Terbit: 6 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang cukup merepotkan adalah asma. Hal ini disebabkan oleh gejalanya yang bisa membuat kita mengalami sesak napas. Hanya saja, jika dicermati, cukup banyak kasus asma yang muncul di malam hari. Apa sebenarnya penyebab dari hal ini?

Mengapa Gejala Asma Sering Muncul di Malam Hari?

Penyebab Asma di Malam Hari

Jika sampai asma muncul di malam hari, maka akan menyebabkan gejala seperti sesak napas, batuk-batuk, atau bahkan mengi yang membuat kita tidak bisa tidur. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai nocturnal asthma yang membuat kita terbangun dalam kondisi lelah dan tidak bugar di pagi harinya.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa mempengaruhi peningkatan risiko gejala asma di malam hari.

  1. Faktor Internal

Beberapa orang memang memiliki kecenderungan untuk sering mengalami gejala asma di malam hari. Mereka bahkan sampai terbangun dari tidurnya karena mengalami gejala sesak napas. Hal ini membuat mereka kesulitan untuk kembali terlelap.

  1. Posisi Tidur

Jika kita tidur dengan posisi yang tidak tepat seperti dengan posisi tengkurap, maka hal ini akan membuat volume darah di paru-paru akan meningkat dan membuat produksi lendir di saluran pernapasan semakin banyak. Hal ini tentu akan memicu datangnya gejala asma.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

  1. Penggunaan AC

AC atau air conditioner memang bisa membantu mengendalikan suhu ruangan sehingga membuat kita merasa lebih nyaman. Hanya saja, hal ini akan memicu hilangnya kelembapan di dalam ruangan yang akhirnya bisa memicu datangnya gejala asma. Kondisi ini bahkan akan semakin parah jika terjadi di saat musim dingin.

  1. Partikel Debu

Di bantal, sprei, atau selimut terkadang terdapat debu atau kotoran yang bisa saja kita hirup saat tidur. Jika sampai hal ini terjadi, maka gejala sesak napas atau asma akan muncul. Karena alasan inilah sebaiknya kita rutin membersihkan kamar, baik itu di kasur atau di sekitar lantai, tembok, atau langit-langit demi mencegah paparan debu.

  1. Jamur

Jika di tembok atau di sudut ruangan terdapat jamur, bisa jadi hal ini akan menyebabkan munculnya gejala asma. Sebaiknya kita rutin membersihkannya demi mencegah masalah kesehatan ini.

Beberapa Cara yang Bisa Dilakukan Demi Mencegah Asma

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa kita lakukan demi mencegah datangnya asma.

Berikut adalah cara-cara tersebut.

  • Hal pertama yang harus kita lakukan adalah dengan mengatur pola makan. Jika kita tidak mau gejala dari asma mudah muncul, sebaiknya kita menghindari munculnya masalah asam lambung tinggi. Caranya adalah dengan menurunkan asupan makanan tinggi lemak dan gorengan. Kita pun sebaiknya memperbanyak asupan sayuran dan buah segar.
  • Hal kedua yang bisa kita lakukan demi mencegah asma adalah dengan menghindari asap rokok. Bagi para perokok, sebaiknya berhenti mengisapnya. Bagi orang yang sering terpapar asap rokok dari orang lain, sebaiknya lebih cermat dalam menghindarinya agar tidak menjadi perokok pasif.
  • Pastikan untuk menghindari pemicu alergi seperti bulu hewan peliharaan, kecoa, bahan kimia, wewangian, hingga stres atau kecemasan yang berlebihan.
  • Kita juga bisa menggunakan pelembap udara atau air humidifier yang bisa mengendalikan kelembapan udara di dalam ruangan sehingga membuat saluran pernapasan terjaga kondisinya. Risiko terjadinya iritasi pada saluran pernapasan yang bisa memicu asma pun bisa ditekan.
  • Menggunakan masker, khususnya di luar ruangan bisa membantu kita mencegah datangnya asma yang dipicu oleh polusi udara, debu, dan hal-hal lainnya.

 

Sumber:

  1. Mahmood, Basit. 2019. Teenager, 17, died of stroke after ‘turning his head too quickly. https://metro.co.uk/2019/12/05/teenager-17-died-stroke-turning-head-quickly-11275241/?ito=cbshare (Diakses pada 6 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi