Terbit: 4 September 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Gejala liver tidak selalu dapat identifikasikan, namun biasanya dapat dilihat dari warna kulit dan mata yang kekuningan, bengkak pada pergelangan kaki, urine gelap, dan kelelahan kronis. Ketahui apa saja ciri-ciri penyakit liver dalam pembahasan ini.

9 Gejala Liver yang Harus Diwaspadai 

Gejala Liver yang Harus Diwaspadai

Penyakit liver dapat terjadi akibat penyakit keturunan atau genetik, namun kerusakan liver paling umum disebabkan oleh beberapa faktor seperti penggunaan alkohol, efek obesitas, dan infeksi virus. Kerusakan liver yang semakin parah akan menyebabkan gagal liver dan mengganggu organ tubuh lainnya.

Maka dari itu, penting untuk menyadari gejala penyakit liver sejak awal, seperti:

1. Mata Kuning (Jaundice)

Jaundice adalah kondisi medis di mana mata dan kulit tampak berwarna kuning. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan bilirubin (pigmen empedu) dalam darah karena liver tidak dapat mengolah bilirubin dan membuangnya melalui empedu dan tinja.

Akibatnya, warna mata dan kulit menguning yang menandakan adanya penumpukan zat bilirubin. Bilirubin merupakan zat racun yang dapat menyebabkan kerusakan otak (ensefalopati).

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

2. Perdarahan Varises Esofagus

Varises adalah istilah medis untuk pembengkakan pembuluh darah vena. Pada pasien penyakit liver (cirrhosis), perdarahan varises terjadi di kerongkongan akibat penumpukan darah di liver yang menyebabkan pembengkakan pembuluh darah di kerongkongan.

Kondisi ini juga menyebabkan muntah darah. Bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan kehilangan darah sampai kematian.

3. Asites

Asites adalah penumpukan cairan pada rongga perut (peritoneum). Pada penderita liver, asites terjadi akibat tekanan cairan tinggi di liver yang juga membuat perut bengkak. Retensi cairan juga dapat terjadi di kaki dan pergelangan kaki.

Kondisi ini tentu mengganggu saluran pernapasan dan pencernaan. Penderitanya juga akan mengalami gangguan makan karena perut terasa penuh, padahal belum makan.

Baca Juga: Penyakit Liver: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

4. Ensefalopati

Fungsi liver adalah untuk menyaring racun di tubuh. Liver pada pasien penyakit liver mengalami gangguan sehingga tidak dapat menyaring racun dengan maksimal. Akibatnya, racun masuk di aliran darah dan sampai ke otak.

Penumpukan racun di otak menyebabkan kondisi medis ensefalopati. Ini adalah gejala penyakit liver lainnya yang juga memengaruhi pola tidur, perubahan suasana hati, konsentrasi, kebingungan, daya ingat, dan penurunan kesadaran atau kejang.

5. Kelelahan Ekstrim

Fungsi liver yang paling utama adalah menyaring darah dari saluran pencernaan. Liver juga memiliki tugas penting untuk menyaring racun, detoksifikasi, dan metabolisme.

Gangguan fungsi liver akan memengaruhi fungsi organ tubuh lainnya. Efek yang paling umum adalah Anda menjadi lemah dan lelah karena racun di darah tidak dapat disaring.

6. Mual dan Muntah

Racun dan sisa zat kimia yang menumpuk di aliran darah karena liver tidak berfungsi dengan baik menyebabkan Anda selalu merasa mual dan muntah. Kondisi ini terjadi sebagai respon alami tubuh saat Anda gangguan organ dalam secara umum.

7. Urine Gelap

Warna urine Anda dapat menjadi salah satu indikator kesehatan Anda. Pada penderita penyakit liver, biasanya memiliki urine berwarna gelap, jingga tua, atau seperti teh/cola. Kondisi ini disebabkan liver yang tidak mampu memecah bilirubin (pigmen empedu).

8. Feses Pucat

Warna dan tekstur feses juga dapat menandakan kesehatan organ liver. Umumnya, feses memiliki warna gelap karena kandungan garam empedu dari proses di liver.

Pada pasien penyakit liver, feses berwarna pucat karena liver tidak menyaring racun untuk dikeluarkan melalui feses. Feses berwarna pucat juga dapat menjadi tanda gangguan pada sistem drainase tubuh. Sementara bila pasien mengalami perdarahan varises esofagus, feses akan berwarna hitam akibat darah dalam saluran pencernaan.

9. Eritema Palmar

Eritema palmar adalah kemerahan pada telapak tangan. Kondisi ini terjadi akibat tubuh kekurangan protein globulin yang normalnya dihasilkan oleh liver. Kekurangan globulin menyebabkan hormon-hormon tidak terikat dan menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan kemerahan pada tangan.

Itulah beberapa gejala penyakit liver. Memiliki lebih dari satu gejala tidak berarti Anda memiliki penyakit liver. Ada baiknya untuk periksa diri ke dokter bila mengalami gejala yang mengkhawatirkan.

Baca Juga: 5 Makanan Ini Bisa Merusak Liver

Gejala Penyakit Liver Berdasarkan Tahapannya

Gangguan liver dibagi menjadi beberapa tingkat keparahan dengan gejala yang berbeda, sebagai berikut:

1. Kerusakan Liver

Kerusakan liver disebabkan oleh paparan virus hepatitis yang menular. Gangguan liver juga dapat terjadi akibat kelainan genetik, kondisi autoimun, obesitas, atau penyalahgunaan alkohol.

2. Fibrosis

Kerusakan liver yang tidak ditangani akan menyebabkan fibrosis. Fibrosis liver terjadi akibat peradangan sel-sel liver. Kerusakan sel liver menyebabkan jaringan parut.

3. Sirosis

Kondisi fibrosis yang tidak ditangani akan menyebabkan sirosis. Penumpukan jaringan parut di liver (fibrosis) menyebabkan disfungsi liver yang semakin serius. Pasien akan mengalami gangguan napsu makan, kelelahan, penurunan berat badan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter bila Anda memiliki gejala dan ciri penyakit liver yang mengkhawatirkan. Terutama bila Anda juga mengalami gejala sakit perut parah atau perut bengkak yang membuat Anda sakit dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Umumnya, kerusakan ginjal tahap awal lebih mudah diobati. Mengetahui gejala penyakit liver lebih dini akan membantu pengobatan lebih efektif dan maksimal.

Cara Mencegah Penyakit Liver

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Berikut ini cara mencegah penyakit liver:

  • Lakukan vaksin hepatitis A dan hepatitis B bila Anda berisko tertular penyakit hepatitis.
  • Hindari kontak langsung dengan cairan atau darah dari orang lain karena virus hepatitis menular.
  • Hindari menggunakan jarum suntik bekas atau bersamaan.
  • Minum obat-obatan sesuai resep dokter.
  • Hindari penggunaan alkohol berlebihan.
  • Gunakan pengaman saat berhubungan seks.
  • Jaga berat badan ideal.

Itulah gejala liver yang harus diwaspadai. Konsultasi pada dokter tentang cara menangani penyakit liver. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Hepatitis. 2020. Signs and Symptoms of Liver Damage or Disease. https://www.hep.org.au/liver-health/signs-and-symptoms-of-liver-damage-or-disease/. (Diakses pada 4 September).
  2. MayoClinic. 2020. Liver disease. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/liver-problems/symptoms-causes/syc-20374502. (Diakses pada 4 September).
  3. myDr. 2019. 9 Signs your liver may be damaged. https://www.mydr.com.au/gastrointestinal-health/9-signs-your-liver-may-be-damaged. (Diakses pada 4 September).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi