Terbit: 19 Juni 2020 | Diperbarui: 25 Juni 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Sudah hamil 13 minggu, bagaimana dengan perkembangan calon buah hati Anda di dalam perut? Simak informasi lengkap mengenai kehamilan 13 minggu mulai dari perkembangan janin 13 minggu, bentuk perut hamil 13 minggu, dan tips kehamilan berikut ini!

Hamil 13 Minggu, Muncul Stretch Marks?

Perkembangan Janin saat Hamil 13 Minggu

Usia kehamilan 13 minggu merupakan akhir dari trimester pertama. Saat Anda hamil 13 minggu, perkembangan janin yang bisa dilihat adalah sebagai berikut:

  • Ukuran janin 13 minggu yakni panjang mencapai kurang lebih 7 cm dan berat 30 gram.
  • Usus bayi yang sebelumnya tumbuh di tali pusat, kini sudah kembali ke tempat yang seharusnya yakni di perut (abdomen) bayi.
  • Organ kandung kemih sudah dapat dilihat menggunakan USG. Pada periode ini, bayi juga sudah bisa memproduksi urine yang mana urine ini akan menjadi air ketuban (asam amniotik).
  • Folikel rambut mulai mengalami pertumbuhan. Selain itu, rambut halus bernama lanugo juga sudah muncul. Lanugo ini berfungsi untuk melindungi vernix pada kulit bayi dari ketuban.
  • Jaringan di kepala, lengan, dan kaki mulai membentuk tulang.
  • Pita suara bayi mulai terbentuk.
  • Sidik jari mulai mengalami proses pembentukan.
  • Kemunculan plasenta. Plasenta berfungsi sebagai medium pemasok nutrisi dan oksigen bagi bayi.
  • Kelopak mata bayi semakin berkembang, namun belum bisa membuka.

Apabila perkembangan-perkembangan di atas terjadi pada bayi Anda, itu artinya proses tumbuh kembangnya berjalan dengan baik.

Perubahan Tubuh saat Hamil 13 Minggu

Kalau informasi di atas menjelaskan perihal perkembangan apa saja yang terjadi pada janin 13 minggu, lantas bagaimana dengan perubahan tubuh pada ibu? Berikut adalah penjelasannya.

1. Perut Mulai Terlihat Membesar

Apabila di minggu-minggu sebelumnya masih belum terlihat, maka bentuk perut ibu hamil 13 minggu sudah mulai teridentifikasi mengalami pembesaran. Ukuran perut ini bahkan bisa lebih besar lagi apabila ibu sedang mengandung anak kembar.

Perut yang membesar tak lain merupakan efek dari bertambahnya volume air ketuban, yang lantas turut pula memperbesar ukuran rahim.

2. Keputihan

Hamil 13 minggu, Anda juga biasanya akan mengalami keputihan. Keputihan sejatinya merupakan kondisi yang kerap terjadi pada wanita, sekalipun tidak sedang hamil. Akan tetapi, intensitas terjadinya keputihan ini akan semakin bertambah saat tengah hamil.

Sama seperti ciri-ciri hamil 13 minggu sebelumnya, keputihan yang Anda alami tidak perlu dikhawatirkan karena merupakan suatu kewajaran. Tetap jaga kebersihan agar Anda terhindari dari risiko mengalami infeksi.

3. Nyeri Ulu Hati (Heartburn)

Di usia kehamilan yang mencapai minggu ke-13, Anda juga masih akan mengalami gejala nyeri dan rasa panas di area ulu hati atau yang sering disebut sebagai heartburn. Menurut penelitian, heartburn dialami oleh 95 persen wanita hamil sehingga kondisi ini sejatinya merupakan hal yang wajar.

Guna meminimalisir atau meredakan gejala heartburn, Anda bisa menerapkan langkah-langkah berikut:

  • Hindari makanan pemicu nyeri ulu hati seperti makanan pedas, asam, dan mengandung santan.
  • Usahakan makan dalam porsi kecil tapi sering alih-alih makan dalam porsi besar namun jarang.
  • Jangan langsung berbaring setelah makan.
  • Gunakan obat antasida untuk meredakan gejala nyeri (konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter).

4. Sembelit

Sembelit atau susah buang air besar (BAB) masih akan dialami oleh ibu hamil 13 minggu. Guna meringankan gejala yang satu ini, perbanyaklah minum air putih dan konsumsi makanan mengandung serat seperti buah dan sayuran.

5. Tubuh Mudah Lelah

Tubuh lelah yang Anda alami di minggu ke-13 dipicu oleh meningkatnya produksi hormon estrogen. Oleh sebab itu, sebaiknya batasi aktivitas Anda—terutama aktivitias fisik berat—selama hamil. Luangkan lebih banyak waktu untuk beristirahat.

6. Timbul Stretch Marks

Adanya perubahan hormon membuat ibu hamil juga akan mengalami gejala berupa timbulnya stretch marks pada kulit ketika memasuki usia kehamilan 13 minggu. Stretch marks ini umumnya akan muncul di perut, paha, dan payudara.

Pemeriksaan Kehamilan

Saat usia kehamilan mencapai 13 minggu, Anda masih tetap harus melakukan pemeriksaan medis guna memastikan jika kehamilan berjalan dengan lancar. Pemeriksaan medis yang dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Pemeriksaan Kehamilan Umum

Pemeriksaan kehamilan umum dilakukan guna memantau perkembangan janin. Dokter akan menggunakan medium ultrasonografi (USG) untuk melihat kondisi janin 13 minggu Anda. Dokter juga akan melakukan sejumlah pemeriksaan lain guna mencari tahu apakah ada potensi komplikasi kehamilan atau tidak.

2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik bertujuan untuk memastikan bahwa Anda dalam keadaan sehat sehingga kehamilan dapat berjalan baik. Pemeriksaan fisik di antaranya meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah
  • Pengukuran tinggi dan berat badan
  • Pengukuran panggul
  • Pemeriksaan vagina
  • Pemeriksaan urine

Tips Kehamilan

Selama menjalani kehamilan 13 minggu (dan seterusnya), disarankan untuk rutin menerapkan sejumlah tips berikut ini. Tujuannya tentu tak lain agar kehamilan berjalan dengan lancar sampai hari persalinan tiba. Apa saja tipsnya?

1. Memeriksakan Kandungan secara Berkala

Lakukan pemeriksaan medis secara berkala dengan dokter kandungan Anda. Hal ini  untuk memantau perkembangan janin di dalam kandungan, pun mengetahui apa saja yang sebaiknya dilakukan atau dihindari selama kehamilan.

2. Makan Makanan Bergizi

Mencukupi kebutuhan vitamin dan nutrisi penting lainnya menjadi suatu kewajiban supaya perkembangan janin 13 minggu berjalan secara optimal. Vitamin dan nutrisi ini bisa Anda dapatkan dari makanan maupun suplemen. Vitamin dan nutrisi yang dimaksud seperti:

  • Vitamin D
  • Kalsium
  • Magnesium

Konsultasikan pada dokter mengenai makanan bergizi apa saja yang sebaiknya dikonsumsi guna menunjang perkembangan janin sekaligus menjaga kesehatan Anda.

3. Minum Air Putih yang Cukup

Minum air putih yang cukup membantu tubuh Anda tetap terhidrasi. Hal ini menjadi penting karena dehidrasi dapat berujung pada terjadinya komplikasi kehamilan. Khusus ibu hamil, disarankan untuk mengonsumsi 8-12 gelas air putih per harinya.

4. Istirahat dan Kelola Stres dengan Baik

Tetap sama seperti tips kehamilan di minggu-minggu sebelumnya, di usia hamil 13 minggu ini Anda dianjurkan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup. Selain itu, mengelola stres yang datang menghampiri dengan baik juga diperlukan agar Anda dan calon buah hati senantiasa sehat.

Jangan lupa juga untuk menghindari pantangan-pantangan seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Keduanya mengandung zat yang bisa membahayakan diri Anda maupun janin yang tengah dikandung.

Baca Juga: Hamil 14 Minggu, Janin Mulai Bisa Tersenyum

 

  1. Anonim. 13 Weeks Pregnant. https://www.babycenter.com/13-weeks-pregnant (Diakses pada 15 Juni 2020)
  2. Anonim. 13 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-13.aspx (Diakses pada 15 Juni 2020)
  3. Marcin, A. 2017. 13 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/13-weeks-pregnant#twins (Diakses pada 15 Juni 2020)
  4. Marple, K. How big is my baby? Week-by-week fruit and veggie comparisons. https://www.babycenter.com/slideshow-baby-size (Diakses pada 15 Juni 2020)
  5. Pevzner, H. 2020. Week 13 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/13-weeks-pregnant-4158941 (Diakses pada 15 Juni 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi