Terbit: 24 Juni 2020 | Diperbarui: 26 Juni 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Bagaimana perkembangan janin saat hamil 33 minggu? Setiap perkembangan janin dalam kandungan tentunya menjadi hal yang membahagiakan untuk calon ibu dan ayah. Simak berbagai perkembangan janin, perubahan tubuh ibu, dan tips kehamilan 33 minggu berikut ini!

Hamil 33 Minggu, Janin Bisa Bedakan Siang dan Malam

Perkembangan Janin saat Hamil 33 Minggu

Berikut adalah berbagai perkembangan janin 33 minggu kehamilan:

  • Berat janin 33 minggu kehamilan adalah sekitar 1,8-2 kg. Panjang bayi adalah sekitar 38-43 cm. Berat janin ini akan terus berkembang hingga mendekati hari kelahiran.
  • Bayi dapat minum air ketuban hingga 1 liter dalam sehari. Hal ini membantu bayi melatih sistem pencernaannya.
  • Bayi dapat membedakan siang dan malam. Ketika tidur, bayi akan memejamkan matanya dan ketika bangun bayi akan membuka mata. Dinding rahim menipis dan cahaya dapat menembus rahim membantu bayi untuk membedakan siang dan malam.
  • Sistem kekebalan janin telah berkembang dan kini bayi memiliki sistem kekebalannya sendiri. Ibu menularkan antibodi yang membantu sistem kekebalan bayi semakin berkembang.
  • Paru-paru dan sistem saraf pusat bayi mencapai kematangan penuh.

Perubahan pada Tubuh

Perubahan pada tubuh yang terlihat saat hamil 33 minggu adalah tentu saja bertambah besarnya perut dan juga penambahan berat badan. Selain itu, ibu juga dapat merasakan gejala kehamilan 33 minggu lainnya seperti:

1. Mudah Kepanasan

Wanita hamil trimester ketiga dapat merasa mudah kepanasan.

Kondisi ini disebabkan oleh perubahan hormon, peningkatan volume darah, dan metabolisme yang lebih cepat. Selain itu, bayi Anda juga mengeluarkan panas tubuh yang bisa memengaruhi Anda.

2. Napas Lebih Pendek

Rahim yang semakin membesar ini menekan beberapa organ di sekitarnya, termasuk diafragma dan paru-paru.

Hal ini membuat ibu memiliki napas yang lebih pendek selama trimester ketiga ini. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan cara berdiri lurus agar paru-paru mendapatkan lebih banyak ruang. Hindari juga berbagai aktivitas yang membuat napas memburu.

3. Lebih Ceroboh

Ibu dapat menjadi lebih ceroboh di kehamilan 33 minggu ini.

Hal ini disebabkan karena kondisi perut yang sudah semakin membesar. Pelan-pelan saja dan tidak perlu terburu-buru ketika beraktivitas agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

4. Pregnancy Brain

Pregnancy brain adalah kondisi di mana wanita hamil menjadi lebih sulit berkonsentrasi dan menjadi lebih pelupa.

Sebagian wanita hamil mengalami ini sejak trimester awal kehamilan, namun ada juga yang mendapatkannya di akhir trimester. Kondisi ini akan menghilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

Kondisi ini memang tidak menggambarkan kehamilan Anda, namun banyak yang percaya bahwa kebanyakan yang mengalami kondisi ini adalah wanita yang hamil anak perempuan.

5. Kontraksi Braxton Hicks

Seperti yang sudah disebutkan di minggu-minggu sebelumnya, kontraksi braxton hicks atau kontraksi palsu merupakan kondisi umum yang dialami ibu hamil, terutama di trimester ketiga.

Kondisi lebih umum terjadi pada ibu yang menjalani kehamilan kedua dan seterusnya. Biasanya mengubah posisi tubuh seperti dari duduk menjadi berbaring atau dari berbaring ke berjalan-jalan dapat membantu menghilangkan kontraksi ini.

Beberapa gejala lain yang juga masih muncul saat hamil 33 minggu adalah seperti:

  • Round ligament pain
  • Sakit punggung
  • Varises
  • Kuku dan rambut tumbuh lebih cepat
  • Heartburn
  • Pembengkakan kaki

Pemeriksaan Kehamilan

Jika Anda memiliki janji kunjungan ke dokter minggu ini, ibu akan menjalani pemeriksaan kehamilan seperti biasa. Dalam beberapa kasus, dokter juga akan menyarankan pemeriksaan biophysical profile (BPP). Pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada yang berisiko.

1. Pemeriksaan Umum

Pemeriksaan umum merupakan pemeriksaan yang pasti dilakukan setiap kali kunjungan. Umumnya pemeriksaan ini dilakukan satu bulan sekali. Pemeriksaannya dapat meliputi:

  • Pemeriksaan berat badan dan tekanan darah.
  • Tes urine untuk mengukur kadar gula dan protein dalam darah.
  • Pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk melihat bayi, memeriksa detak jantung bayi.

2. Pemeriksaan Biophysical Profile (BPP)

Pemeriksaan biophysical profile (BPP) biasanya dilakukan pada usia kehamilan di atas 32 minggu pada kehamilan yang berisiko.

Ibu yang menderita diabetes atau preeklampsia biasanya membutuhkan tes ini. Dokter juga dapat menyarankan tes ini pada ibu hamil yang mengalami jatuh atau kecelakaan lain. Selain itu, dokter juga biasanya merekomendasikan tes ini apabila ibu belum melahirkan padahal HPL (hari perkiraan lahir) sudah lewat.

Tujuan Biophysical Profile (BPP)

Tes ini dilakukan untuk memastikan bayi dalam keadaan sehat.

BPP adalah tes kombinasi untuk mengukur gerakan tubuh dan nodus otot bayi. Pemeriksaan ini juga mengukur seberapa cepat detak jantung bayi ketika sedang bergerak dan juga mengukur jumlah air ketuban dalam rahim.

Prosedur Biophysical Profile (BPP)

BPP adalah pemeriksaan noninvasif yang aman dan tidak menyita banyak waktu, hanya sekitar 30 menit. Pemeriksaan ini dimulai dengan pemeriksaan USG untuk melacak gerakan bayi dan mengukur jumlah air ketuban.

Selanjutnya pemeriksaan ini akan dilanjutkan dengan tes nonstres yang membantu memantau detak jantung bayi selama 20 menit. Dokter akan memasang gelang elastis dengan dua sensor di sekitar perut untuk memonitor detak jantung bayi.

Tips Kehamilan

Hari kelahiran semakin dekat, tentunya semakin banyak hal yang harus dipersiapkan pada saat hamil 33 minggu ini. Berikut adalah beberapa tips tambahan yang bisa dilakukan pada kehamilan 33 minggu:

1. Belajar tentang Menyusui

Menyusui adalah hal yang sangat alami dan tentunya setiap ibu akan dapat melakukannya jika sudah waktunya.

Meskipun begitu, tidak ada salahnya jika ibu mempersiapkan diri dari sekarang. Minggu ke-33 ini dapat menjadi waktu yang tepat bagi ibu untuk belajar tentang menyusui atau bahkan mengikuti kelas tentang menyusui.

2. Jaga Asupan Makanan

Menjaga asupan makanan dan air putih yang cukup adalah hal yang wajib dilakukan selama kehamilan.

Hal yang tidak kalah penting adalah, ibu juga disarankan untuk semakin meningkatkan asupan kalsium dan vitamin D di kehamilan 33 minggu ini. Hal ini sangat berguna untuk mendukung proses pemadatan tulang janin.

3. Olahraga dan Latihan Kegel

Tetap aktif bergerak dan jangan lupa lakukan latihan kegel untuk memperkuat otot panggul.

Panggul yang kuat tidak hanya akan lebih nyaman untuk menopang rahim dan organ sekitarnya, tapi juga menurunkan gejala postpartum seperti wasir dan inkontinensia urine. Jika ingin melakukan olahraga, pastikan olahraga aman untuk ibu hamil.

4. Kenali Gejala Persalinan Dini

Memasuki trimester ketiga ini, calon orang tua sebaiknya mengenali berbagai gejala dan tanda-tanda persalinan dini. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, meskipun kehamilan Anda bukan tidak diindikasikan sebagai kehamilan berisiko sebelumnya.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda persalinan dini:

  • Kontraksi secara berkala yang semakin berdekatan (harus bisa membedakan kontraksi ini dengan kontraksi braxton hicks).
  • Air ketuban pecah (dalam jumlah sedikit maupun banyak).
  • Keputihan berdarah atau kecoklatan.

Jika tanda-tanda ini muncul, segera pergi ke rumah sakit atau klinik tempat Anda ingin melahirkan.

Itu dia berbagai hal yang perlu diketahui tentang kehamilan 33 minggu. Jangan ragu untuk meminta berbagai saran pada dokter atau bidan Anda ketika melakukan pemeriksaan kehamilan.

Baca Juga: Hamil 34 Minggu, Paru-Paru Janin Sudah Sempurna

 

  1. Anonim. 33 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-33.aspx. (Diakses 24 Juni 2020).
  2. Griffin, R. Morgan. Biophysical Profile (BPP). https://www.webmd.com/baby/bpp-biophysical-profile. (Diakses 24 Juni 2020).
  3. Pevzner, Holly. 2020. Week 33 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/33-weeks-pregnant-4159211#at-your-doctors-office. (Diakses 24 Juni 2020).
  4. Silver, Natalie. 2018. 33 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/33-weeks-pregnant. (Diakses 24 Juni 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi