Penyakit Kawasaki: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dokter Sehat – Penyakit Kawasaki adalah penyakit yang selalu menyerang anak-anak berusia di bawah 5 tahun yang disebabkan oleh virus kawasaki, namun masih belum jelas terkait penyebab pastinya.

Virus kawasaki merupakan penyebab utama dari penyakit jantung pada anak-anak. Dokter dapat mengambil tindakan apabila penyakit ini dideteksi sejak dini dengan melihat gejala penyakit kawasaki dan sebagian besar anak-anak yang menderita dapat sembuh tanpa permasalahan apapun.

Penyakit kawasaki cenderung menyerang kulit, mulut, hidung, tenggorokan, kelenjar getah bening, dan lapisan pembuluh darah. Penyakit ini ditemukan oleh dr. Tomisaku Kawasaki pada tahun 1967.

80 persen pasien penyakit kawasaki merupakan anak-anak berusia di bawah 5 tahun, akan tetapi ada pula pasien yang berusia remaja.

Penyebab Penyakit Kawasaki

Infeksi virus kawasaki diyakini merupakan penyebab utama dan masalah kekebalan tubuh juga berperan dalam perkembangan penyakit kawasaki.

Ketika seorang anak menderita penyakit kawasaki, pembuluh darah di sekujur tubuh mengalami peradangan. Hal ini dapat merusak arteri koroner, pembuluh darah yang membawa darah ke jantung.

Akan tetapi virus kawasaki tidak hanya menyerang jantung. Penyakit ini juga menyebabkan permasalahan pada getah bening, node, mulut, hidung, dan tenggorokan.

Gejala Penyakit Kawasaki

Hal terpenting dari penyakit virus kawasaki adalah gejala penyakit kawasaki akan tampak segera dalam beberapa fase. Komplikasi penyakit ini akan berdampak pada gangguan jantung setelah 10 hingga 2 minggu setelah gejala awal timbul.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Sakit tenggorokan.
  • Kemerahan di mata.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Nyeri perut.
  • Bibir pecah-pecah.
  • Nyeri sendi.
  • Merah dan bengkak pada telapak tangan dan telapak kaki.
  • Pengelupasan kulit terutama pada telapak tangan, kuku, dan telapak kaki.
  • Ruam kulit, terutama di bagian alat kelamin.
  • Lidah berwarna putih.

Jika anak mengalami demam mencapai 101 hingga 103 derajat Fahrenheit yang berlangsung lebih dari 4 hari, segera hubungi dokter. Mengobati virus kawasaki sesegera mungkin dapat mengurangi resiko kerusakan permanen organ tubuh.

Cara Mengobati Virus Kawasaki

Pengobatan sangat bergantung pada tahap atau level penyakit Kawasaki, beberapa penderita penyakit Kawasaki level pertama hanya diberi obat-obatan dan infus. Namun, bagi penderita yang telah mengalami komplikasi dan atau telah parah maka operasi bypass diperlukan.

Anak Anda mungkin mengalami kesakitan setelah deman tinggi, iritasi kulit, dan pembengkakan akibat virus kawasaki. Dokter akan memberikan aspirin dan berbagai obat lainnya guna mencegah pembekuan darah. Namun perlu diingat, dilarang keras untuk membeli obat dan memberikannya kepada anak tanpa melakukan diagnosa ke dokter terlebih dahulu.

Obat-obatan memang bisa menyembuhkan penderita penyakit Kawasaki, sayangnya harga obat yang terbilang mahal selalu menjadi hambatan kesembuhan pasien. Harga per gram obat adalah 1 juta rupiah dan berapa banyak obat yang diperlukan tergantung berat badan si penderita.

Permasalahan Komplikasi Virus Kawasaki

Meliputi penyakit jantung, demam dapat sangat parah. Kebanyakan anak-anak berhasil disembuhkan dan tidak mengalami permasalahan di masa mendatang. Akan tetapi, pada beberapa kasus langka, penderita penyakit kawasaki dapat mengalami:

  • Detak jantung yang tidak normal
  • Peradangan otot jantung
  • Kerusakan katup jantung
  • Peradangan pembuluh darah

 

Penyakit Kawasaki di Indonesia pertama kalinya ditemukan sekitar tahun 1996, dan di asia penderitanya telah mencapai ratusan ribu jiwa dan tingkat kematian 0.1-2% di seluruh dunia. Alangkah bijaknya jika tidak menganggap enteng demam berkepanjangan yang menyerang putra-putri Anda, sebelum menderita komplikasi penyakit jantung, segera periksakan ke dokter dan dapatkan perawatan yang memadai.