Kehamilan Trimester Dua, Penuhi 3 Zat Gizi Penting Ini

doktersehat-gizi-trimester-2

DokterSehat.Com– Asupan gizi selama kehamilan tentu harus diperhatikan, tidak hanya kebutuhan gizi makro seperti karbohidrat, protein atau lemak saja. Namun asupan gizi vitamin dan mineral yang spesifik kebutuhannya di tiap trimester harus juga diperhatikan, lho.

Hal ini sangat penting karena kebutuhan gizi harus menyesuaikan pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan organ serta tubuh janin. Jika pada trimester awal adalah masa pembentukan organ vital janin, maka pada trimester dua pembentukan organ dan bagian tubuh janin yang mulai terbentuk.

Untuk itu, bumil harus memenuhi beberapa jenis zat gizi yang sangat penting bagi tumbuh kembang janin, yaitu:

1. Vitamin A

Vitamin A pada saat hamil sangat penting pada trimester dua kehamilan untuk proses metabolisme, pembentukan tulang dan sistem saraf janin. Hal inilah yang menyebabkan kebutuhan vitamin A bumil meningkat.

Bumil dianjurkan memenuhi kebutuhan vitamin A yang dengan secara bergantian mengonsumsi daging ayam, telur bebek, kangkung, wortel dan buah-buahan yang berwarna kuning oranye.

2. Kalsium

Pembentukan tulang dan gigi janin pada trimester dua harus didukung dengan pemenuhan kalsium. Kalsium merupakan zat pembentuk kepadatan tulang.

Kebutuhan kalsium selama kehamilan harus dipenuhi, tidak hanya untuk pembentukan tulang dan gigi janin namun juga mencegah terjadinya osteoporosis pada bumil. Maka dari itu bumil dianjurkan memerhatikan konsumsi makanan tinggi kalsiumnya seperti susu, yoghurt, bayam, jeruk dan roti gandum.

3. Zat besi

Pembentukan organ dan bagian tubuh janin pada trimester dua harus diimbangi dengan terbentuknya sel darah merah yang cukup untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan janin.

Untuk itu bumil sebaiknya mengonsumsi makanan tinggi zat besi yaitu kacang-kacangan, sayuran hijau gelap, daging sapi, hati sapi dan ikan.

Dengan pemenuhan gizi yang tepat selama masa kehamilan trimester dua, maka kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin tentu akan makin optimal, kan?