Terbit: 25 Juni 2020 | Diperbarui: 29 Juni 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Hamil 35 minggu, apa saja perkembangan yang dialami oleh janin? Berikut adalah informasi mengenai perkembangan janin di usia kehamilan 35 minggu yang perlu Anda ketahui.

Hamil 35 Minggu: Perkembangan Janin & Tips Kehamilan

Perkembangan Janin saat Hamil 35 Minggu

Memasuki usia kehamilan 35 minggu, panjang janin sudah mencapai 46 cm. Sementara itu, berat janin 35 minggu idealnya mencapai 2,4 kg. Sejumlah perkembangan lainnya yang dialami oleh janin saat Anda hamil 35 minggu adalah sebagai berikut:

  • Pertumbuhan Lemak. Usia kehamilan 35 minggu adalah saat-saat di mana janin akan mengalami pertumbuhan lemak. Pembentukan lemak ini sebenarnya sudah terjadi dari minggu-minggu sebelumnya, namun di minggu ini, pembentukan lemak lebih masif.
  • Pembentukan Organ. Mayoritas organ vital bayi sudah terbentuk dengan sempurna bahkan dari minggu-minggu sebelumnya. Akan tetapi, organ seperti ginjal dan paru-paru baru benar-benar terbentuk dengan sempurna di minggu ini. Sementara itu, organ hati (liver) sudah bisa menjalankan fungsinya.
  • Pergerakan Tubuh. Tubuh janin yang bertambah besar membuat ruang geraknya di dalam perut semakin terbatas. Hal ini lantas akan membuat janin lebih sering menggoyangkan atau menggulirkan tubuhnya.
  • Posisi Tubuh Janin. Sama seperti minggu sebelumnya, posisi tubuh janin 35 minggu yakni kepala di bawah menghadap mulut rahim (serviks). Posisi ini akan memudahkan bayi untuk keluar saat dilahirkan nanti.
  • Perkembangan Fungsi Otak. Organ otak janin mungkin sudah terbentuk dengan sempurna, namun fungsinya masih terus mengalami penyempurnaan di kehamilan 35 minggu ini.

Perubahan Tubuh saat Hamil 35 Minggu

Bagaimana dengan perubahan dan gejala yang terjadi pada tubuh Anda saat hamil 35 minggu? Berikut informasinya.

1. Heartburn

Nyeri ulu hati (heartburn) masih menjadi gejala yang kemungkinan akan Anda alami. Guna mengatasi kondisi ini, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan terkait seperti antasida. Akan tetapi, lebih baik jika Anda tanyakan hal ini terlebih dahulu dengan dokter.

Sementara untuk mencegah—atau setidaknya meminimalisir—gejala hamil 35 minggu yang satu ini, Anda bisa menghindari hal-hal seperti:

  • Mengonsumsi makanan pemicu nyeri ulu hati (makanan pedas, bersantan, berminyak)
  • Langsung makan dalam porsi banyak
  • Langsung berbaring sehabis makan (sebaiknya tunggu 1-2 jam setelah makan jika ingin berbaring)

2. Tubuh Terasa Kaku

Berat badan yang bertambah saat hamil 35 minggu turut menyebabkan munculnya sensasi kaku pada tubuh Anda. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena memang merupakan kondisi yang wajar.

Guna meminimalisir gejala ini, Anda bisa melakukan gerakan ringan seperti yoga atau stretching ringan. Konsultasikan pada dokter mengenai hal tersebut.

3. Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil sudah dialami bahkan sejak trimester kedua kehamilan. Sayangnya, gejala yang satu ini masih akan dialami tatkala usia kehamilan Anda memasuki minggu ke-35.

Sering buang air kecil pada saat hamil 35 minggu tidak terkait dengan hormon sebagaimana yang terjadi pada minggu-minggu sebelumnya. Munculnya gejala ini sekarang lebih disebabkan oleh posisi kepala bayi yang berada di bawah. Posisi tersebut menyebabkan kandung kemih mengalami tekanan yang melebihi biasanya.

4. Sakit Kepala

Beberapa ibu hamil juga kerap mengalami gejala sakit kepala di usia kehamilan 35 minggu. Ada berbagai macam faktor yang menjadi penyebab munculnya gejala ini, mulai dari faktor fisik seperti kelelahan dan dehidrasi, hingga faktor psikis seperti cemas dan stres.

Selain memperbanyak minum air putih dan istirahat, Anda bisa melakukan kegiatan seperti yoga atau jogging santai.

5. Varikosa Pembuluh Darah

Seiring dengan membesarnya perut, beban kaki pun menjadi bertambah besar. Selain itu, pembesaran rahim membuat pembuluh darah di area kaki mengalami tekanan.

Kedua faktor ini lantas menyebabkan pembuluh darah mengalami pembengkakan yang berujung pada suatu kondisi yang dinamai varicose veins. Varikosa pembuluh darah ditandai dengan membengkaknya pembuluh darah yang bisa dilihat dari luar kulit.

6. Wasir

Rahim yang terus membesar semakin menekan bagian usus besar yang disebut rektum. Akibatnya, gejala wasir (hemoroid) juga kemungkinan masih akan Anda rasakan saat hamil 35 minggu.

Guna mengatasi gejala wasir, Anda bisa membasuh area anus dengan air hangat. Setelah itu, usap menggunakan handuk yang juga sudah dibasahi air hangat.

7. Perdarahan Gusi

Saat hamil 35 minggu, gusi Anda masih sangat sensitif sehingga risiko terjadinya perdarahan pada gusi tersebut masih cukup besar. Guna memperkuat tekstur gusi, Anda disarankan untuk memperbanyak konsumsi vitamin C, entah itu dari suplemen maupun makanan seperti buah tomat dan jeruk.

8. Ruam Kulit

Pada usia kehamilan 35 minggu ini juga, gejala ruam kulit juga mungkin akan Anda alami. Kabar baiknya, ruam di kulit ini bukanlah sesuatu yang berbahaya.

Akan tetapi, munculnya ruam pasti menimbulkan ketidaknyaman. Guna mengatasinya, Anda bisa menggunakan krim kulit khusus atau cukup dengan mengoleskan gel lidah buaya.

Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan pada minggu ke-35 adalah sebagai berikut:

1. Pemeriksaan Kehamilan Umum

Pemeriksaan janin minggu ini dilakukan dengan medium ultrasonografi (USG). Pemeriksaan USG bertujuan untuk melihat bagaimana kondisi janin, apakah perkembangannya berjalan dengan baik atau justru ada abnormalitas yang terjadi.

2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik bertujuan untuk memastikan bahwa ibu hamil dalam keadaan sehat sehingga kehamilan dapat berjalan baik. Pemeriksaan fisik di antaranya meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah
  • Pengukuran tinggi dan berat badan
  • Pengukuran panggul
  • Pemeriksaan vagina
  • Pemeriksaan urine
  • Pemeriksaan rahim
  • Pemeriksaan kadar gula darah
  • Skrining bakteri streptococcus B

Tips Kehamilan

Apa saja tips kehamilan 35 minggu yang bisa Anda terapkan?

  • Melakukan pijat hamil (prenatal massage).
  • Menjaga kadar gula darah.
  • Atur pola tidur.
  • Makan makanan bergizi.
  • Hindari makanan-makanan seperti cokelat, keju, daging, kacang.
  • Minum air putih 8-12 gelas.

Baca Juga: Hamil 36 Minggu, Posisi Kepala Bayi Sudah di Bawah

 

 

  1. Anonim. 35 Weeks Pregnant.  https://www.babycenter.com/35-weeks-pregnant (Diakses pada 25 Juni 2020)
  2. Anonim. 35 Weeks Pregnant.   https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-35.aspx (Diakses pada 25 Juni 2020)
  3. Marple, K. How big is my baby? Week-by-week fruit and veggie comparisons. https://www.babycenter.com/slideshow-baby-size (Diakses pada 25 Juni 2020)
  4. McDermott A. 2017. 35 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More.  https://www.healthline.com/health/pregnancy/35-weeks-pregnant#tips-for-healthy-pregnancy (Diakses pada 25 Juni 2020)
  5. Pevzner, H. 2020. Week 35 of Your Pregnancy.   https://www.verywellfamily.com/35-weeks-pregnant-4159237 (Diakses pada 25 Juni 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi