Terbit: 28 September 2020 | Diperbarui: 9 Oktober 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Kanker anus ditandai oleh sejumlah gejala. Apa saja gejala dari penyakit berbahaya ini yang perlu Anda ketahui dan waspadai? Berikut informasinya!

10 Gejala Kanker Anus yang Harus Diwaspadai

Apa Itu Kanker Anus?

Kanker anus (anal cancer) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang anus. Sama seperti penyakit kanker lainnya, kanker anus dimulai ketika sel-sel yang ada pada jaringan di sekitar bagian tubuh tersebut mengalami mutasi. Alhasil, sel-sel tersebut justru berbalik menyerang jaringan anus.

Apabila dibandingkan dengan jenis penyakit kanker lainnya, kanker anus tergolong jarang terjadi. Akan tetapi, kanker anus dapat bermetastasis, yakni sel kanker menyebar ke organ dan jaringan tubuh lainnya. Oleh sebab itu, sangat penting untuk bisa mendeteksi gejala penyakit ini sedini mungkin agar bisa segera disembuhkan sebelum berkembang ke stadium lanjut dan semakin membahayakan.

Gejala Kanker Anus yang Harus Diwaspadai

Berikut ini adalah gejala kanker anus yang perlu Anda ketahui dan waspadai!

1. Anus Terasa Gatal

Ciri-ciri yang pertama dari kanker ini adalah sensasi gatal pada anus. Tidak ada penjelasan pasti mengapa rasa gatal tersebut bisa muncul.

Akan tetapi, rasa gatal pada anus juga bisa disebabkan oleh kondisi lainnya yang bahkan bersifat ringan. Oleh sebab itu, Anda janga buru-buru merasa khawatir apabula mengalami gejala yang satu ini. Jika gatal tidak kunjung hilang setelah sekian lama, barulah Anda bisa sedikit khawatir dan baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

2. Anus Nyeri

Gejala yang kedua dari penyakit ini adalah anus yang terasa nyeri. Ya, sama seperti jenis kanker lainnya, anal cancer juga menyebabkan anus akan mengalami rasa sakit. Rasa sakit pun akan semakin parah manakal penderita buang air besar (BAB).

Terkadang, penderita juga akan mengalami sensasi seperti ingin BAB. Akan tetapi, nantinya tidak ada feses yang keluar.

3. Anus Mengalami Perdarahan

Ini adalah gejala yang juga dipastikan akan dialami oleh penderita anal cancer. Bahkan, perdarahan pada anus menjadi salah satu gejala awal yang muncul. Intensitas perdarahan pun pada awalnya hanya sedikit sehingga hal ini kerap diabaikan oleh penderita karena dianggap gejala penyakit lain yang lebih ringan seperti ambeien.

Memang, perdarahan di anus menjadi pertanda dari sejumlah gangguan medis selain kanker sehingga Anda juga jangan langsung merasa khawatir. Akan tetapi, alangkah baiknya jika Anda langsung memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala yang satu ini.

4. Muncul Benjolan pada Anus

Adanya mutasi pada sel yang ada di jaringan anus juga menyebabkan timbulnya benjolan. Kendati demikian, sekali lagi jangan langsung menganggap bahwa Anda mengidap kanker karena adanya benjolan juga bisa menjadi pertanda dari masalah lainnya yakni wasir atau ambeien.

Oleh sebab itu, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila muncul benjolan di anus Anda yang disertai rasa nyeri dan perdarahan guna memastikan kondisi.

5. Anus Mengeluarkan Nanah

Gejala kanker anus selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah keluarnya nanah dari anus. Menjadi cukup jelas apabila hal ini juga diiringi oleh gejala-gejala yang tadi sudah disebutkan. Dengan demikian, Anda tidak boleh menunda-nunda untuk pergi ke dokter dan melakukan pemeriksaan.

6. Anus Terasa Sempit

Penderita kanker anus juga mungkin akan merasakan anusnya terasa sempit. Ini tak lepas dari adanya pembengkakan yang terjadi di area tubuh tersebut.

7. Kelenjar Getah Bening Membengkak

Kanker anus juga ditandai dengan membengkaknya kelenjar getah bening, baik itu kelenjar getah bening yang ada di leher, ketiak, hingga selangkangan. Pembengkakan ini sebenarnya merupakan mekanisme alami dari kelenjar tersebut sebagai agen pertahanan tubuh manakala ada serangan penyakit, tidak terkecuali penyakit kanker.

Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila gejala-gejala yang sebelumnya sudah disebutkan juga disertai oleh kelenjar getah bening yang membengkak. Bisa jadi ini memang merupakan pertanda dari kanker pada anus.

8. Inkontinensia Usus

Tumbuh dan berkembangnya sel kanker juga bisa menyebabkan inkontinensia usus. Inkontinensia usus adalah kondisi ketika usus tidak mampu mengontrol buang air besar. Akibatnya, penderita kerap tidak mampu menahan keluarnya feses dari anus.

Jangan langsung merasa cemas karena kondisi ini juga bisa disebabkan oleh gangguan medis lainnya, seperti:

  • Diare
  • Impaksi tinja
  • Jaringan parut di dinding rektum
  • Radang usus
  • Kerusakan saraf
  • Rektum terpapar radiasi
  • Gangguan kognitif

Oleh sebab itu, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami gejala yang satu ini guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

9. Perubahan Bentuk Tinja

Kanker anus juga dapat dideteksi dari bentuk tinja. Ya, biasanya penyakit mematikan ini membuat tinja penderitanya memiliki bentuk yang tidak biasa yakni berukuran lebih kecil lalu berserat. Kendati demikian, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan apakah hal ini terkait dengan kanker atau bukan.

10. Tubuh Terasa Lemas

Gejala kanker anus yang juga hampir pasti dialami oleh penderitanya adalah tubuh terasa lemas. Gejala ini akan semakin parah seiring dengan semakin berkembangnya sel kanker.

Baca Juga: Kanker Anus: Gejala, Penyebab, Pengobatan, Pencegahan, dll

Penyebab Kanker Anus

Kanker anus disebabkan oleh perkembangan sel-sel abnormal di dalam tubuh. Sel-sel abnormal ini dapat tumbuh tak terkendali dan menumpuk, membentuk massa yang dikenal sebagai tumor. Sel kanker stadium lanjut dapat bermetastasis, atau menyebar ke bagian lain dari tubuh dan mengganggu fungsi normal.

Anal cancer diperkirakan sebagian disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV) melalui kontak seksual. Kanker ini juga bisa disebabkan oleh kanker lain di tubuh yang menyebar ke saluran anus.

Cara Mengobati & Mencegah Kanker Anus

Sama seperti penyakit kanker lainnya, cara mengobati kanker anus adalah dengan menerapkan metode-metode berikut:

  • Kemoterapi
  • Radioterapi
  • Terapi tertarget
  • Operasi pengangkatan sel kanker

Sementara itu, kanker ini dapat dicegah—atau setidaknya diminimalisir risikonya—dengan menghindari faktor-faktor pemicu. Faktor pemicu yang dimaksud meliputi:

  • Perilaku seks tidak sehat (berganti-ganti pasangan, tidak menggunakan kondom, dsb.)
  • Kebiasaan merokok
  • Lemahnya sistem kekebalan tubuh

 

  1. Anonim.  Anal Cancer Symptoms. https://www.cancercenter.com/cancer-types/anal-cancer/symptoms (diakses pada 28 September 2020)
  2. Anonim. What is Anal Cancer? https://www.webmd.com/cancer/what-is-anal-cancer (diakses pada 28 September 2020)
  3. Brazier, Y. 2019. What you need to know about anal cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/156549 (diakses pada 28 September 2020)
  4. Stubblefield, H. 2018. Anal Cancer. https://www.healthline.com/health/anal-cancer#risk-factors (diakses pada 28 September 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi