Terbit: 19 Juni 2020 | Diperbarui: 25 Juni 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Hamil 14 minggu merupakan awal dari trimester kedua. Pada kehamilan 14 minggu ini, apa saja perkembangan yang dialami oleh janin di dalam kandungan Anda? Simak ulasan mengenai perkembangan janin 14 minggu dan informasi terkait lainnya berikut ini!

Hamil 14 Minggu, Janin Mulai Bisa Tersenyum

Perkembangan Janin saat Hamil 14 Minggu

Perkembangan janin saat usia kehamilan mencapai 14 minggu atau awal trimester kedua bisa dikatakan baik apabila memenuhi kriteria-kriteria berikut ini:

  • Ukuran janin 14 minggu yakni panjang mencapai kurang lebih 9 cm dan berat 45 gram. Ukuran ini kira-kira sama dengan ukuran 1 buah jeruk lemon.
  • Bayi sudah mulai bisa menggerakkan mata.
  • Bayi sudah bisa menunjukkan ekspresi wajah seperti tersenyum atau bahkan ‘cemberut’.
  • Bayi sudah bisa menghisap ibu jarinya.
  • Pergerakan bayi semakin intens.
  • Anggota tubuh seperti lengan terus berkembang dan ukurannya kini hampir proporsional.
  • Pada minggu ini, bayi masih terus memproduksi urine yang mana urine ini akan menjadi air ketuban (asam amniotik).
  • Organ hati (liver) bayi mulai membentuk empedu.
  • Terdapat rambut halus bernama lanugo. Lanugo berfungsi untuk melindungi vernix pada kulit bayi dari air ketuban.
  • Plasenta bayi semakin mengalami pembesaran.

Perubahan Tubuh saat Hamil 14 Minggu

Setelah mengetahui apa saja perkembangan janin 14 minggu, kini saatnya Anda untuk tahu apa saja perubahan pada tubuh yang terjadi saat hamil 14 minggu. Berikut informasinya.

1. Perut Mulai Terlihat Membesar

Apabila di minggu-minggu sebelumnya pembesaran perut belum terlihat, maka begitu hamil 14 minggu, perut ibu sudah mulai teridentifikasi mengalami pembesaran. Ukuran perut ibu hamil di kehamilan 14 minggu bahkan bisa lebih besar dan mudah terlihat apabila ibu sedang mengandung anak kembar.

Perut yang membesar tak lain merupakan efek dari bertambahnya volume air ketuban, yang lantas turut memperbesar ukuran rahim.

2. Lebih Energik

Memasuki usia kehamilan 14 minggu, aktivitas peningkatan hormon akan mengalami penurunan. Hal ini lantas berdampak positif pada ibu hamil. Ya, ibu hamil yang sebelumnya terlihat lesu akibat hormon estrogen yang meningkat kini justru menjadi energik.

Akan tetapi, ciri-ciri hamil 14 minggu yang satu ini tidak bisa dipukul rata ke semua wanita. Pasalnya, beberapa wanita masih akan tetap merasakan lelah, bahkan rasa lelah tersebut ada kalanya sangat parah.

3. Gairah Seks ‘Kembali’

Hamil 14 minggu juga ditandai oleh kembalinya gairah seksual ibu hamil. Ya, hal ini berkaitan dengan menurunnya produksi hormon estrogen, pun mulai meredanya gejala mual dan muntah atau morning sickness.

Sebagaimana diketahui, tubuh yang terasa lelah dan seringnya ibu hamil mengalami morning sickness  secara tidak langsung berdampak pada rasa stres yang kemudian diikuti oleh menurunnya hasrat untuk melakukan hubungan badan. Maka ketika faktor-faktor tersebut ‘pergi’, otomatis hal ini membuat ibu hamil kembali ‘bergairah’.

4. Mual-Mual

Sayangnya, tidak semua ibu hamil 14 minggu ‘bebas’ dari yang namanya morning sickness. Beberapa di antaranya bisa jadi masih tetap mengalami gejala ini. Segera periksakan diri ke dokter apabila ketika memasuki 14 minggu masa kehamilan Anda masih sering merasakan gejala mual.

5. Payudara Nyeri

Payudara yang terasa nyeri juga sebenarnya sudah tidak dirasakan oleh ibu hamil 14 minggu. Akan tetapi—sama seperti gejala morning sickness—gejala yang satu ini pada beberapa orang masih terasa. Penyebabnya tak lain karena jaringan di dalam payudara sedang mengalami perkembangan guna mempersiapkan ASI.

Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan pada minggu ke-14 masih sama seperti minggu-minggu sebelumnya, yaitu:

1. Pemeriksaan Kehamilan Umum

Pemeriksaan kehamilan umum dilakukan guna memantau perkembangan janin. Dokter akan menggunakan medium ultrasonografi (USG) untuk melihat kondisi janin 13 minggu Anda. Dokter juga akan melakukan sejumlah pemeriksaan lain guna mencari tahu apakah ada potensi komplikasi kehamilan atau tidak.

2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik bertujuan untuk memastikan bahwa Anda dalam keadaan sehat sehingga kehamilan dapat berjalan baik. Pemeriksaan fisik di antaranya meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah
  • Pengukuran tinggi dan berat badan
  • Pengukuran panggul
  • Pemeriksaan vagina (apabila muncul gejala keputihan)
  • Pemeriksaan urine

Tips Kehamilan

Selama menjalani kehamilan 14 minggu (dan seterusnya), disarankan untuk rutin menerapkan sejumlah tips berikut ini. Tujuannya tentu tak lain agar kehamilan berjalan dengan lancar sampai hari persalinan tiba. Apa saja tipsnya?

1. Memeriksakan Kandungan secara Berkala

Lakukan pemeriksaan medis secara berkala dengan dokter kandungan Anda. Hal ini untuk memantau perkembangan janin di dalam kandungan, pun mengetahui apa saja yang sebaiknya dilakukan atau dihindari selama kehamilan.

2. Makan Makanan Bergizi

Mencukupi kebutuhan vitamin dan nutrisi penting lainnya menjadi suatu kewajiban supaya perkembangan janin 14 minggu berjalan secara optimal. Vitamin dan nutrisi ini bisa Anda dapatkan dari makanan maupun suplemen. Vitamin dan nutrisi yang dimaksud seperti:

  • Vitamin D
  • Kalsium
  • Magnesium

Konsultasikan pada dokter mengenai makanan bergizi apa saja yang sebaiknya dikonsumsi guna menunjang perkembangan janin sekaligus menjaga kesehatan Anda.

3. Minum Air Putih yang Cukup

Minum air putih yang cukup membantu tubuh Anda tetap terhidrasi. Hal ini menjadi penting karena dehidrasi dapat berujung pada terjadinya komplikasi kehamilan. Khusus ibu hamil, disarankan untuk mengonsumsi 8-12 gelas air putih per harinya.

4. Perbanyak Aktivitas Fisik

Energi yang kembali di usia kehamilan 14 minggu ada baiknya Anda manfaatkan untuk memperbanyak aktivitas fisik. Ya, jika di trimester pertama ibu hamil lebih disarankan untuk mengurangi kegiatan fisik, maka hal sebaliknya berlaku ketika memasuki trimester kedua ini.

Tidak perlu aktivitas fisik yang berat, jalan santai atau jogging di pagi hari selama 15 menit sudah cukup. Anda juga bisa mengikuti kelas yoga atau senam ibu hamil sebagai alternatif kegiatan fisik lainnya. Melakukan aktivitas fisik saat hamil 14 minggu bertujuan untuk menjaga mood Anda agar tetap baik.

6. Seks

Berbagai ketidaknyamanan yang muncul di trimester pertama berdampak pada berhentinya aktivitas seksual bersama pasangan. Nah, mengingat di minggu ini ketidaknyamanan tersebut sudah menghilang, saatnya Anda untuk kembali melakukan hubungan intim dengan pasangan tercinta.

Selain untuk meredakan stres, berhubungan seks saat hamil juga bertujuan untuk semakin meningkatkan keintiman antara Anda dan pasangan. Konsultasikan dengan dokter mengenai cara melakukan hubungan seks saat hamil yang aman dan nyaman.

Baca Juga: Hamil 15 Minggu, Bayi Semakin Aktif Bergerak

 

  1. Anonim. 14 Weeks Pregnant. https://www.babycenter.com/14-weeks-pregnant (Diakses pada 16 Juni 2020)
  2. Anonim. 14 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-14.aspx (Diakses pada 16 Juni 2020)
  3. Marple, K. How big is my baby? Week-by-week fruit and veggie comparisons. https://www.babycenter.com/slideshow-baby-size (Diakses pada 16 Juni 2020)
  4. Pevzner, H. 2020. Week 13 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/13-weeks-pregnant-4158941 (Diakses pada 16 Juni 2020)
  5. Schaeffer, J, 2017. 14 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/14-weeks-pregnant#things-to-do (Diakses pada 16 Juni 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi