Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang terjadi pada saluran kemih yang meliputi ginjal, kandung kemih, dan juga uretra. ISK ringan sangat umum terjadi pada wanita, tapi penyakit ini juga dapat menyerang pria dan juga anak-anak. Kenali gejala infeksi saluran kemih berikut ini!

gejala-infeksi-saluran-kemih-doktersehat

Apa Itu Infeksi Saluran Kemih?

Infeksi saluran kemih (ISK) disebabkan oleh mikroba, yang paling sering adalah bakteri. Sebagian kecil kasus ISK dapat disebabkan oleh jamur dan yang lebih jarang lagi disebabkan oleh virus.

Infeksi ini dapat terjadi di mana saja di saluran kemih termasuk ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Sebagian kasus ISK terjadi di uretra dan kandung kemih atau disebut juga saluran kemih bagian bawah. Sedangkan ISK bagian atas yang melibatkan ureter dan ginjal biasanya mempuyai gejala lebih parah.

Jenis ISK jika dibedakan dari lokasinya adalah sebagai berikut:

  • Sistitis (kandung kemih)
  • Pielonefritis (ginjal)
  • Uretritis (uretra)

Setiap jenis ISK dapat menyebabkan gejala yang berbeda, sistitis biasanya adalah yang gejalanya paling ringan.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala ISK beragam dan biasanya bergantung pada tingkat keparahannya. Gejala yang muncul pada wanita dan pria juga terkadang berbeda.

Nah, berikut adalah ciri-ciri infeksi saluran kemih yang patut diwaspadai!

1. Muncul Keinginan untuk Buang Air Kecil

Gejala infeksi saluran kemih paling umum yang pertama adalah munculnya keinginan buang air kecil.

Ketika mengalami ISK, Anda akan merasakan sensasi seperti ingin buang air kecil atau disebut juga dengan ‘kebelet’. Sensasi ini akan muncul lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Meskipun begitu, sering kali jumlah urine yang keluar hanya sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali.

Hal ini kemudian menyebabkan sensasi tidak nyaman pada bagian alat kelamin.

2. Sensasi Terbakar saat Buang Air Kecil

Ciri-ciri infeksi saluran kemih yang kedua adalah adanya sensasi terbakar saat buang air kecil.

Ketika buang air kecil, Anda mungkin akan merasakan sakit atau bahkan sensasi terbakar. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, sensasi ini tetap bertahan setelah buang air kecil dan menyebabkan ketidaknyamanan.

3. Perubahan Warna Urine

Gejala ISK juga dapat terlihat dari perubahan warna urine.

Urine biasanya berwarna cenderung keruh dan warnanya gelap seperti teh. Terkadang urine juga dapat berubah menjadi warna merah. Perubahan warna merah ini menunjukkan adanya pendarahan yang disebabkan oleh infeksi pada saluran kemih tersebut.

Perubahan warna urine tidak selalu mengindikasikan ISK, kurangnya konsumsi air putih atau penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan perubahan warna urine.

4. Perubahan Bau Urine

Selain berubah warna, urine juga cenderung berbau ketika Anda memiliki ISK.

Bau yang dihasilkan jauh lebih kuat daripada bau urine pada umumnya. Namun sama halnya seperti perubahan warna, perubahan bau ini juga tidak selalu menjadi gejala infeksi saluran kemih.

Konsumsi makanan atau obat-obatan tertentu juga dapat menjadi penyebab urine memiliki bau yang kuat.

5. Sakit Perut bagian Bawah

Infeksi saluran kemih yang menyerang bagian bawah juga dapat menyebabkan sakit perut bagian bawah.

Gejala ini dapat muncul pada ISK yang ringan maupun parah, namun paling umum terjadi sebagai gejala sistitis.

Sakit perut bagian bawah juga dapat mengindikasikan berbagai masalah kesehatan lainnya. Pada wanita, kondisi ini dapat mengindikasikan masalah pada sistem reproduksi. Anda dapat membedakan antara ISK dengan infeksi lain dengan cara melihat pada gejala lain yang dialami.

Baca Juga: Berbagai Hal yang Perlu Diketahui Tentang Anyang-anyangan!

6. Nyeri Panggul

Nyeri panggul adalah salah satu gejala infeksi saluran kemih pada wanita yang tidak umum muncul pada pria.

Nyeri ini biasanya muncul di pusat panggul dan area kemaluan. Nyeri panggul juga dapat mengindikasikan gangguan masalah reproduksi pada wanita seperti endometriosis.

7. Nyeri Dubur

Pria biasanya tidak merasakan nyeri panggul sebagai gejala ISK, namun umumnya pria akan merasakan nyeri di bagian lain. Nyeri dubur dapat dirasakan pria yang mengalami ISK. Namun gejala ini bukan termasuk gejala ISK yang umum.

8. Demam dan Menggigil

Gejala infeksi saluran kemih lainnya adalah demam dan menggigil.

Keduanya merupakan reaksi tubuh yang umum ketika mengalami infeksi, sehingga terkadang sulit dibedakan dengan gejala kondisi lain. Demam dan menggigil biasanya mengindikasikan ISK yang berat yang menyerang ginjal atau uretra.

9. Mual dan Muntah

Mual dan muntah juga dapat muncul sebagai gejala ISK berat. Gejala ini biasanya muncul bersama dengan demam dan menggigil. Mual dan muntah juga bisa mengindikasikan banyak kondisi lain, terutama yang terkait dengan saluran pencernaan.

10. Kelelahan dan Gemetar

Ciri-ciri infeksi saluran kemih yang terakhir adalah kelelahan dan gemetar.

Gejala ini sebenarnya tidak umum dan biasanya hanya muncul pada ISK parah. Gejala ini kemungkinan merupakan gejala lanjutan dari demam, menggigil, serta mual dan muntah yang sudah disebutkan di atas.

Kapan Harus ke Dokter?

Gejala infeksi saluran kemih sering kali sulit dibedakan dengan gejala penyakit lain. Ada banyak kondisi yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan setelah buang air kecil, perubahan urine, demam, dan gejala lainnya di atas.

Apabila Anda mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, sebaiknya segera konsultasikan diri ke dokter, terutama apabila gejala tidak membaik dalam waktu 1-2 hari. Usahakan untuk mengonsumsi banyak air putih, cara ini biasanya dapat membantu melarutkan urine dan meringankan gejala.

Infeksi saluran kemih paling umum disebabkan oleh bakteri, sehingga kemungkinan dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi kondisi ini. Apabila gejala yang muncul cukup serius, dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan untuk memastikan jenis infeksi yang dialami.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

Sumber:

  1. Anonim. Urinary tract infection (UTI). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urinary-tract-infection/symptoms-causes/syc-20353447. (Diakses 10 Januari 2020).
  2. Anonim. Urinary Tract Infections (UTIs). https://www.webmd.com/women/guide/your-guide-urinary-tract-infections#1. (Diakses 10 Januari 2020).
  3. Lights, Verneda dan Elizabeth Boskey. 2017. Everything You Need to Know About Urinary Tract Infection. https://www.healthline.com/health/urinary-tract-infection-adults. (Diakses 10 Januari 2020).