Terbit: 18 Juni 2020 | Diperbarui: 26 Juni 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Ibu akan mendapati perut yang semakin membesar saat hamil 21 minggu. Pada usia kehamilan ini, bayi sudah memiliki ukuran sebesar buah pisang ukuran besar. Apa saja yang perlu diketahui tentang perkembangan janin 21 minggu usia kehamilan? Simak selengkapnya di sini!

Hamil 21 Minggu, Gerakan Bayi Semakin Terkoordinasi

Perkembangan Janin saat Hamil 21 Minggu

Di usia kehamilan kurang lebih 5 bulan ini, ada banyak perkembangan janin yang akan membuat calon orang tua semakin takjub. Berikut adalah berbagai perkembangan janin 21 minggu kehamilan:

  • Ukuran janin 21 minggu usia kehamilan adalah kurang lebih seukuran buah pisang besar. Panjang janin dari ujung kepala ke tumit adalah sekitar 10,5 inci (26,67 cm) dengan berat sekitar 300-350 gram.
  • Gerak janin 21 minggu kehamilan sudah semakin terkoordinasi, hal ini disebabkan karena lengan dan kaki janin mulai proporsional minggu ini.
  • Lebih banyak sel darah merah yang diproduksi karena selian hati dan limpa, ruang sumsum tulang juga sudah cukup matang untuk membantu produksi sel darah.
  • Gizi utama bayi masih berasal dari plasenta, tapi bayi juga juga sudah mulai dapat mengonsumsi air ketuban.
  • Perkembangan kelopak mata bayi sudah selesai dan terbentuk sempurna.
  • Pad bayi perempuan, vagina kini sudah semakin berkembang.

Perubahan pada Tubuh

Perubahan pada tubuh ibu juga semakin banyak terjadi di kehamilan 21 minggu ini. Berikut adalah beberapa perubahan dan gejala yang terjadi saat hamil 21 minggu:

1. Perut Membesar dan Kenaikan Berat Badan

Perut yang membesar akan semakin terlihat di usia kehamilan 21 minggu ini. Ibu akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 0,5-1 kg per minggunya. Berat tubuh Anda mungkin sudah bertambah sekitar 5,5-6 kg pada minggu 21 ini.

Penambahan besarnya perut pada setiap ibu dapat berbeda, meskipun usia kehamilannya sama. Jadi jika perut Anda belum sebesar ibu hamil lainnya, tidak perlu khawatir. Hal yang perlu dikhawatirkan adalah penurunan berat badan pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Segera konsultasikan hal ini ke dokter apabila kondisi ini terjadi.

2. Gerakan Bayi Mulai Terasa

Jika di minggu sebelumnya gerakan bayi belum dapat dirasakan oleh ibu, kini ibu sudah dapat mulai merasakan sensasi pergerakan bayi di dalam perut.

Bayi dapat bergerak berputar-putar hingga menendang rahim. Sebagian ibu mungkin keliru dengan sensasi gas di perut. Dalam beberapa minggu ke depan, Anda akan dapat merasakan tendangan bayi yang lebih agresif.

3. Nafsu Makan Meningkat

Ibu akan merasakan nafsu makan yang semakin meningkat di minggu ini. Siapkan berbagai camilan sehat seperti kacang, kismis, atau granola untuk mengantisipasi lonjakan nafsu makan ini.

4. Sakit Punggung

Semakin janin tumbuh berkembang, semakin besar tekanan yang terjadi dalam perut.

Tekanan ini dapat menyebabkan rasa sakit pada punggung. Sakit punggung ini juga dapat bertambah karena adanya hormon relaxin yang menyebabkan sendi dan ligamen mengendur dan meregang.

5. Gusi Berdarah

Gusi berdarah menjadi salah satu gejala umum kehamilan yang dapat bertahan hingga usia kehamilan 12 minggu ini.

Perubahan hormon di tubuh memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Hal ini bisa menyebabkan radang gusi yang dapat menyebabkan gusi bengkak dan menjadi lebih sensitif. Anda mungkin akan merasakan gusi berdarah hanya karena menyikat gigi.

Beberapa ibu mungkin merasakan gejala ini sejak trimester pertama dan bertahan hingga akhir kehamilan.

6. Kuku Tumbuh dengan Cepat

Hormon kehamilan ternyata dapat menyebabkan kuku dan rambut tumbuh lebih cepat. Hal ini disebabkan karena sirkulasi tubuh meningkat sehingga lebih banyak nutrisi yang di bawah ke rambut, kuku, dan tentunya juga ke janin.

7. Kulit Kering

Kulit pada bagian kulit yang meregang membuatnya teriritasi sehingga menyebabkan kulit kering dan gatal. Apabila gatal ini disertakan dengan ruam di perut, sebaiknya segera hubungi dokter karena kondisi ini dapat mengindikasikan PUPPP (pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy).

8. Muncul Stretch Marks

Selain menyebabkan kulit kering dan gatal, peregangan kulit juga dapat menyebabkan munculnya stretch marks. Semakin membesarnya perut, tentu tidak heran jika kemunculan stretch marks juga semakin banyak. Selalu aplikasikan pelembap agar kulit tidak kering.

9. Kaki Membengkak

Kaki yang membengkak adalah gejala kehamilan yang umum dan biasanya mulai terjadi pada trimester kedua hingga kelahiran.

Hal ini disebabkan karena penumpukan cairan berlebih dalam tubuh. Akibat gaya gravitasi, sehingga cairan ini cenderung terakumulasi di bagian kaki. Hindari duduk atau berdiri terlalu lama untuk mencegah kaki semakin membengkak.

10. Varises

Aliran darah yang terganggu dan perubahan hormon dapat menyebabkan varises selama kehamilan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan garis berkelok-kelok warna biru atau ungu di kaki. Garis ini dapat bengkak dan menyakitkan, tapi kadang juga tidak menimbulkan rasa sakit.

Pemeriksaan Kehamilan

Apabila di kehamilan 21 minggu ini Anda dan pasangan memiliki janji kunjungan prenatal dengan dokter atau bidan, maka kemungkinan Anda akan menjalani pemeriksaan kehamilan umum.

Pemeriksaan kehamilan umum merupakan pemeriksaan yang pasti dilakukan setiap kali kunjungan. Pemeriksaannya dapat meliputi:

  • Pemeriksaan berat badan dan tekanan darah.
  • Tes urine untuk mengukur kadar gula dan protein dalam darah.
  • Pemeriksaan ultrasonografi untuk melihat bayi, memeriksa detak jantung bayi.

Anda juga akan berkenalan dengan istilah pengukuran tubuh bayi yang baru. Di minggu-minggu sebelumnya panjang bayi diukur dengan pengukuran crown-rump length (CRL), yaitu dari ujung kepala hingga bokong. Mulai minggu ini panjang bayi diukur dengan pengukuran crown-heel length (CHL), yaitu panjang dari ujung kepala hingga tumit.

Tips Kehamilan

Memastikan kehamilan 21 minggu ini berjalan dengan baik dan lancar, berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Jaga Asupan Makanan dan Nutrisi

Berikut adalah beberapa tips yang penting dilakukan untuk menjaga asupan makanan dan nutrisi selama kehamilan:

  • Jangan lewatkan sarapan.
  • Konsumsi snack sehat 30 menit sebelum berolahraga ringan.
  • Selalu jaga asupan makanan sehat dan kenali makanan apa saja yang baik dikonsumsi dan sebaiknya dihindari.
  • Jangan lupa untuk mengonsumsi prenatal vitamin untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan.
  • Konsumsi air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi.
  • Perbanyak asupan zat besi. Ibu hamil di atas 20 minggu biasanya disarankan konsumsi suplemen zat besi, Anda mungkin disarankan untuk mengonsumsi lebih awal apabila simpanan zat besi rendah.
  • Hindari makanan kalori kosong (makanan yang nilai gizinya rendah). Contohnya seperti dengan mengurangi asupan gula, mengganti kentang goreng dengan buah, atau mengganti daging dengan kulit dengan daging tanpa kulit.
  • Konsumsi makanan tinggi kalium untuk mengurangi pembengkakan pada tubuh.

2. Pilih Olahraga yang Tepat

Olahraga memang merupakan hal yang tetap harus dilakukan secara rutin selama kehamilan. Bahkan olahraga dipercaya dapat mengurangi gejala kehamilan dan membantu agar nantinya persalinan lebih mudah.

Meskipun begitu, ada beberapa gerakan yang perlu dihindari oleh ibu hamil. Gerakan tersebut meliputi upside-down bicycles, shoulder stands, gerakan melompat, dan masih banyak lagi. Jika ingin melakukan olahraga selama kehamilan, sebaiknya ikuti kelas olahraga prenatal untuk memastikan olahraga yang dilakukan aman untuk ibu hamil.

Olahraga yoga dan berjalan kaki setiap hari selama 30 menit adalah pilihan terbaik untuk ibu hamil 21 minggu.

3. Tinggikan Kaki

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ibu dapat mengalami kaki bengkak selama kehamilan. Pastikan Anda tidak terlalu lama berdiri dan selalu luangkan waktu untuk duduk dan menaikkan kaki selama beberapa saat. Lakukan ini beberapa kali dalam sehari.

4. Hindari Perawatan Kecantikan

Perawatan kecantikan seperti hair-removal atau perawatan mencerahkan menggunakan laser dan metode lainnya bisa jadi belum diketahui keamanannya untuk ibu hamil. Maka dari itu, beberapa perawatan kecantikan sebaiknya dihindari lebih dulu sebelum ibu melahirkan.

5. Periksa Kehamilan dengan Rutin

Jangan pernah melewatkan janji kunjungan prenatal dengan dokter. Hal ini sangat penting dilakukan untuk memastikan kehamilan berjalan dengan baik. Jangan pernah ragu juga untuk menanyakan berbagai hal yang ingin Anda dan pasangan ketahui dari dokter.

Itu dia berbagai informasi tentang hamil 21 minggu yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga: Hamil 22 Minggu: Perkembangan Janin, Gejala, dan Tips Kehamilan

 

  1. Anonim. 21 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-21.aspx. (Diakses 18 Juni 2020).
  2. Anonim. 21 WEEKS PREGNANT. https://www.thebump.com/pregnancy-week-by-week/21-weeks-pregnant. (Diakses 18 Juni 2020).
  3. Pevzner, Holly. Week 21 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/21-weeks-pregnant-4159022. (Diakses 18 Juni 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi