Terbit: 21 Juli 2020 | Diperbarui: 27 Juli 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Gejala infeksi ginjal sering tidak disadari, seperti frekuensi buang air kecil yang meningkat, urine gelap, berdarah, dan sebagainya. Ketahui apa saja ciri-ciri infeksi ginjal untuk mencegahnya sebelum kronis.

10 Gejala Infeksi Ginjal yang Sering Tidak Disadari 

Gejala Infeksi Ginjal yang Sering Tidak Disadari

Infeksi ginjal (pielonefritis) disebabkan oleh bakteri akibat infeksi pada saluran kemih yang kemudian menyebar hingga ke satu atau kedua ginjal. Ketahui gejala infeksi ginjal yang umumnya akan dirasa setelah dua hari setelah terinfeksi bakteri, sebagai berikut:

1. Urine Berdarah

Ciri-ciri infeksi ginjal yang paling umum adalah urine yang bercampur darah. Bakteri penyebab infeksi saluran kemih akan berjalan ke uretra hingga sampai ke ginjal. Sistem imun tubuh secara alami akan melawan bakteri dan sebagai efeknya, uretra mengalami pembengkakan hingga sel darah merah ikut masuk dalam urine.

Dokter akan melakukan pemeriksaan urine untuk memastikan penyebab dari darah dalam urine. Urine juga mungkin mengeluarkan nanah sebagai tanda bahwa ada gangguan pada ginjal.

2. Sering Buang Air Kecil

Fungsi ginjal yang utama adalah untuk mengolah limbah dari tubuh dan mengeluarkannya melalui urine dan feses. Apabila fungsi ginjal terganggu, maka tanda-tandanya dapat dilihat dari frekuensi buang air kecil.

Pada penderita infeksi ginjal, Anda akan merasa selalu ingin buang air kecil hingga 20 kali sehari atau lebih. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi dan iritasi pada kandung kemih. Kandung kemih akan sering mengalami kontraksi dan mengirimkan sinyal buang air kecil walaupun sebenarnya kandung kemih Anda sudah hampir kosong.

Baca Juga: Infeksi Ginjal (Pielonefritis): Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll

3. Nyeri Punggung

Letak ginjal adalah di belakang otot-otot punggung, tepatnya di perut bagian atas. Ginjal yang terinfeksi akan membengkak sehingga menghimpit otot-otot punggung. Akibatnya, Anda akan merasakan nyeri punggung yang hebat karena peradangan di dalam organ tubuh.

4. Demam

Demam adalah gejala infeksi umum yang terjadi akibat sistem imun sedang melawan zat penyebab infeksi. Penderita infeksi saluran kemih cenderung tidak mengalami kenaikan suhu tubuh, namun demam mungkin terjadi saat bakteri menyerang hingga ke ginjal.

Tubuh akan meningkatkan respon kekebalan tubuh sehingga demam terjadi pada penderita infeksi ginjal. Anda mungkin mengalami demam tinggi, menggigil, berkeringat di malam hari, hingga rentan terhadap infeksi sistemik.

5. Mual dan Muntah

Mual dan muntah adalah gejala sistemik umum yang menandakan adanya gangguan metabolisme pada tubuh. Gejala ini biasanya juga disertai dengan demam dan menggigil secara bersamaan. Walaupun demikian, memiliki gejala ini bukan berarti Anda memiliki gejala infeksi ginjal bila tidak disertai gangguan urine lainnya.

6. Urine Gelap dan Berbau

Gejala infeksi ginjal umumnya disertai dengan urine yang berwarna gelap atau keruh dan berbau tidak seperti biasanya. Bakteri yang berkembang di saluran kemih dan ginjal memengaruhi warna urine dan bau, itu adalah bakteri dan sel darah putih yang menumpuk.

7. Sakit Perut

Dalam beberapa kasus, infeksi ginjal juga menyebabkan sakit perut yang tajam. Hal ini terjadi akibat pembengkakan atau peradangan ginjal juga berefek pada otot perut. Gejala ini juga sering disertai dengan nyeri punggung dan pangkal paha.

8. Nyeri saat Buang Air Kecil

Disuria adalah istilah medis untuk kondisi nyeri saat buang air kecil. Hal ini dipicu oleh iritasi di uretra yang menyebabkan sensasi terbakar. Selain itu, infeksi bakteri yang menyerang jaringan dan lapisan kandung kemih juga akan membuat Anda merasa nyeri saat urinasi.

9. Nyeri pada Pangkal Paha

Ginjal dan pangkal paha memiliki suplai saraf yang sama, sehingga infeksi ginjal juga dapat menyebabkan nyeri pada pangkal paha. Nyeri juga mungkin terjadi sepanjang perut, punggung, dan panggul.

10. Pusing

Bila tidak ditangani dengan tepat, bakteri penyebab infeksi saluran kemih yang juga menginfeksi ginjal juga mungkin menyebar ke aliran darah. Kondisi ini dapat menurunkan tekanan darah dan menyebabkan sakit kepala.

Gejala infeksi ginjal pada anak umumnya hanya berupa demam tinggi. Sementara ciri-ciri infeksi ginjal pada lansia di atas usia 65 tahun berupa kebingungan, berkata kacau, dan kelemahan mental. Bila tidak diobati, infeksi ginjal akan menyebabkan komplikasi sepsis yaitu respon tubuh terhadap infeksi yang mengancam jiwa.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasi dengan dokter bila Anda memiliki ciri-ciri infeksi ginjal seperti yang sudah disebutkan. Diagnosis infeksi ginjal lebih awal akan membantu perawatan dan pengobatan lebih cepat dan tepat. Pasalnya, infeksi ginjal yang parah rentan menyebabkan komplikasi berbahaya.

Selain itu, konsultasi pada dokter dan minum obat sesuai resep bila Anda mengalami infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih yang tidak ditangani akan memicu komplikasi infeksi ginjal.

Baca Juga: 15 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal (Mudah Dilakukan)

Cara Mencegah Infeksi Ginjal

Berikut ini beberapa cara mencegah infeksi ginjal:

  • Minum air putih yang cukup setidaknya 7-8 gelas sehari untuk membantu mengeluarkan bakteri dari tubuh dalam proses urinasi.
  • Jangan menahan buang air kecil.
  • Bagi wanita, segera buang air kecil setelah berhubungan intim untuk membersihkan bakteri yang mungkin terjebak di uretra.
  • Membasuh kelamin dengan benar setelah buang air. Seka dari depan ke belakang, jangan sampai terbalik.
  • Sebaiknya tidak menggunakan produk feminim untuk wanita. Beberapa produk dengan bahan kimia keras mungkin akan mengiritasi area genital.

Menjaga kesehatan dan kebersihan area genital akan mengurangi risiko infeksi ginjal. Selain itu, jangan sering menahan buang air kecil. Anda juga harus mengenali ciri-ciri infeksi ginjal sejak awal agar pengobatan lebih efektif. Itulah pembahasan tentang gejala infeksi ginjal yang harus diwaspadai. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Laliberte, Marissa. 2018. 11 Silent Signs You Have a Kidney Infection. https://www.thehealthy.com/kidney/kidney-infection-symptoms/. (Diakses pada 21 Juli 2020).
  2. Mayo Clinic. 2020. Kidney infection. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-infection/symptoms-causes/syc-20353387. (Diakses pada 21 Juli 2020).
  3. Mateo, Ashley. 2018. 9 Kidney Infection Symptoms In Women. https://www.womenshealthmag.com/health/a19447706/kidney-infection-symptoms-in-women/. (Diakses pada 21 Juli 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi