Terbit: 20 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Memiliki keturunan adalah dambaan setiap pasangan suami istri. Namun, tidak sedikit pula pasangan yang ingin menunda kehamilan karena beberapa alasan. Untuk itu, mereka akan memilih untuk menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom, pil KB, suntik KB, dan sebagainya. Ada pula pasangan suami istri yang ingin menunda kehamilan dalam jangka waktu panjang dengan menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Metode ini dinilai efektif untuk menunda kehamilan, salah satunya adalah spiral (IUD).

Fakta Berhubungan Seks Bila Memakai KB Spiral IUD

Spiral (IUD) merupakan  alat kontrasepsi yang diletakkan di tengah-tengah rahim wanita. Alat ini berbentuk huruf “T” dengan panjang kira-kira 3-4 cm dan diujungnya terdapat benang/string. Ada dua jenis bahan untuk melapisi Spiral (IUD) yakni tembaga dan hormon progesterone.

Dalam penggunaan Spiral (IUD), Anda mampu mencegah kehamilan hingga 12 tahun. Saat Anda sudah siap untuk hamil, Anda hanya perlu datang ke dokter untuk melepaskan alat ini. Mungkin Anda masih bertanya-tanya, apakah wanita yang menggunakan spiral (IUD) masih bisa melakukan hubungan seks dengan nyaman?

Sebagian besar suami akan mengeluh saat melakukan hubungan seksual dengan istri yang sedang menggunakan Spiral (IUD) karena mereka akan merasa kesakitan pada alat kelamin. Hal tersebut disebabkan karena benang dari Spiral (IUD) menyenggol glans alat kelamin yang bersifat sensitif. Oleh sebab itu, banyak suami yang meminta istrinya untuk melepas alat tersebut.

Akan tetapi ada satu solusi yang dapat mengatasi masalah tersebut. Suami istri masih bisa melakukan hubungan seks dengan nyaman tanpa harus melepas alat Spiral (IUD). Tim medis menjelaskan bahwa benang Spiral (IUD) bisa diperpendek atau dipotong habis, sehingga glans alat kelamin suami tidak menyenggol benang Spiral (IUD) sama sekali.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Tetapi ada konsekuensi berikutnya, jika benang itu dipotong habis, maka Anda harus mengontrolnya dengan menggunakan USG. Selain itu, ada satu hal yang harus Anda ketahui bahwa perdarahan setelah melakukan hubungan seks lebih sering terjadi saat menggunakan Spiral (IUD). Kondisi ini bisa terjadi karena Spiral (IUD) hormonal menipiskan lapisan rahim.

Jadi, Anda dan suami harus memerhatikan dua hal tersebut, yakni benang Spiral (IUD) dan terjadinya pendarahan setelah melakukan hubungan seksual. Dengan begitu, Anda dan suami tetap nyaman melakukan hubungan seksual saat menggunakan alat kontrasepsi Spiral (IUD).

 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi