Jika kanker serviks menjadi momok bagi para wanita, maka kanker prostat adalah momok bagi kaum pria. Menurut American Cancer Society, sekitar 1 dari 9 pria terdiagnosis menderita jenis kanker yang satu ini. Kanker kelenjar prostat harus ditangani sesegera mungkin. Untuk itu, Anda harus tahu apa saja yang menjadi ciri atau gejala kanker prostat stadium awal berikut!

gejala-kanker-prostat-stadium-awal-doktersehat

Apa Itu Kanker Prostat?

Kanker prostat adalah sub penyakit kanker yang menyerang prostat pria. Prostat sendiri merupakan kelenjar berukuran kecil yang letaknya ada di bagian bawah dari kandung kemih dan mengelilingi saluran kemih (urethra). Peran prostat bagi pria sangatlah vital, yakni sebagai penghasil cairan semen yang nantinya akan keluar bersama sperma ketika terjadi ejakulasi.

Kanker prostat adalah jenis penyakit kanker yang paling banyak menyerang kaum Adam. Masih menurut ACS, kanker ini berada di posisi kedua—satu tingkat di bawah kanker paru-paru—dalam daftar kanker yang paling umum dialami oleh pria-pria di Amerika Serikat. Pria lanjut usia (di atas 65 tahun) menjadi kelompok yang rentan terhadap penyakit ini.

Gejala Kanker Prostat Stadium Awal

Sebelum membahas gejala kanker prostat stadium awal, perlu diketahui terlebih dahulu bahwasanya kanker ini terdiri dari 2 (dua) subtipe yakni agresif dan non agresif. Agresif berarti pertumbuhan sel kanker berlangsung secara cepat. Sebaliknya, non agresif menunjukkan jika sel kanker tumbuh secara perlahan.

Adanya subtipe kanker tersebut lantas berpengaruh terhadap deteksi gejala. Pada kanker prostat non agresif, biasanya tidak ada gejala spesifik yang ditunjukkan pada stadium awal. Kendati demikian, beberapa kondisi berikut mungkin mengindikasikan munculnya sel kanker pada kelenjar produksi semen tersebut.

1. Gangguan Berkemih

Ciri kanker prostat stadium awal yang pertama adalah adanya gangguan yang dialami terkait aktivitas berkemih alias buang air kecil (BAK). Hal ini menjadi wajar mengingat prostat terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra. Ketika terjadi pertumbuhan sel tumor—yang selanjutnya berkembang menjadi sel kanker—otomatis ini akan menyebabkan penyumbatan pada kandung dan saluan kemih.

Contoh gangguan berkemih yang dimaksud seperti:

  • Frekuensi berkemih meningkat (terutama di malam hari)
  • Intensitas urine yang keluar lebih kecil dari biasanya
  • Rasa nyeri saat berkemih
  • Urine disertai darah (hematuria)

2. Disfungsi Seksual

Disfungsi seksual juga menjadi gejala kanker prostat stadium awal yang bisa dikenali oleh para penderitanya. Disfungsi seksual sebagai ciri kanker prostat yang dimaksud di sini adalah tidak mampunya penis untuk ereksi atau mempertahankan ereksi tersebut alias impotensi.

Hal ini sangat mungkin terjadi karena sel tumor yang tumbuh di kelenjar prostat telah menyebabkan terhambatnya aliran darah menuju alat reproduksi pria tersebut. Sebagaimana diketahui, impotensi terjadi ketika aliran darah menuju penis tidak lancar.

Tak hanya impotensi, masalah terkait reproduksi lainnya yang dialami oleh pria penderita kanker prostat adalah cairan semen yang keluar disertai oleh darah dan rasa nyeri saat ejakulasi. Apabila Anda mengalami hal ini, sebaiknya segera kunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

3. Nyeri dan Mati Rasa

Timbulnya rasa nyeri hingga mati rasa di sejumlah area lainnya juga menjadi gejala kanker prostat yang perlu Anda waspadai. Rasa nyeri tersebut bisa terjadi di:

  • Dada
  • Punggung
  • Pelvis

Akan tetapi, gejala-gejala tersebut sangat jarang terjadi pada saat kanker baru memasuki stadium awal. Alih-alih merupakan gejala kanker prostat stadium awal, ini lebih umum terjadi ketika kanker sudah sampai tahap stadium lanjut atau ketika kanker sudah menyebar ke jaringan dan organ lainnya (kanker metastasis).

Kendati demikian, kemunculan ciri kanker prostat stadium awal sebagaimana disebutkan di atas ada kalanya bukan merupakan pertanda pasti bahwa seseorang menderita penyakit ini. Ada sejumlah kondisi lainnya yang memiliki ciri-ciri serupa, seperti pembesaran kelenjar prostat dan peradangan prostat (prostatitis). Inilah mengapa penting untuk melakukan pemeriksaan medis sedini mungkin guna memastikan penyebab dari kondisi yang dialami.

Baca Juga: Kanker Usus Besar Stadium Awal

Diagnosis Kanker Prostat Stadium Awal

Untuk memastikan apakah seseorang sudah memasuki kanker prostat stadium awal, dokter perlu melakukan serangkaian tes diagnosis. Umumnya, tes diagnosis tersebut meliputi:

1. Tes DRE

Digital rectal exam (DRE) adalah tes yang dilakukan untuk memeriksa kondisi prostat. Dokter akan memasukkan tangannya sendiri melalui rektum untuk meraba prostat pasien.

Melalui prosedur ini, dokter dapat merasakan apakah ada pembesaran pada kelenjar prostat yang mengarah pada tumor.

2. Tes PSA

Prostate-specific antigen test atau Tes PSA adalah tes darah yang bertujuan untuk mengetahui kadar PSA, yakni protein yang diproduksi oleh prostat.

Apabila hasil tes menunjukkan kadar PSA tergolong tinggi, maka hal ini bisa menjadi indikasi adanya sel kanker yang tumbuh pada prostat.

3. Biopsi

Sama seperti jenis kanker lainnya, memastikan adanya sel kanker yang tumbuh di kelenjar prostat juga memerlukan tes yang satu ini.

Biopsi adalah prosedur pengambilan sampel jaringan pada organ tubuh yang dicurigai memiliki sel tumor atau kanker di dalamnya. Sampel tersebut kemudian akan diteliti lebih lanjut di laboratorium.

Hasil uji laboratorium ini kemudian akan diukur menggunakan skala Gleason. Skala Gleason (Gleason’s scale) ini menjadi pengukur atas kondisi sel, apakah berpotensi menjadi sel kanker atau tidak. Semakin tinggi angkanya, semakin besar pula kemungkinan sel tersebut telah bermutasi menjadi kanker.

4. Tes Penunjang

Selain itu, dokter juga mungkin akan melakukan sejumlah tes lainnya—atau tes penunjang—untuk menguatkan hasil diagnosis. Tes-tes yang dimaksud seperti:

  • Scan tulang
  • CT Scan
  • MRI

Pengobatan Kanker Prostat Stadium Awal

Kanker prostat stadium awal dapat diobati dengan sejumlah metode pengobatan, meliputi:

  • Operasi
  • Radioterapi
  • Kemoterapi
  • Terapi hormon
  • Terapi stereotaktis

Pemilihan metode pengobatan disesuaikan dengan sejumlah faktor seperti usia dan kondisi fisik dari pasien itu sendiri.

Peluang Kesembuhan Kanker Prostat Stadium Awal

Kanker prostat stadium I memiliki peluang kesembuhan yang masih sangat tinggi apabila ditangani secara tepat.

Menurut Cancer Research UK, penderita kanker prostat stadium 1 memiliki persentase peluang bertahan hidup (survival rate) sebesar 95 persen. Oleh sebab itu, jangan sampai terlambat dalam menangani penyakit mematikan yang satu ini.

Pencegahan Kanker Prostat

Sampai saat ini belum dapat dipastikan apa yang menjadi penyebab kanker prostat. Ada yang mengatakan hal ini terkait dengan usia, gaya hidup, hingga faktor genetik. Terlepas dari semua itu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk setidaknya meminimalisir risiko terkena penyakit ini di masa mendatang, yaitu:

  • Mengonsumsi makanan bergizi, terutama buah dan sayuran
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Rajin berolahraga

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

  1. Anonim. Key Statistics for Prostate Cancer. https://www.cancer.org/cancer/prostate-cancer/about/key-statistics.html (Diakses pada 30 Januari 2020)
  2. Anonim. What Causes Prostate Cancer? https://www.cancer.org/cancer/prostate-cancer/causes-risks-prevention/what-causes.html (Diakses pada 30 Januari 2020)
  3. Anonim. Prostate Cancer. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/prostate-cancer/symptoms-causes/syc-20353087 (Diakses pada 30 Januari 2020)
  4. Anonim. Prostate Cancer: Survival. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/prostate-cancer/survival (Diakses pada 30 Januari 2020)
  5. Kinman, T. 2019. Everything You Want to Know About Prostate Cancer. https://www.healthline.com/health/prostate-cancer (Diakses pada 30 Januari 2020)