Gigi dan Gusi yang Sehat Tingkatkan Peluang Untuk Hamil

doktersehat-sikat-gigi-pasta-odol

DokterSehat.Com– Bagi Anda wanita yang sedang mencoba untuk hamil, jangan remehkan kesehatan dan kebersihan rongga mulut. Sebuah studi menyebutkan bahwa wanita dengan penyakit gusi memakan waktu 2 bulan lebih lama untuk hamil.

Hubungan antara kondisi gusi dan peluang hamil

Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa kesehatan gigi dan mulut dapat berpengaruh pada peluang seseorang untuk hamil. Dilansir dari Live Science, ketika perempuan mengalami penyakit gusi atau periodontal, maka bakteri yang masuk dalam mulut seseorang dapat menciptakan peradangan di sekitar gigi. Akibatnya gusi mulai menarik diri dari gigi dan menciptakan ruang yang disebut kantong periodontal yang menjadi sarang infeksi. Nah, peradangan yang disebabkan oleh infeksi inilah yang dapat menyebar ke sistem sirkulasi.

Menurut penelitian sebelumnya, penyakit gusi juga memiliki hubungan dengan diabetes tipe 2, penyakit jantung, penyakit pernapasan dan ginjal, serta keguguran atau kelahiran prematur. Sementara itu dalam sebuah penelitian lain yang dilakukan oleh University of Western Australia menyebutkan bahwa wanita dengan penyakit gusi memiliki waktu rata-rata lebih dari 7 bulan untuk hamil. Hal ini lebih lama 2 bulan dari waktu yang dibutuhkan oleh wanita tanpa penyakit gusi, yaitu sekitar 5 bulan.

Para peneliti juga menemukan bahwa wanita non-Kaukasia dengan penyakit gusi mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil dibandingkan mereka yang tidak memiliki penyakit gusi. Menurut peneliti Roger Holland dari University of Western Australia, hal ini disebabkan oleh wanita non-Kaukasia memiliki respon peradangan yang lebih tinggi terhadap penyakit gusi.

Berdasarkan penelitian tersebut, para ahli merekomendasikan pada wanita yang berencana untuk segera memiliki anak untuk berkonsultasi dengan dokter gigi mereka untuk memastikan tidak ada masalah dengan penyakit gusi. Untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi Anda bisa menggosok gigi secara rutin minimal 2 kali sehari dan melakukan flossing. Selain itu disarankan untuk periska ke dokter gigi selama 6 bulan sekali.