Orang Gemuk Lebih Berisiko Terkena Penyakit Hati?

beberapa-fungsi-hati-doktersehat

DokterSehat.Com– Siapa bilang gemuk itu menandakan tubuh berada dalam kondisi sehat. Banyak orang yang masih keliru menganggap berat badan yang berlebihan ini sebagai tanda bahwa tubuh berada dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan dengan tubuh yang berada dalam kondisi kurus. Padahal, pakar kesehatan menyebutkan bahwa tubuh yang gemuk bisa menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit, termasuk penyakit sirosis hati yang berpotensi mematikan.

Sirosis hati adalah kondisi kesehatan yang terjadi akibat menumpuknya lemak yang ada di dalam tubuh. Sayangnya, kebanyakan orang berpikir jika hal ini disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol. Memang, konsumsi minuman beralkohol juga bisa menyebabkan efek buruk ini, namun, masalah kesehatan ini ternyata lebih sering disebabkan oleh pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat sehingga memicu penumpukan lemak dan kenaikan berat badan tubuh.

Banyaknya lemak yang menumpuk ini membuat sel-sel yang ada dalam hati kita yang awalnya normal dan sehat menjadi rusak. Dalam dunia medis, kondisi yang tidak disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol ini disebut sebagai non-alcoholic fatty liver. Hal inilah yang kemudian berkembang menjadi sirosis hati atau bahkan kanker hati.

Banyak orang yang berpikir jika lemak hanya akan tertimbung di balik kulit sehingga menyebabkan badan melar. Padahal, dalam realitanya lemak bisa menumpuk hingga ke organ-organ dalam, termasuk hati dan menyebabkan masalah kesehatan seperti sirosis ini.

Jika sampai hati kita sudah terserang penyakit ini, maka gejala awal yang akan muncul adalah menurunnya nafsu makan dan berat badan dengan signifikan, seringnya mengalami mual-mual, mudah letih dan lemas, timbulnya pembuluh darah vena dengan bentuk yang mirip seperti jaring laba-laba di bawah kulit, gejala penyakit kuning pada kulit dan mata, gatal-gatal yang sering terjadi di sekujur tubuh, hingga pembengkakan pada kaki yang terus berlangsung.

Berbagai gejala sirosis hati ini bisa dikendalikan asalkan penderitanya menjalani diet tertentu dan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Yang menjadi masalah adalah, kondisi sirosis hati ini sudah memberikan efek kerusakan yang parah bagi organ hati sehingga gejala ini bisa saja muncul di lain waktu.