Terbit: 9 Oktober 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Gejala kanker mulut mungkin terlihat seperti gejala sariawan. Oleh sebab itu, Anda perlu waspada karena kanker mulut tentu saja tidak sama dengan sariawan yang notabene tergolong penyakit ringan. Apa saja ciri-ciri kanker mulut yang dimaksud? Simak informasinya berikut ini!

10 Gejala Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

Apa Itu Kanker Mulut?

Kanker mulut adalah kanker yang terjadi pada mulut. Ini terjadi ketika sel-sel  yang terdapat di dalam mulut mengalami mutasi. Sel kanker ini dapat tumbuh dan berkembang di bagian-bagian mulut yang meliputi bibir, lidah, gusi, langit-langit mulut, dasar mulut, pipi, rahang, hingga tenggorokan (faring). Sel kanker juga bisa tumbuh di kelenjar liur, kendati hal tersebut jarang terjadi.

Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan RI (Balitbang Kemenkes RI), kasus kanker mulut di dalam negeri berkisar 3 sampai 4 persen dari total kasus kanker yang terjadi. Sementara itu, diperkirakan setiap tahunnya ada sekitar 275 ribu kasus kanker mulut dan 130 ribu kasus kanker tenggorokan. Sebagian besar terjadi di negara-negara berkembang.

Gejala Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

Kanker mulut dapat dikenali dari sejumlah gejala. Apa saja ciri-ciri dari penyakit mematikan ini?

1. Luka Sariawan yang Tidak Kunjung Sembuh

Munculnya sariawan di bibir ternyata merupakan salah satu pertanda dari kanker mulut, lho! Akan tetapi, Anda juga jangan langsung panik ketika mendapati ada sariawan di bibir maupun bagian dalam mulut.

Pasalnya, sariawan yang menjadi pertanda kanker biasanya muncul tanpa sebab. Selain itu, sariawan akibat kanker juga sulit sembuh kendati Anda sudah melakukan langkah-langkah pengobatan. Segera periksakan diri ke dokter apabila sariawan tidak kunjung sembuh setelah 1 bulan.

2. Pembengkakan Gusi

Ciri-ciri selanjutnya dari kanker mulut adalah pembengkakan pada gusi. Sel kanker yang tumbuh dan berkembang tentunya akan membuat gusi mengalami peradangan (inflamasi) hingga akhirnya membengkak.

Namun demikian, pembengkakan ini sebenarnya tidak hanya terjadi pada gusi. Bagian mulut lainnya seperti pipi dan rahang juga ikut membengkak ketika sel kanker menyerang.

3. Perdarahan Mulut

Selain mengalami pembengkakan, mulut yang terserang sel kanker juga ada kalanya mengalami perdarahan. Perdarahan ini terjadi tanpa sebab di bagian-bagian mulut seperti gusi, lidah, dan bagian dalam dari pipi.

Jika tiba-tiba saja Anda mengalami gejala yang satu ini, segera periksakan diri ke dokter guna memastikan kondisi. Jangan langsung panik karena hal tersebut bisa juga menjadi pertanda dari kondisi medis lainnya.

4. Muncul Bercak Merah dan Putih pada Mulut

Pertumbuhan sel tumor pada mulut juga menyebabkan munculnya bercak-bercak berwarna merah maupun putih. Bercak-bercak ini biasanya terlihat di lidah, gusi, dan langit-langit mulut.

Akan tetapi, adanya bercak tersebut juga bisa menandakan kondisi medis lainnya seperti infeksi mulut. Anda baru boleh sedikit khawatir dan sebaiknya segera periksakan diri ke dokter apabila bercak tidak kunjung hilang setelah beberapa minggu.

5. Rasa Sakit di Mulut yang Tidak Tertahankan

Gejala kanker mulut lainnya yang cukup jelas adalah rasa sakit di area mulut. Bahkan, sakit tersebut acap kali tidak tertahankan.

Rasa sakit pada mulut merupakan buntut dari pertumbuhan sel tumor yang sedang terjadi. Ini tentu saja tidak boleh dibiarkan begitu saja. Anda harus segera pergi ke dokter untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut sebelum kondisi bertambah buruk dan penyakit jadi semakin sulit disembuhkan.

6. Bau Mulut

Bau mulut tidak sedap juga merupakan gejala umum yang bisa jadi pertanda dari kanker. Hal ini dimungkinkan karena sel kanker yang tumbuh akan membentuk luka. Nah, luka tersebut lantas akan terinfeksi oleh bakteri. Bakteri inilah yang kemudian menyebabkan mulut berbau tidak sedap.

Akan tetapi, bau mulut akibat kanker berbeda dengan bau mulut akibat kondisi medis lainnya. Aroma tidak sedap tersebut juga biasanya tidak akan hilang kendati Anda sudah menggosok gigi maupun kumur cairan pembersih mulut. Jika ini yang terjadi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

7. Nyeri pada Rahang dan Telinga

Ciri-ciri kanker mulut juga mencakup rasa nyeri pada rahang. Ini utamanya terjadi ketika Anda sedang membuka mulut.

Selain itu, adanya kanker pada mulut juga membuat telinga terasa nyeri. Anda mungkin bingung karena sekilas tidak ada hubungan antara telinga dengan mulut. Namun faktanya, sejumlah saraf yang berperan untuk menunjang fungsi lidah dan kotak suara dihubungkan oleh telinga.

Maka tidak heran, manakala sel kanker tumbuh dan berkembang di dalam mulut, hal ini juga turut berdampak pada telinga. Segera kunjungi dokter apabila Anda merasakan gejala yang satu ini.

8. Sulit Berbicara

Dikarenakan kanker mulut membuat lidah dan bagian mulut lainnya bermasalah, maka hal ini juga turut menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan saat berbicara. Jika sudah begini, pertolongan medis harus segera dilakukan sebelum kondisi bertambah buruk.

9. Mulut seperti Mati Rasa

Penderita kanker mulut juga kemungkinan akan merasakan sensasi ‘kebas’ atau mati rasa pada mulutnya, terutama lidah. Sel kanker sangat mungkin menyebabkan kerusakan pada saraf-saraf yang terdapat di mulut.

Akan tetapi, hal ini harus diperiksa lebih lanjut guna memastikannya. Pasalnya, mati rasa pada lidah juga bisa menjadi gejala dari sejumlah kondisi medis lainnya.

10. Berat Badan Menurun

Gejala kanker mulut yang juga umum terjadi adalah menurunnya  berat badan. Alasannya, rasa tidak nyaman pada mulut membuat seseorang jadi kesulitan untuk makan maupun minum.  Alhasil, tubuh tidak mendapat asupan makanan yang mencukupi sehingga berujung pada turunnya berat badan.

Selain itu, penurunan berat badan akibat kanker juga bisa disebabkan oleh sel kanker yang sudah menyebar (metastasis) ke organ maupun jaringan tubuh yang lainnya.

Baca Juga: Kanker Mulut: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan

Penyebab Kanker Mulut

Seperti jenis kanker pada umumnya, kanker mulut terjadi ketika sel-sel yang ada pada mulut mengalami mutasi. Perihal apa yang menyebabkan mutasi tersebut belum dapat diketahui secara pasti.

Sementara itu, sejumlah faktor diduga berperan penting dalam meningkatkan risiko seseorang terkena kanker mulut. Faktor-faktor tersebut meliputi:

  • Berjenis kelamin pria
  • Berusia di atas 55 tahun
  • Sering terpapar sinar matahari
  • Kurang nutrisi
  • Genetik
  • Kebiasaan merokok
  • Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol

Cara Mengobati & Mencegah Kanker Mulut

Cara mengobati kanker mulut sama seperti jenis kanker lainnya, yakni dengan menerapkan metode-metode berikut:

  • Kemoterapi
  • Radioterapi
  • Terapi tertarget
  • Operasi pengangkatan sel kanker

Sementara itu, kanker ini dapat dicegah—atau setidaknya diminimalisir risikonya—dengan menghindari faktor-faktor pemicunya. Faktor pemicu yang dimaksud meliputi:

  • Banyak makan makanan bergizi
  • Tidak merokok
  • Tidak minum minuman beralkohol secara berlebihan
  • Melindungi tubuh dari paparan sinar matahari

 

  1. Anonim. Mouth Cancer. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mouth-cancer/symptoms-causes/syc-20350997 (diakses pada 9 Oktober 2020)
  2. Anonim. Oral Cancer. https://www.webmd.com/oral-health/guide/oral-cancer#1 (diakses pada 9 Oktober 2020)
  3. Anonim. Oral Cancer Symptoms. https://www.cancercenter.com/cancer-types/oral-cancer/symptoms (diakses pada 9 Oktober 2020)
  4. Brazier, Y. 2019. What ypu need to know about mouth cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/165331 (diakses pada 9 Oktober 2020)
  5. Colbert, T. 2019. 5 Pictures of Mouth Cancer. https://www.healthline.com/health/what-does-mouth-cancer-look (diakses pada 9 Oktober 2020)
  6. Sirait, Anna M. 2016. Faktor Risiko Tumor/Kanker Rongga Mulut Dan Tenggorokan Di Indonesia (Analisis Riskesdas 2007). http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/MPK/article/view/3281. (diakses 9 Oktober 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi