Terbit: 11 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Tujuan utama dari sarapan pagi adalah menyediakan sumber energi agar kita bisa tetap bugar saat melakukan berbagai aktivitas seharian, namun banyak orang yang justru mengeluhkan munculnya sensasi ngantuk setelah mengonsumsinya. Apa penyebabnya?

Habis Sarapan Kok Ngantuk? Ini Penyebabnya

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa jika kita mengantuk usai sarapan, ada baiknya kita mengecek kembali apa saja yang kita konsumsi. Jika kita mengonsumsi sarapan yang memiliki kadar nutrisi yang cukup, seharusnya kita tidak akan mudah mengantuk, namun jika kita terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dan lemak, maka sensasi mengantuk ini akan muncul karena kedua jenis nutrisi ini membuat perut bekerja dengan jauh lebih keras. Tubuh pun akan mencurahkan energi ke saluran pencernaan demi membantu proses pencernaan sehingga membuat otak kekurangan energi dan akhirnya mengantuk.

Memang, setelah makan kita cenderung ingin bersantai terlebih dahulu, bukannya langsung beraktivitas. Hal ini wajar terjadi karena tubuh secara alami ingin melakukan proses pencernaan dengan maksimal. Jika kita memaksakan diri untuk langsung melakukan aktivitas fisik atau bahkan berolahraga, maka besar kemungkinan kita akan mengalami mual-mual atau bahkan muntah. Hanya saja, meskipun kita ingin bersantai setelah makan, seharusnya kita tidak sampai mengalami rasa kantuk.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi sarapan sekitar setengah jam setelah bangun tidur. Hanya saja, karena faktor kesibukan dan hal-hal lainnya, kita bisa saja menunda sarapan meskipun akan jauh lebih baik untuk mengonsumsinya sebelum pukul 09.00 demi memastikan bahwa tubuh mendapatkan sumber energi yang cukup dan tidak mudah tertarik mengonsumsi camilan tidak sehat. Pastikan untuk selalu memperhatikan keseimbangan nutrisi saat sarapan, khususnya dengan tidak melupakan makanan berserat seperti sayuran.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi