Terbit: 19 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Tahukah anda seberapa banyak kandungan gula dalam makanan yang Anda konsumsi? Banyak orang yang berpikir jika membatasi asupan gula berarti mereka mengurangi pemberian gula pada minuman atau makanan yang dimasak sendiri. Padahal, dalam realitanya, cukup banyak makanan yang kita konsumsi, biasanya adalah camilan atau makanan siap makan, yang juga kaya akan kandungan gula.

Gula Tersembunyi, Penyebab Diabetes yang Sering Tidak Disadari

Dikutip dari Asia One, menurut kampanye Hidden Sugars, Hidden Risk yang dilakukan Nanyang Technological University di Singapura, 90 persen anak muda tidak menyadari betapa banyak kandungan gula dari makanan yang mereka konsumsi setiap hari.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Hal ini ternyata disebabkan oleh banyak sekali jenis nama dari gula tersembunyi ini. Selain itu, kebanyakan orang juga tidak benar-benar memerhatikan label makanan yang mereka konsumsi. Kombinasi dari kedua hal inilah yang membuat mereka tanpa sadar mengonsumsi gula tersembunyi dalam jumlah yang banyak.

Yang menjadi masalah adalah, konsumsi gula yang berlebihan bisa meningkatkan risiko terkena diabetes dan obesitas. Sebagai informasi, NUS Saw Swee Hock School of Public Health menyebut jumlah penderita diabetes di Singapura saja akan meningkat hingga 1 juta jiwa di tahun 2050 mendatang. Padahal, kini penderita diabetes di negara dengan wilayah sangat kecil ini masih sekitar 450 ribu jiwa saja.

Demi menurunkan asupan gula tersembunyi ini, ada baiknya kita mengenal nama lain dari gula-gula tersebut seperti:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

  • Corn syrup atau high fructose corn syrup.
  • Dextrose atau crystal dextrose.
  • Altose
  • Sucrose
  • Glucose
  • Evaporated cane juice
  • Maltodextrin
  • Fruit juice concentrate
  • Agave nectar atau syrup
  • Barley malt

Kemenkes RI menyarankan kita untuk membatasi asupan gula hingga 50 gram saja dalam sehari atau sekitar 4 sendok makan. Dengan mengecek seberapa banyak seberapa banyak gula tersembunyi pada makanan yang kita beli dan membatasi pemberian gula pada makanan atau minuman yang kita buat, maka risiko terkena diabetes pun bisa kita cegah.

Sobat Sehat terbiasa membaca label makanan kan?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi