Flu perut adalah masalah kesehatan yang dikenal dengan nama lain gastroenteritis. Kondisi ini disebabkan oleh meradangnya lapisan usus yang dipicu oleh virus atau bakteri. Meskipun siapa saja bisa terkena, pakar kesehatan menyebut mereka yang memiliki golongan darah B cenderung lebih kebal terhadap penyakit ini .

golongan-darah-doktersehat

Kaitan Antara Golongan Darah dengan Flu Perut

Pakar kesehatan menyebut flu perut seringkali dipicu oleh infeksi bakteri norovirus. Bakteri ini memang bisa menyerang sel-sel yang melapisi dinding usus halus. Jika sampai infeksi ini muncul, maka akan menyebabkan peradangan dengan gejala layaknya nyeri perut, demam parah, mual-mual, muntah, dan diare.

Penelitian pun dilakukan di Linkoping University, Swedia untuk mengetahui apakah ada orang-orang yang lebih tahan terkena flu perut. Hasilnya adalah, mereka yang memiliki golongan darah B cenderung lebih kebal dan lebih kuat melawan infeksi norovirus. Sementara itu, mereka yang memiliki golongan darah O, A, serta AB cenderung lebih rentan terkena infeksi bakteri ini sehingga bisa menderita flu perut dengan gejala yang cukup parah.

Mengapa mereka yang bergolongan darah B cenderung lebih kebal dari virus ini? Hal ini disebabkan oleh antigen yang ada pada permukaan sel-sel darah merah. Antigen tak hanya menentukan golongan darah, namun juga molekul yang mempengaruhi respons dari sistem kekebalan tubuh.

Antigen biasanya berbentuk protein atau gula. Hanya saja molekul gula ini sama dengan yang bisa ditemukan pada sel-sel usus halus. Norovirus bisa aktif pada jenis molekul bernama H1-Antigen yang dimiliki oleh mereka yang memiliki golongan darah A, O, dan AB. Hanya saja, molekul ini tidak ada dalam golongan darah B.

Tak adanya molekul ini akan membuat norovirus tak bisa aktif untuk menyebabkan infeksi di dalam usus. Hal ini membuat pemilik golongan darah ini tak mudah terkena flu perut. Selain itu, sistem imun tubuh juga akan segera mengeluarkan respons untuk segera membentuk mekanisme pertahanan melawan norovirus demi mencegahnya memicu dampak kesehatan lain yang lebih buruk.

Beberapa Cara Mencegah Flu Perut

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam European Journal of Immunology menghasilkan fakta bahwa flu perut yang dipicu oleh infeksi norovirus akan segera merangsang respons dari sistem imun tubuh demi melakukan mekanisme perlawanan. Hal ini berarti, dalam waktu beberapa hari saja infeksi ini biasanya akan mereda dengan sendirinya.

Sayangnya, dalam beberapa kasus, respons sistem imun tubuh tidak berlangsung dengan cukup lama sehingga infeksi bisa tetap berlangsung dan membuat gejala flu perut menjadi semakin parah. Jika sampai hal ini terjadi, mau tidak mau kita harus segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

Terdapat beberapa cara yang bisa kita lakukan demi mencegah datangnya flu perut, yakni dengan selalu rutin mencuci tangan dengan memakai sabun, khususnya sebelum makan atau setelah memegang benda-benda yang kotor. Selain itu, kita juga sebaiknya tidak sembarangan berbagi peralatan makan dan peralatan mandi dengan orang lain, meskipun orang tersebut adalah anggota keluarga kita.

Cara lain yang bisa dilakukan demi mencegahnya adalah dengan melakukan vaksinasi, cermat dalam memilih atau membeli makanan dan minuman yang ingin kita konsumsi, dan menjaga jarak dari orang-orang yang terkena masalah kesehatan seperti flu atau flu perut.

Pastikan untuk menjaga pola makan sehat demi membuat sistem imun tubuh lebih kuat dalam melawan berbagai penyebab penyakit, termasuk norovirus.

 

Sumber:

  1. Foster, Patricia. 2020. Your Blood Type Might Influence Your Risk of Getting the Stomach Flu.livescience.com/blood-type-stomach-flu-norovirus-risk.html. (Diakses pada 20 Januari 2020).