Kadar Gula Darah Normal bagi Non Diabetes dan Diabetes

nilai-gula-darah-normal-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan tetap menjaga kadar gula darah normal Anda. Hal ini dikarenakan gula darah yang tidak normal bisa mengganggu metabolisme tubuh. Jadi, penting untuk mengetahui berapakah kadar gula darah normal.

Baca terus untuk menggali lebih dalam mengenai gula darah normal. Temukan informasi tentang pengertian kadar gula darah, jenis kadar gula darah, faktor-faktor yang memengaruhi kadar gula darah, kadar gula darah normal bagi penderita diabetes dan orang tanpa diabetesn melalui penjelasan di bawah ini.

Apa itu kadar gula darah?

Gula darah atau yang dikenal juga dengan istilah glukosa merupakan hasil pemecahan karbohidrat oleh sistem pencernaan di lambung dan usus halus. Asupan karbohidrat yang sudah dipecah menjadi glukosa dialirkan ke seluruh sel-sel tubuh.

Kadar gula darah adalah besarnya jumlah glukosa di dalam darah dengan volume tertentu. Biasanya kadar gula darah dinyatakan dalam satuan mg per dL (desi liter). Jumlah glukosa dinyatakan dalam satuan mg, sedangkan jumlah darah dinyatakan dalam dL.

Jenis kadar gula darah

Hampir setiap manusia mengalami perubahan kadar gula darah. Kadar gula darah yang baik harus berada di kisaran nilai normal. Kadar gula darah normal adalah jumlah glukosa yang sewajarnya dikandung di dalam volume darah.

Namun, ada waktunya seseorang mengalami kadar gula darah tidak normal. Kadar gula darah tidak normal ini ada dua jenis yaitu hipoglikemia dan hiperglikemia. Hipoglikemia adalah suatu kondisi tubuh saat memiliki kadar gula darah lebih rendah dari nilai normal.

Hiperglikemia adalah kondisi tubuh yang mengalami kadar gula darah lebih tinggi dari nilai normal. Kedua jenis kondisi kadar gula darah tidak normal tersebut sama-sama tidak baik bagi tubuh apalagi bila dibiarkan terus menerus.

Baik hipoglikemia maupun hiperglikemia merupakan kondisi tubuh yang bisa merugikan kesehatan tubuh bahkan bisa meningkatkan risiko kematian. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui berapakah kadar gula darah normal sehingga Anda bisa memiliki acuan untuk setiap melakukan pemeriksaan gula darah.

Faktor-faktor yang memengaruhi kadar gula darah

Ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi pemeriksaan kadar gula darah. Faktor-faktor tersebut bisa jadi meningkatkan atau menurunkan kadar gula darah. Oleh karena itu, dokter harus mengetahui informasi mengenai beberapa hal mengenai faktor-faktor yang bisa memengaruhi kadar gula darah ini bila Anda memiliki masalah glukosa.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang memengaruhi kadar gula darah:

1. Aktivitas fisik

Aktivitas fisik merupakan faktor yang bisa memengaruhi kadar gula darah. Aktivitas fisik yang tinggi bisa menurunkan kadar gula darah, sedangkan aktivitas fisik yang rendah akan meningkatkan kadar gula darah.

Inilah mengapa olahraga bisa membantu menstabilkan kadar gula darah sehingga memiliki gula darah normal. Semakin banyak aktivitas fisik yang dilakukan maka otot-otot tubuh akan semakin banyak berkontraksi sehingga membutuhkan banyak energi.

Sel-sel tubuh di otot memerlukan lebih banyak energi yang didapatkan dari pembakaran glukosa di dalam sel-sel otot dan pembakaran glikogen di hati. Hal ini pun akan mengurangi cadangan gula darah di dalam tubuh.

2. Pola makan

Selain aktivitas fisik, pola makan atau diet merupakan faktor yang juga ikut memengaruhi kadar gula darah. Semakin banyak asupan karbohidrat yang dimakan maka akan semakin banyak menghasilkan glukosa atau gula darah.

Hal ini akan mengakibatkan terjadinya peningkatan kadar glukosa. Kelebihan gula darah akan disimpan di sel-sel otot dan di hati. Apabila masih ada kelebihan maka gula darah akan disimpan dalam bentuk lemak di bawah lapisan kulit.

Ini adalah proses bagaimana tubuh bisa menjadi gemuk hingga mengalami obesitas. Kondisi ini akan mengakibat hiperglikemia dan apabila dibiarkan terus menerus akan memicu munculnya penyakit diabetes.

Sebaliknya, apabila pola makan kurang asupan terutama karbohidrat maka kadar gula darah akan mengalami penurunan. Kondisi ini disebut hipoglikemia. Hipoglikemia yang dibiarkan akan mengakibatkan lemas, lesu, pusing, bahkan bisa merusak fungsi otak.

3. Obat oral atau suntik insulin

Adapun orang yang sudah mengalami penyakit diabetes maka ia akan membutuhkan suntikan insulin atau obat-obatan yang membantunya untuk meningkatkan produksi insulin. Peningkatan insulin ini bisa memengaruhi kadar glukosa darah.

Orang yang telah mendapatkan suntikan insulin akan mengalami penurunan kadar glukosa darah. Hal ini disebabkan suntikan insulin memengaruhi kelenjar pankreas untuk meningkatkan produksi hormon insulin sehingga bisa menurunkan kadar gula darah.

4. Penyakit atau masalah disfungsi pankreas

Beberapa penyakit bisa memengaruhi kadar gula darah. Gula darah normal bisa sulit dimiliki pada penderita penyakit degeneratif seperti penyakit diabetes mellitus. Penyakit lainnya yang terkait dengan proses produksi hormon insulin juga memengaruhi kadar gula darah.

Apabila mengalami masalah berupa disfungsi pankreas maka akan memengaruhi produksi hormon insulin. Hormon insulin dihasilkan oleh sel-sel beta pankreas. Pankreas yang memiliki masalah disfungsi bisa menyebabkan sel-sel beta mengalami masalah dan akhirnya produksi hormon insulin terhambat.

5. Tegang atau stres

Apakah kamu tahu apabila stres atau tegang bisa meningkatkan kadar gula darah. Faktor ini juga perlu diwaspadai untuk menjaga kadar gula darah normal. Bagaimana stres bisa memicu peningkatan kadar gula darah?

Pada saat Anda merasa stres atau tegang maka hal itu akan merangsang endokrin untuk mengeluarkan efinefrin. Efinefrin yang telah dilepas memicu terjadinya glikoneogenesis di hati. Proses glikoneogenesis ini akan mengakibatkan glukosa dikeluarkan dari sel-sel tubuh ke dalam darah sehingga kadar gula darah menjadi meningkat.

Jadi, apabila Anda ingin memiliki kadar gula darah normal maka hindarilah stres atau tegang. Sebaiknya Anda segera santai sejenak atau mencari solusi lain agar terhindari dari stres dan tegang.

Kadar gula darah normal bagi non diabetes dan diabetes

Kadar gula darah normal tidak hanya memiliki satu jenis nilai normal yang baku untuk setiap orang dengan jenis kondisi yang berbeda. Ada beberapa kondisi berbeda dengan nilai gula darah yang normal.

Kadar gula darah normal pada orang tanpa masalah diabetes berbeda dengan nilai gula darah normal pada penderita diabetes. Kedua jenis tipe orang terkait masalah diabetes ini juga memiliki kadar gula darah normal yang berbeda untuk beberapa jenis keadaan.

Waktu pemeriksaan kadar gula darah juga memengaruhi standar kadar gula darah normal. Ada beberapa waktu pemeriksaan yang memiliki nilai gula darah normal yang berbeda, di antaranya adalah saat puasa, sebelum makan, dua jam setelah, dan saat tidur.

1. Kisaran kadar gula darah normal bagi orang tanpa diabetes

Pada orang-orang tanpa memiliki penyakit diabetes ada beberapa jenis kadar gula darah normal tergantung waktu pemeriksaan. Waktu pemeriksaan ikut memengaruhi kadar gula darah normal.

Hal ini dikarenakan menjadi hal yang wajar ketika gula darah meningkat setelah makan dan menurun saat puasa dan tidur. Jadi, kadar gula darah normal untuk waktu pemeriksaan tersebut memiliki nilai normal yang berbeda.

Berikut ini adalah kisaran kadar gula darah normal bagi orang tanpa penyakit diabetes[1]:

  • saat puasa                    : <100 mg/dL
  • sebelum makan             : <110 mg/dL
  • dua jam setelah makan  : <140 mg/dL
  • waktu tidur                   : <120 mg/dL

2. Kisaran kadar gula darah normal bagi penderita diabetes

Nilai gula darah yang normal bagi penderita diabetes tentunya berbeda dengan kadar gula darah normal bagi orang-orang tanpa penyakit diabetes. Pada orang-orang yang memiliki penyakit diabetes juga terdapat beberapa jenis kadar gula darah normal tergantung waktu pemeriksaan.

Berikut ini adalah kisaran kadar normal gula darah bagi penderita diabetes[2]:

  • saat puasa                    : <70-130 mg/dL
  • sebelum makan             : <70-130 mg/dL
  • dua jam setelah makan  : <180 mg/dL
  • waktu tidur                   : <90-150 mg/dL

 

Sumber:

  1. Joslin Diabetes Center. Goals for Blood Glucose Control. https://www.joslin.org/info/Goals-for-Blood-Glucose-Control.html
  2. Universitas Muhammadiyah Semarang. DG Kustaria. 2017. http://repository.unimus.ac.id/859/3/BAB%20II.pdf
  3. Diabetes. Alla About Blood Glucose. https://professional.diabetes.org/sites/professional.diabetes.org/files/media/All_about_Blood_Glucose.pdf