Terbit: 20 November 2019 | Diperbarui: 29 November 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Gatal di area selangkangan adalah hal yang sangat memalukan bagi pria. Kalau rasa gatal yang menggelitik sudah sangat parah, mereka akan bingung saat akan menggaruknya. Selain itu, beberapa pria juga langsung bingung mencari kamar mandi untuk menghilangkan rasa gatalnya dengan cepat.

Penyebab dan Mencegah Gatal di Selangkangan Pria

Penyebab Gatal di Selangkangan Pria

Gatal yang terjadi di area selangkangan tidaklah wajar. Artinya ada yang salah dengan tubuh atau kebiasaan sanitasi yang Anda miliki. Kalau area selangkangan Anda sering sekali mengalami gatal, berikut beberapa penyebabnya.

  • Infeksi jamur. Kalau Anda jarang sekali menjaga sanitasi di area selangkangan, risiko mengalami infeksi jamur akan besar. Apalagi kalau Anda sering berkeringat di area sekitar penis. Kalau infeksi terjadi, kulit di sekitar kemaluan akan terasa gatal, memerah, dan terasa tidak nyaman ketika panas.
  • Iritasi di sekitar kemaluan. Iritasi ini disebabkan oleh banyak hal mulai dari penggunaan produk mandi. Selain itu kalau Anda menggunakan celana dalam terlalu ketat dan sering berkeringat, gesekan demi gesekan akan terjadi.
  • Kontak dermatitis. Tidak semua kulit yang dimiliki pria kuat dan bisa menerima produk perawatan atau suatu hal dengan sempurna. Kadang kalau memiliki sensitivitas tinggi, kontak dermatitis akan terjadi. Kondisi ini menyebabkan kulit di sekitar selangkangan jadi gatal dan juga kering.
  • Kutu di rambut kemaluan. Rambut kemaluan memang cenderung keriting dan tidak beraturan. Kutu suka sekali hidup di area ini apalagi kalau sangat lembab dan pria banyak mengeluarkan keringat.
  • Herpes kemaluan. Herpes adalah penyakit yang tidak bisa sembuh dan akan terus kembali kambuh beberapa kali setahun. Selain terasa gatal di selangkangan, tubuh juga bisa mengalami demam.
  • Kutil kelamin yang disebabkan oleh infeksi HPV.

Mencegah Gatal di Selangkangan Pria

Salah satu cara untuk menghilangkan gatal pada area selangkangan pria adalah dengan digaruk. Kalau saat menggaruk tangan tidak memiliki kuku jari yang terlalu panjang mungkin tidak masalah. Namun, kalau kukunya panjang akan melukai area itu khususnya penis yang sangat sensitif.

Kalau Anda tidak ingin mengalami gatal di area selangkangan yang sering muncul di saat yang tidak cepat, cegah dengan melakukan beberapa hal di bawah ini.

  1. Area Selangkangan Harus Kering

Usahakan untuk membuat area kemaluan benar-benar kering. Saat Anda berolahraga dan area itu berkeringat, usahakan untuk segera mengelapnya hingga kering. Jangan biarkan area selangkangan terus berkeringat selama beberapa saat karena bisa memicu bakteri yang menyebabkan gatal tumbuh dengan cepat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Selanjutnya saat Anda kencing, keringkan area penis dengan menggunakan tisu. Jangan membuat area penis basah karena bisa memicu gatal. Hal senada juga berlaku saat Anda buang air besar. Setelah membersihkan area anus, segera keringkan hingga tidak terasa basah baru mengenakan celana dalam kembali.

  1. Harus Rutin Mengganti Celana Dalam

Beberapa orang mengatakan kalau Anda membutuhkan setidaknya 14 potong celana dalam untuk satu minggu penuh. Dengan jumlah ini Anda bisa mengganti celana dalam dua kali dalam sehari selama seminggu tanpa takut kehabisan. Kebiasaan ini akan membuat Anda memiliki area kemaluan yang sehat dan tidak mudah gatal.

Ganti celana dalam sebelum berangkat kerja dan sore hari setelah mandi. Pertahankan keringnya area selangkangan agar peluang bakteri yang menyebabkan rasa gatal tidak terjadi.

  1. Selalu Menggunakan Gunakan Handuk yang Bersih

Selalu gunakan handuk yang bersih setiap harinya atau minimal jangan gunakan handuk yang sudah 3 hari dipakai. Selalu cuci bersih handuk yang digunakan untuk mengeringkan tubuh secara berkala. Di handuk biasanya menempel banyak bakteri yang bisa menyebar ke area penis dan menyebabkan gatal.

Selain mengganti handuk yang bersih secara rutin. Ada baiknya untuk tidak menggunakan handuk secara bergantian. Siapkan handuk untuk diri sendiri, pasangan, dan anak agar tidak bergantian saat menggunakannya.

  1. Hindari Ejakulasi di Celana Dalam

Jangan sesekali ejakulasi atau mengeluarkan cairan pra ejakulasi di celana dalam. Kalau terlanjur keluar di sana, segera ganti celana dalam dan cuci yang kotor. Pria biasanya tidak acuh dengan kondisi celana dalamnya sehingga noda air mani sering menempel di sana dan mengering.

Setelah bercinta atau masturbasi, bersihkan penis dan segera berkemih. Dengan begitu tidak akan ada sisa air mani yang menempel.

  1. Sesekali Tidak Pakai Celana Dalam

Commando adalah salah satu istilah dalam dunia pria yang berarti tidak mengenakan celana dalam. Anda bisa melakukannya saat tidur dengan tidak mengenakan pakaian apa pun atau bersantai-santai dengan tidak mengenakan celana dalam. Kalau Anda ingin tidak mengenakan celana dalam ada baiknya untuk memakai celana luar yang longgar dan bahannya lembut.

Dengan melakukan commando ini, area di sekitar selangkangan tidak akan tertekan oleh celana dalam yang kadang terlalu kuat. Selain itu, sirkulasi udara yang baik juga mencegah terjadinya keringat berlebihan.

Semoga setelah mengetahui cara di atas, Anda tidak akan bingung lagi saat area penis mengalami gatal. Dengan mencegah terjadinya masalah, area sensitif akan aman dari infeksi atau luka akibat garukan yang terlalu keras.

 

 

Sumber:

  1. Nall, Rachel. 2018. Jock Itch: Causes, Symptoms, and Treatments. https://www.healthline.com/health/jock-itch. (Diakses pada 20 November 2019)
  2. Smith, Joelle dan Sarah Fielding. 2019. 8 Reasons Your Crotch Is Itchy and What to Do About It. https://www.menshealth.com/health/a19536913/itchy-crotch/. (Diakses pada 20 November 2019)
  3. AAD Org. 8 REASONS YOUR GROIN ITCHES AND HOW TO GET RELIEF. https://www.aad.org/itchy-skin/relieve-groin-itch. (Diakses pada 20 November 2019)
  4. Jewell, Tim. 2018. Why Are My Testicles Itchy?. https://www.healthline.com/health/itchy-balls. (Diakses pada 20 November 2019)

 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi