lebih siap saat terjadi kontraksi nanti.

Tidak perlu lama-lama, Anda bisa berjalan kaki santai selama 30 menit. Lakukan kegiatan ini dengan ditemani oleh pasangan maupun anggota keluarga yang lainnya.

2. Istirahat yang Cukup

Hari persalinan Anda mungkin tinggal menghitung hari. Oleh sebab itu, cobalah untuk lebih memperbanyak waktu istirahat alih-alih melakukan aktivitas seperti biasa. Hal ini bertujuan untuk membuat tubuh Anda memiliki cukup tenaga saat menjalani persalinan.

Selain 2 tips di atas, jangan lupa juga untuk menerapkan tips lainnya berikut ini:

  • Konsumsi vitamin dan nutrisi penting lainnya
  • Minum air putih yang banyak
  • Pijat kehamilan

Baca Juga: Hamil 39 Minggu, Organ Bayi Sudah Sempurna

 

  1. Anonim. 38 Weeks Pregnant.  https://www.babycenter.com/38-weeks-pregnant (Diakses pada 26 Juni 2020)
  2. Anonim. 38 Weeks Pregnant.  https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-38.aspx (Diakses pada 26 Juni 2020)
  3. Marple, K. How big is my baby? Week-by-week fruit and veggie comparisons. https://www.babycenter.com/slideshow-baby-size (Diakses pada 26 Juni 2020)
  4. Pevzner, H. 2020. Week 38 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/38-weeks-pregnant-4159251 (Diakses pada 26 Juni 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi