Terbit: 17 Januari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Anak-anak dan remaja juga mengalami trauma dan dapat mengembangkan PTSD. Anak-anak dan remaja masih memiliki empat kategori gejala yang sama. Namun, gejala fisik, emosional, dan kecemasan PTSD mungkin berbeda dari yang terlihat pada orang dewasa.

ptsd-pada-anak-doktersehat

Setelah trauma, anak-anak pada awalnya dapat menunjukkan perilaku gelisah atau bingung. Mereka juga mungkin menunjukkan ketakutan, ketidakberdayaan, kemarahan, kesedihan, atau penyangkalan yang hebat. Anak-anak yang mengalami trauma berulang dapat mengalami semacam tumpul emosional untuk mematikan atau menghalangi rasa sakit dan trauma.

  1. Untuk anak-anak dengan PTSD, gejala berupa pengalaman yang berulang mungkin muncul bersamaan.
    • Sering mengalami kenangan akan kejadian tersebut, atau pada anak-anak kecil, bermain di mana sebagian atau seluruh trauma diulangi berulang-ulang.
    • Memiliki mimpi yang menakutkan, meski tidak selalu jelas bahwa mimpi buruk itu terkait dengan trauma.
    • Mengembangkan gejala fisik atau emosional berulang saat anak diingatkan akan kejadian tersebut.
    • Mengalami kilas balik, atau episode disosiatif, saat mereka merasa kejadian tersebut terjadi lagi.
  1. Anak-anak dengan PTSD menghindari situasi atau tempat yang mengingatkan mereka pada trauma. Mereka mungkin juga menjadi kurang responsif secara emosional, depresi, dan lebih terlepas dari perasaan mereka daripada teman sebayanya. Mereka mungkin menghindari orang atau percakapan yang mengingatkan mereka pada trauma, mengakibatkan isolasi sosial atau penarikan diri.
  2. Perubahan negatif dalam pemikiran dan mood ditandai oleh lebih banyak emosi negatif seperti rasa takut dan sedih, kurang tertarik pada aktivitas yang biasa mereka nikmati, dan mengurangi ekspresi emosi positif seperti kegembiraan dan kebahagiaan.
  3. Perubahan respon dan reaksi yang lebih sering muncul sebagai ledakan yang mudah tersinggung dan marah, dan disertai dengan perilaku agresif, bermusuhan, atau destruktif. Anak yang mengalami PTSD juga biasanya memiliki masalah tidur (termasuk insomnia dan gangguan tidur), mudah terkejut , dan mungkin mengalami masalah dengan konsentrasi dan fokus.

Selain gejala inti PTSD ini, anak-anak juga dapat menunjukkan gejala berikut:

  • Khawatir meninggal pada usia dini.
  • Memiliki gejala fisik seperti sakit kepala dan sakit perut.
  • Bertindak lebih muda dari usia mereka (misalnya, perilaku cengeng, mengisap jempol, atau buang air kecil di tempat tidur).
PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6 7 8

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi