Terbit: 20 February 2018 | Diperbarui: 3 January 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Hingga kini masih banyak para suami yang memiliki anggapan bahwa saat istrinya sedang hamil, maka seorang pria harus berpuasa untuk melakukan hubungan seksual. Padahal, berhubungan saat hamil muda adalah sesuatu yang tidak membahayakan.

8 Posisi Berhubungan Saat Hamil Muda yang Aman

Pasalnya, selama berhubungan seksual janin berada di dalam cairan ketuban, lalu lubang serviks wanita tertutup dan memiliki steker lendir, yang membuatnya tak bisa dilewati sperma atau hal lainnya. Lagipula, penis pasangan Anda juga tidak akan cukup menembus ke dalam sampai terkena pada rahim dan mengenai bayi.

Hal lain yang juga harus dipahami oleh setiap pasangan adalah berhubungan intim saat hamil muda tidak menganggu organ seksual wanita. Pada intinya, bercinta saat hamil muda boleh dilakukan asalkan tidak ada keluhan yang mengikuti hubungan seksual Anda dan pasangan seperti flek perdarahan, cairan ketuban merembes, rahim kontraksi terus menerus, dan riwayat keguguran berulang.

Sementara itu, saat wanita hamil mengalami orgasme, hal itu kerap kali membuat wanita mengalami kontraksi pada perut dan membuat perut jadi sakit. Kontraksi ini bisanya berjalan sementara dan tidak membahayakan. Namun, jika berhubungan saat hamil muda ini membuat Anda mengalami pendarahan, maka sebaiknya aktivitas ini dihentikan.

Pada beberapa kasus, ibu hamil mengalami perasaan tidak nyaman setelah berhubungan seks saat hamil muda. Beberapa juga bisa mendapatkan kram perut selama atau setelah berhubungan intim. Bahkan, wanita juga merasa payudara menjadi sangat sensitif dan terlalu menyakitkan jika disentuh.

Meski penetrasi yang dilakukan saat hamil tidak akan menembus rahim dan melukai bayi. Namun, jika penis masuk terlalu dalam, wanita akan mengalami rasa sakit yang besar. Nah, untuk menghindari rasa sakit yang dialami wanita, hubungan seks harus dilakukan dengan benar dan menghindari posisi yang membuat penis masuk terlalu dalam.

Pada umumnya, posisi berhubungan saat hamil muda yang dianjurkan adalah posisi wanita di atas. Meski begitu, semua posisi bercinta saat hamil muda umumnya aman selama ibu hamil merasa nyaman.

Berikut adalah posisi berhubungan saat hamil muda yang bisa Anda coba, di antaranya:

  1. Posisi woman on top

Posisi ini mengharuskan wanita berada di atas pria saat sesi bercinta. Agar cara ini mudah dilakukan, arahkan istri Anda untuk mengatur tubuhnya seperti dalam posisi duduk. Setelah penetrasi awal dilakukan, yang harus banyak memainkan peran adalah wanita. Posisi ini membuat ibu hamil mampu mengatur tempo dan menyesuaikan kedalaman penetrasi.

  1. Posisi missionary

Posisi missionary adalah salah satu gaya yang umum dilakukan dalam aktivitas seksual sebelum atau saat masa kehamilan. Posisi ini menempatkan wanita berada di bawah pria. Posisi berhubungan saat hamil muda ini adalah posisi yang sangat mudah untuk dilakukan.

  1. Posisi duduk

Pada posisi ini, baik pria dan wanita harus dalam kondisi tubuh yang sama yaitu sama-sama duduk. Berhubungan intim saat hamil muda ini bisa dilakukan dengan bantuan kursi. Suami duduk di kursi kemudian ibu hamil duduk diatas pahanya sambil berhadapan.

Posisi ini paling mudah dilakukan saat kehamilan berada pada trimester pertama dan kedua karena ukuran perut yang belum terlalu besar. Agar mendapatkan kepuasan yang maksimal, pria disarankan untuk bersandar ke dinding atau sandaran keras lainnya.

  1. Posisi edge of the bed

Posisi berhubungan saat hamil muda yang satu ini bisa membuat wanita hamil mendapatkan penetrasi dengan maksimal. Caranya, arahkan istri Anda untuk berbaring pada bagian batas kasur dengan kaki berpijak pada lantai. Jaga punggung agar tidak terbaring dengan rata, sehingga perlu bantal sebagai penopang. Suami dapat menyesuaikan dengan sedikit berlutut atau berdiri menyesuaikan tinggi kasur.

  1. Posisi doggy style

Pada posisi ini, wanita hamil diharuskan untuk menungging. Biarkan suami melakukan penetrasi dari belakang dengan posisi berlutut atau setengah berdiri. Posisi ini membuat penetrasi sangat dalam sehingga istri harus berkomunikasi jika merasa tidak nyaman.

Bila kehamilan sudah memasuki trimester ketiga, posisi ini paling pas. Sebab, tidak mengganggu perut yang sudah besar serta tidak memberikan tekanan pada punggung dan panggul.

  1. Reverse cowgirl

Seperti halnya woman on top, posisi ini mengharuskan wanita berada di atas pria yang berbaring. Hanya saja, posisi ini dilakukan dengan duduk di atas tubuh pasangan dengan membelakangai pria atau dengan punggung menghadap ke muka pasangan.

  1. Side-by-side

Posisi ini menjaga badan suami tidak menindih perut istri. Suami istri berbaring bersebelahan dan tubuh istri membentuk huruf V. Gunakan bantal agar membantu menopang punggung istri dengan kedua kaki berada di atas pinggul suami. Posisi ini memungkinkan wanita hamil merasa nyaman dan santai.

  1. Posisi Berdiri

Posisi ini mengharuskan Anda menghadap dinding atau permukaan lainnya. Kemudian letakan kedua tangan di dinding dengan posisi lebih tinggi dari kepala. Pastikan kaki Anda terbuka lebar. Setelah itu, suami akan melakukan penetrasi dari belakang seperti halnya posisi doggy style. Posisi berhubungan saat hamil muda ini membuat istri terbebas dari tekanan.

Perlu diketahui juga, selain beberapa posisi bercinta saat hamil seperti di atas, seks oral umumnya juga cenderung aman dilakukan di masa kehamilan. Hanya saja, pastikan agar pasangan tidak meniupkan udara ke vagina karena ada sedikit risiko embolisme udara, yaitu udara yang dapat menutup pembuluh darah.

Selain itu, bagi pria dan wanita sebaiknya juga harus mengendalikan hasrat seksualnya. Lakukanlah penetrasi tidak terlalu cepat dan dalam, karena pada umumnya ibu hamil tidak merasa nyaman dengan penetrasi yang terlalu dalam.

Nah, itulah posisi bercinta saat hamil yang bisa Anda coba. Masihkah Anda ragu berhubungan saat hamil muda?


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi