Terbit: 21 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Jika kita cermati, terdapat dua jenis gula pasir yang bisa kita temukan di pasaran, yakni gula pasir dengan warna putih bersih dan gula pasir dengan warna kekuningan yang cenderung kusam. Sebenarnya, apakah benar jika gula pasir dengan warna kekuningan ini lebih sehat dibandingkan dengan gula pasir putih?

Lebih Sehat Mana, Gula Putih atau Gula Kekuningan?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa kedua jenis gula ini aman untuk dikonsumsi. Asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan, maka kita pun tidak akan mengalami dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita.

Sebagai informasi, perbedaan warna dari kedua jenis gula pasir ini disebabkan oleh perbedaan proses pengolahan gula. Gula pasir putih cenderung diolah dengan cara yang jauh lebih panjang dan diberi bahan kimia tambahan yang membuat warnanya menjadi lebih putih. Sementara itu, gula pasir kekuningan cenderung tidak terlalu banyak mendapatkan tambahan bahan kimia dan proses pengolahannya juga cenderung lebih pendek.

Hanya saja, perbedaan proses pengolahan ini juga berimbas pada rasa manis pada gula pasir putih yang cenderung tidak sekuat gula pasir kekuningan. Meski terlihat sepele, hal ini bisa berpengaruh besar bagi konsumsi gula harian kita. Padahal, jika kita mengonsumsi gula dengan berlebihan, maka risiko untuk terkena penyakit berbahaya seperti diabetes bisa meningkat.

Sebagai contoh, jika kita ingin membuat teh menjadi manis, maka kita tentu akan membutuhkan gula pasir putih lebih banyak dibandingkan dengan gula pasir kekuningan. Dengan semakin banyak gula yang digunakan, semakin rentan pula kita bisa terkena penyakit jika sering mengonsumsinya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Selain memilih gula pasir kekuningan yang cenderung membuat kita mengonsumsi gula dengan takaran lebih sedikit, kita juga harus memastikan diri untuk membatasi asupan gula maksimal 50 gram atau 4 sendok makan saja dalam sehari demi mencegah datangnya penyakit.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi