Terbit: 23 Juni 2020 | Diperbarui: 26 Juni 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Hamil 29 minggu, apa saja perkembangan yang dialami oleh janin? Simak informasi mengenai perkembangan janin 29 minggu beserta tips kehamilan di minggu ke-29 berikut ini.

Hamil 29 Minggu, ‘Tendangan’ Janin Semakin Terasa

Perkembangan Janin saat Hamil 29 Minggu

Memasuki usia kehamilan 29 minggu, Anda pasti penasaran apa saja perkembangan yang dialami oleh janin di dalam perut. Apakah tinggi dan berat badannya bertambah?

Ya, janin 29 minggu memiliki panjang 39 cm atau seukuran kembang kol. Sementara itu, berat ideal janin 29 minggu sekitar 1,1-1,4 kilogram.

Saat hamil 29 minggu, Anda juga akan lebih sering merasakan tendangan si kecil. Pada periode ini juga, kulit bayi yang mengkerut perlahan mulai menghalus seiring dengan lapisan lemak yang terus mengisi kulit.

Jika dilihat melalui USG, Anda juga bisa melihat janin tersenyum, utamanya saat ia sedang tertidur. Sementara itu, pada bayi laki-laki, proses turunnya testis menuju skrotum juga masih berlangsung di minggu ini.

Perkembangan janin saat hamil 29 minggu lainnya yang juga bisa dilihat yakni tulang akan semakin bertambah padat. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk memperbanyak asupan kalsium di minggu ke-29 ini agar proses pemadatan tulang janin berjalan optimal.

Perubahan Tubuh saat Hamil 29 Minggu

Saat hamil 29 minggu, Anda masih tidak lepas dari sejumlah perubahan tubuh dan gejala. Apa saja perubahan tubuh dan gejala yang terjadi di kehamilan 29 minggu ini?

1. Merasakan Tendangan Bayi Lebih Sering

Janin 29 minggu akan makin sering menendang dan meninju perut Anda. Selain karena ukuran tubuhnya yang kian membesar sehingga kerap merasa tidak nyaman dengan ruang gerak yang terbatas, hal ini juga dikarenakan kemampuan refleks janin semakin mengalami peningkatan.

Sehingga, ketika janin mendengar suara atau menangkap cahaya melalui matanya, ia akan meresponsnya dengan menendang-nendang atau meninju perut sebagai bentuk refleks tersebut. Idealnya, bayi akan menendang perut Anda sebanyak 10 kali dalam kurun waktu 2 jam.

2. Perut Kembung

Hormon progesteron yang dihasilkan selama kehamilan 29 minggu lantas memberikan efek rileks pada jaringan tubuh, termasuk jaringan yang ada di saluran pencernaan. Alhasil, sistem pencernaan Anda jadi lebih lambat dalam menjalankan fungsinya.

Melambatnya gerak saluran pencernaan ini menimbulkan sensasi perut kembung akibat gas yang menumpuk di dalam perut. Ini utamanya terjadi setelah Anda makan dalam porsi yang cukup banyak.

3. Wasir

Rahim yang semakin membesar menyebabkan pembengkakan pembuluh darah di bagian usus besar yang bernama rektum. Akibatnya, Anda akan mengalami yang namanya wasir.

Wasir atau dalam dunia medis dikenal dengan nama hemoroid merupakan gejala kehamilan yang umum terjadi. Kondisi ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah ibu melahirkan.

4. Kepala Pusing

Pada beberapa ibu hamil 29 minggu, pusing menjadi gejala lainnya yang kerap dialami. Timbulnya rasa pusing ini utamanya saat Anda bersandar lurus. Posisi ini ternyata berdampak pada suatu kondisi yang dinamakan supine hypotensive syndrome.

Supine hypotensive syndrome adalah kondisi yang dipicu oleh penurunan detak jantung dan tekanan darah akibat posisi berbaring yang ‘salah’ tersebut. Ciri-ciri dari sindrom ini adalah rasa pusing.

5. Tubuh Mudah Lelah

Pada usia kehamilan 29 minggu, Anda akan lebih banyak membutuhkan zat besi. Apabila zat besi tidak terpenuhi dengan baik, maka kelelahan pada tubuh menjadi gejala yang sering dialami. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk selalu menjaga asupan zat besi agar rasa lelah tersebut bisa diminimalisir.

Sementara itu, gejala lainnya yang kerap terjadi di minggu ke-29 dari kehamilan Anda adalah:

  • Sulit BAB (sembelit)
  • Sering buang air kecil
  • Sesak napas
  • Varicose veins
  • Heartburn

Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan pada minggu ke-29 meliputi:

1. Pemeriksaan Kehamilan Umum

Pemeriksaan janin 29 minggu dilakukan dengan medium ultrasonografi (USG). Pemeriksaan USG bertujuan untuk melihat bagaimana kondisi janin, apakah perkembangannya berjalan dengan baik atau justru ada abnormalitas yang terjadi.

2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik bertujuan untuk memastikan bahwa ibu hamil dalam keadaan sehat sehingga kehamilan dapat berjalan baik. Pemeriksaan fisik di antaranya meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah
  • Pengukuran tinggi dan berat badan
  • Pengukuran panggul
  • Pemeriksaan vagina
  • Pemeriksaan urine

Tips Kehamilan

Apa saja tips kehamilan yang sebaiknya Anda terapkan di minggu ke-29 ini?

1. Penuhi Asupan Kalsium dan Zat Besi

Janin 29 minggu sedang mengalami proses pemadatan tulang. Oleh sebab itu, Anda sangat disarankan untuk senantiasa mencukupi kebutuhan kalsium setiap hari agar proses tersebut berjalan secara optimal. Beberapa jenis makanan kaya kalsium yang bisa dikonsumsi antara lain:

  • Susu khusus ibu hamil
  • Susu kedelai
  • Yogurt rendah lemak
  • Ikan sarden
  • Tahu
  • Kacang edamame

Selain kalsium, zat besi adalah mineral lainnya yang juga jangan sampai kurang asupannya dalam sehari. Manfaat zat besi untuk ibu hamil adalah untuk menjaga agar produksi sel darah merah tetap berjalan lancar. Kekurangan sel darah merah akan berakibat pada kondisi anemia yang mana hal ini bisa membahayakan Anda maupun janin.

2. Minum Air Putih yang Cukup

Kebiasaan mengonsumsi air putih 8-12 gelas per hari juga harus tetap dipertahankan di kehamilan 29 minggu ini. Air putih bermanfaat untuk menjaga agar tubuh Anda tetap terhidrasi selama kehamilan. Dengan demikian, tubuh akan senantiasa bugar dan terhindar dari masalah kesehatan yang dipicu oleh dehidrasi.

3. Senam Kegel

Saat hamil 29 minggu, luangkan waktu untuk melakukan senam kegel. Sesuai dengan namanya, senam ini bertujuan untuk melatih otot kegel Anda agar semakin kuat. Hal ini penting guna mempermudah proses persalinan nanti, di samping tentu saja membantu meminimalisir rasa nyeri yang kerap muncul di area panggul.

Akan tetapi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan senam kegel ini. Atau, Anda bisa mengikuti senam khusus hamil agar lebih aman.

Baca Juga: Hamil 30 Minggu, Tangan Bayi Sudah Dapat Menggenggam

 

  1. Anonim. 29 Weeks Pregnant.  https://www.babycenter.com/29-weeks-pregnant (Diakses pada 22 Juni 2020)
  2. Anonim. 29 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-29.aspx  (Diakses pada 22 Juni 2020)
  3. Marple, K. How big is my baby? Week-by-week fruit and veggie comparisons. https://www.babycenter.com/slideshow-baby-size (Diakses pada 22 Juni 2020)
  4. Pevzner, H. 2020. Week 29 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/29-weeks-pregnant-4159140 (Diakses pada 22 Juni 2020)
  5. Roland, J. 2017. 29 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More.  https://www.healthline.com/health/pregnancy/29-weeks-pregnant (Diakses pada 22 Juni 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi