Gejala dan Penyebab Sakit Ginjal pada Wanita

doktersehat-gagal-ginjal-Hemoialisis-konsultasi

DokterSehat.Com – Dibandingkan dengan pria, wanita memang tidak memiliki risiko besar alami gangguan pada organ ginjalnya. Meski demikian penyakit gagal ginjal yang menyebabkan wanita menjalani cuci darah tetap bisa terjadi. Mirisnya, gejala yang muncul kerap tidak terlihat sehingga wanita tidak tahu kalau dirinya sedang mengalami gangguan.

Untuk mengetahui apakah wanita mengalami gangguan pada ginjalnya, coba simak gejala penyakit ginjal dan juga penyebabnya agar kita semua bisa lebih waspada.

Gejala penyakit ginjal pada wanita
Gejala awal munculnya penyakit ginjal memang sulit dideteksi karena dianggap biasa oleh semua orang. Umumnya, mereka yang mulai mengalami gangguan pada ginjalnya akan sulit berkonsentrasi. Saat malam, wanita juga kerap susah tidur dan kerap mengalami kram pada otot.

Gejala lanjutan dari gangguan ginjal adalah menurunnya nafsu makan dengan cepat, kulit jadi kering dan bersisik. Lebih lanjut seseorang dengan gangguan ini kerap buang air kecil pada malam hari, muncul baru ginjal dan pinggang kerap mengalami nyeri.

Kalau ginjal seseorang sudah mulai parah, mereka juga akan mengalami beberapa hal di bawah ini.

  • Urine akan jarang diproduksi dan penderita akan jarang berkemih.
  • Mual dan rasa ingin muntah akan dirasakan setiap hari.
  • Hasrat seksual akan menurun dan nafsu makan semakin kecil.
  • Seseorang dengan gangguan ini juga mengalami anemia, penurunan kalium dalam tubuh, dan penurunan kesadaran.

Penyebab penyakit ginjal pada wanita
Untuk bisa mencegah munculnya penyakit ginjal pada wanita, kita harus mengenal penyebab-penyebabnya berikut ini.

  • Batu ginjal.
  • Infeksi pada ginjal.
  • Diabetes.
  • Penumpukan racun sehingga ginjal tidak bisa berjalan dengan lancar.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu yang terlalu keras untuk tubuh.

Selain karena faktor di atas, risiko penyakit ginjal juga dipengaruhi oleh ras, riwayat keluarga, dan usia. Mari lebih menjaga kesehatan ginjal agar dengan kerap melakukan pemeriksaan tubuh secara rutin dan menghindari penyebabnya.