Terbit: 23 Juni 2020 | Diperbarui: 26 Juni 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Beberapa gejala pada awal kehamilan bisa kembali pada masa hamil 30 minggu. Ibu dapat kembali merasakan perubahan emosi dan juga kelelahan. Apa saja yang terjadi pada kehamilan 30 minggu? Simak selengkapnya di sini!

Hamil 30 Minggu, Tangan Bayi Sudah Dapat Menggenggam

Perkembangan Janin saat Hamil 30 Minggu

Berat janin 30 minggu kehamilan adalah sekitar 1,36 kg atau 3 pound. Bentuk janin 30 minggu kehamilan semakin sempurna dengan panjangnya kini mencapai sekitar 38 cm. Janin di usia kehamilan 30 minggu disebut-sebut berukuran seperti timun zucchini.

Rambut lembut yang ada pada bayi yang disebut lanugo mulai rontok di minggu ini. Namun rambut ini masih akan melekat di beberapa bagian tubuh seperti wajah, punggung, dan bagian atas bokong ketika bayi lahir.

Mata bayi kini telah dapat membedakan apa yang ada di sekitarnya, meskipun bayi lebih sering menghabiskan waktu dengan menutup mata. Tangan, kaki, dan kuku-kukunya sudah terbentuk sempurna. Si kecil dapat menggenggam dan tentunya semakin aktif juga menendang.

Permukaan otak bayi mulai membentuk kerutan-kerutan (konvolusi). Ini memungkinkan otak untuk menampung lebih banyak sel otak. Produksi sel darah merah sudah sepenuhnya diambil alih oleh sumsum tulang.

Perubahan pada Tubuh

Semakin bertambah beratnya janin, penambahan berat tubuh juga tentunya otomatis terjadi pada ibu. Beberapa gejala yang sebelumnya muncul di trimester pertama dan sempat hilang, kemungkinan kembali lagi di trimester terakhir ini.

Gejala yang kembali dari trimester awal adalah seperti kelelahan dan perubahan suasana hati. Kelelahan ini dapat dipicu oleh beberapa faktor, bukan hanya karena tubuh yang semakin berat, tapi juga karena gangguan tidur.

Gangguan tidur juga disebabkan oleh kondisi lainnya seperti pergerakan bayi dan juga keinginan untuk buang air kecil di malam hari. Ibu juga dapat merasa gelisah karena memikirkan proses persalinan yang semakin hari semakin dekat.

Gejala lain seperti nyeri dan bengkak di beberapa bagian tubuh juga masih dirasakan. Bengkak ini biasanya paling umum terjadi pada kaki, sedangkan nyeri dapat dirasakan di perut bagian bawah, pinggang, dan beberapa bagian tubuh lain.

Hormon relaxin yang bertugas melonggarkan ligamen dan tulang untuk memudahkan persalinan, berkontribusi dalam rasa nyeri dan pembengkakan ini.

Masalah pencernaan seperti sembelit dan gas di perut masih terus berlanjut di kehamilan 30 minggu ini. Bahkan sembelit dapat memicu wasir.

Pemeriksaan Kehamilan

Ketika hamil 30 minggu ini, kemungkinan ibu akan menjalani pemeriksaan kehamilan umum. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang pasti dilakukan setiap kali kunjungan. Pemeriksaannya dapat meliputi:

  • Pemeriksaan berat badan dan tekanan darah.
  • Tes urine untuk mengukur kadar gula dan protein dalam darah.
  • Pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk melihat bayi, memeriksa detak jantung bayi.

Mulai minggu 30 dan seterusnya, perkembangan pada bayi kembar biasanya melambat karena bayi kembar memang umumnya lahir dengan berat yang lebih kecil. Hal ini disebabkan karena bayi harus berbagi kandungan.

Dokter biasanya akan lebih sering menggunakan metode USG untuk memantau perkembangan janin yang sudah memasuki trimester kedua ini.

Tips Kehamilan

Semua orang tua tentu ingin kehamilan berjalan dengan lancar. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan saat hamil 30 minggu:

1. Jaga Asupan Nutrisi

Menjaga asupan nutrisi tetap menjadi hal yang utama dilakukan oleh ibu hamil.

Selalu ingat, nutrisi bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan ibu saja, tapi juga untuk janin. Jaga asupan nutrisi dengan konsumsi makanan seimbang gizi dan juga suplemen prenatal. Kenali juga dengan baik makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.

Jangan lupa juga untuk selalu memenuhi asupan cairan agar tubuh tetap terhidrasi.

2. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Menggunakan pakaian hamil bukan berarti ibu tidak dapat tampil stylish.

Kini tersedia juga berbagai pakaian untuk ibu hamil yang dapat menunjang penampilan. Selain menggunakan pakaian yang nyaman, gunakan juga alas kaki yang nyaman. Hindari penggunaan heels dan lebih baik pilih sepatu dengan alas rata.

Selain lebih nyaman, sepatu yang rata juga menghindari pembengkakan bertambah parah dan mencegah jatuh.

3. Pelajari tentang Persalinan

Selalu aktif tanyakan pada dokter tentang apa saja hal yang mungkin terjadi saat persalinan.

Pada persalinan normal, ibu mungkin membutuhkan episiotomi, yaitu luka bedah pada perineum untuk membuka jalan lahir. Tanyakan pada dokter, kondisi apa saja yang membutuhkan metode ini.

Jika ingin melakukan persalinan normal, pastikan juga ibu telah memahami beberapa metode dalam persalinan seperti induksi atau persalinan normal dengan vakum.

4. Olahraga dan Latihan Kegel

Tetap aktif bergerak dan jangan lupa lakukan latihan kegel untuk memperkuat otot panggul.

Panggul yang kuat tidak hanya akan lebih nyaman untuk menopang rahim dan organ sekitarnya, tapi juga menurunkan gejala postpartum seperti wasir dan inkontinensia urine. Jika ingin melakukan olahraga, pastikan olahraga aman untuk ibu hamil.

5. Periksa Produk Perawatan Kulit

Seperti yang sudah disebutkan di minggu-minggu sebelumnya, tidak semua produk perawatan kulit baik untuk ibu hamil.

Meskipun ibu merasakan berbagai gejala pada kulit, sebaiknya tetap jangan menggunakan produk sembarangan. Semua produk yang ingin digunakan sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter. Begitu juga dengan berbagai prosedur kecantikan.

6. Jangan Lewatkan Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan harus dilakukan secara rutin dan sebaiknya jangan pernah melewatkannya.

Tujuan pemeriksaan adalah untuk memastikan kehamilan berjalan dengan lancar dan untuk mendeteksi dini masalah pada kehamilan. Jika bisa dideteksi lebih cepat, maka masalah tersebut juga dapat dicarikan solusi dengan cepat.

Baca Juga: Hamil 31 Minggu: Perkembangan Janin, Gejala, & Tips Kehamilan

 

  1. Anonim. 30 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-30.aspx. (Diakses 23 Juni 2020).
  2. Pevzner, Holly. 2020. Week 30 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/30-weeks-pregnant-4159146. (Diakses 23 Juni 2020).
  3. Schaeffer, Juliann. 2017. 30 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/30-weeks-pregnant. (Diakses 23 Juni 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi