Terbit: 16 Juni 2020 | Diperbarui: 25 Juni 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Hamil 15 minggu artinya bayi Anda sudah sebesar buah pir atau buah apel. Pada trimester kedua ini, beberapa gejala awal kehamilan telah berkurang, tapi banyak juga gejala yang masih bertahan atau baru terasa. Ketahui perkembangan janin 15 minggu kehamilan, letak janin 15 minggu kehamilan, dan informasi lain selengkapnya di sini!

Hamil 15 Minggu, Bayi Semakin Aktif Bergerak

Perkembangan Janin saat Hamil 15 Minggu

Bentuk tubuh bayi bertambah proporsional pada kehamilan 15 minggu ini. Sama seperti minggu-minggu sebelumnya, ada banyak sekali perkembangan janin 15 minggu kehamilan yang perlu diketahui calon orang tua.

Berikut adalah beberapa perkembangan janin 15 minggu kehamilan:

  • Panjang janin kini mencapai sekitar 10-11 cm. Ukurannya kurang lebih sebesar buah pir.
  • Pergerakan janin 15 minggu kehamilan meliputi gerakan seluruh tubuh, gerakan tangan dan kaki, peregangan, dan gerakan pernapasan. Namun meskipun gerakannya telah aktif, ibu mungkin belum dapat terlalu merasakannya pada usia kehamilan ini.
  • Telinga bagian luar tumbuh dan bentuknya semakin menyerupai bentuk yang sempurna. Bagian dalam juga terus berkembang meskipun saat ini bayi belum bisa mendengar.
  • Bagian kulit masih terlihat tipis dan tembus cahaya, sehingga pembuluh darah dan tulang dapat terlihat.
  • Tulang semakin mengeras. Sebelumnya tulang tengkorang, tulang belakang, bahu, dan tulang leher, dan tulang panjang sudah mulai mengeras, kini tulang tangan dan kaki juga mulai mengeras. Jika dilakukan rontgen, saat ini rangka/skeleton bayi sudah dapat terlihat.

Perubahan pada Tubuh

Seiring dengan berkembangnya janin, terjadi juga beberapa perubahan pada tubuh ibu. Berikut adalah gejala umum yang terjadi saat hamil 15 minggu:

1. Perut Membesar

Seiring dengan perkembangan janin dan meningkatnya volume air ketuban, perut ibu juga akan bertambah besar di kehamilan 15 minggu ini.

Jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya mungkin perbedaannya tidak terlalu jauh berbeda. Namun jika membandingkan antara trimester pertama dan kedua, Anda mungkin akan merasakan perbedaan yang lebih signifikan.

2. Kenaikan Berat Badan

Jika pada trimester pertama sebagain ibu masih kesulitan untuk bertambah berat badan, tentu berbeda dengan trimester kedua ini. Penambahan berat yang dianggap umum adalah sekitar 0,45 kg seminggu dan sekitar 1,8 kg setiap bulan.

3. Gusi Berdarah

Gusi berdarah menjadi salah satu gejala umum kehamilan. Perubahan hormon di tubuh memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Hal ini bisa menyebabkan radang gusi yang dapat menyebabkan gusi bengkak dan menjadi lebih sensitif. Anda mungkin akan merasakan gusi berdarah hanya karena menyikat gigi.

Beberapa ibu mungkin merasakan gejala ini sejak trimester pertama dan bertahan hingga akhir kehamilan.

4. Mimisan

Selain gusi berdarah, beberapa ibu juga merasakan gejala mimisan selama kehamilan. Namun selama intensitasnya masih wajar, maka ibu tidak perlu khawatir. Kondisi ini cukup umum dan menyerang sekitar 1 dari 5 wanita hamil. Diskusikan dengan dokter tentang penanganan mimisan dan kapan kondisi ini membutuhkan tindakan khusus.

5. Pusing dan Menurunnya Kesadaran

Pusing atau bahkan pingsan dapat terjadi akibat perubahan aliran darah dalam tubuh.

Ketika merasa pusing, segera duduk atau berbaring agar tidak jatuh. Jangan lupa untuk selalu menyiapkan camilan sehat yang dapat membantu Anda terhidrasi dan meningkatkan gula darah dengan cepat.

6. Sakit Kepala

Sakit kepala saat hamil biasanya disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh, namun kondisi ini juga bisa disebabkan oleh kelelahan, kelaparan, atau stres.

Jika gejala ini sangat mengganggu, berkonsultasilah dengan dokter. Dokter mungkin akan meresepkan parasetamol dapat mengatasi kondisi ini. Pastikan juga Anda istirahat dengan cukup.

7. Nyeri Perut

Nyeri perut bagian bawah atau disebut juga round ligament pain juga merupakan gejala yang umum. Ini disebabkan karena perut yang semakin membesar dan menarik ligament yang menopangnya, sehingga menyebabkan rasa sakit pada bagian bawah perut.

8. Gangguan Pencernaan

Masalah pencernaan yang menyebabkan heartburn dapat terjadi pada usia kehamilan 7 minggu ini. Sebaiknya hindari makanan yang dapat memicu heartburn seperti makanan berlemak dan minuman berkafein.

9. Mudah Lupa

Selama kehamilan, perubahan hormonal, volume darah, dan konsentrasi elektrolit dapat mempengaruhi kemampuan berpikir Anda. Salah satu gejala yang paling umum terjadi adalah Anda akan lebih mudah lupa. Jika merasakan gejala ini, sebaiknya buat catatan untuk mengingatkan Anda tentang berbagai hal yang harus dilakukan.

Pemeriksaan Kehamilan

Anda dan pasangan akan melaksanakan kunjungan prenatal pada minggu 15 apabila kunjungan sebelumnya dilakukan 1 bulan sebelumnya atau sekitar minggu 10 atau 11. Jika ini merupakan kunjungan pertama di trimester kedua, dokter mungkin akan menawarkan tes skrining untuk trimester kedua ini.

Berikut adalah beberapa pemeriksaan kehamilan 15 minggu:

1. Pemeriksaan Kehamilan Umum

Pemeriksaan kehamilan umum merupakan pemeriksaan yang pasti dilakukan setiap kali kunjungan. Pemeriksaannya dapat meliputi:

  • Pemeriksaan berat badan dan tekanan darah.
  • Tes urine untuk mengukur kadar gula dan protein dalam darah.
  • Pemeriksaan ultrasonografi untuk melihat bayi dan memeriksa detak jantung bayi.

2. Skrining Trimester Kedua

Tujuan tes skrining adalah untuk mengetahui risiko kelainan kromosom pada janin. Tes ini dilakukan melalui tes darah. Jika pada trimester pertama Anda sudah melakukan skrining, dokter dapat merekomendasikan lagi di trimester kedua antara minggu 15 hingga 22.

Apabila ditemukan hasil abnormal, dokter akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan lain untuk membantu  diagnosis.

3. Amniosentesis

Amniosentesis adalah pemeriksaan genetik yang dilakukan dengan cara memeriksa air ketuban. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan antara minggu 15 hingga 20.

Tips Kehamilan

Sama halnya seperti pada minggu-minggu sebelumnya, menjaga kesehatan secara umum adalah hal terpenting yang harus dilakukan selama kehamilan. Berikut adalah beberapa tips untuk ibu hamil 15 minggu:

1. Jaga Asupan Makanan dan Nutrisi

Berikut adalah beberapa tips yang penting dilakukan untuk menjaga asupan makanan dan nutrisi selama kehamilan:

  • Jangan lewatkan sarapan.
  • Konsumsi snack sehat 30 menit sebelum berolahraga ringan.
  • Selalu jaga asupan makanan sehat dan kenali makanan apa saja yang baik dikonsumsi dan sebaiknya dihindari.
  • Jangan lupa untuk mengonsumsi prenatal vitamin untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan.
  • Konsumsi air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi.

2. Rawat Kesehatan Gigi dan Mulut

Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting karena radang gusi yang parah dapat memicu periodontitis yang terkait dengan kelahiran prematur dan berat lahir rendah. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:

  • Sikat gigi dua kali sehari (sebelum tidur dan setelah sarapan).
  • Sikat gigi paling tidak selama dua menit.
  • Gunakan dental floss untuk memastikan gigi bersih.
  • Konsumsi makanan sehat dan gigi seimbang.
  • Pergi ke dokter gigi untuk mendapat perawatan sesuai dengan jadwal kunjungan dokter gigi Anda.

3. Kenali Risiko Kehamilan

Terdapat beberapa risiko yang umum terjadi pada kehamilan, salah satunya adalah preeclampsia. Meskipun kondisi ini baru terjadi di usia kehamilan 20 minggu, Anda dapat bertanya pada dokter tentang langkah apa yang bisa dilakukan sebagai pencegahan preeklampsia dan berbagai risiko lainnya.

Itu dia berbagai informasi dan tips selama hamil 15 minggu. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga: Hamil 16 Minggu, Kulit Bumil Jadi Lebih Cerah?

 

  1. Anonim. 15 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-15.aspx. (Diakses 16 Juni 2020).
  2. Pevzner, Holly. 2020. Week 15 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/15-weeks-pregnant-4158988#self-care-tips. (Diakses 16 Juni 2020).

 


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi