Gastroenteritis – Pengertian dan Jenis

gastroenteritis-adalah-doktersehat

DokterSehat.Com – Apa itu gastroenteritis? Gastroenteritis adalah infeksi pada usus dan lambung yang disebabkan oleh beberapa jenis bakteri dan virus. Kondisi yang dikenal dengan sebutan flu perut ini bisa menyebabkan diare, muntah, kram perut hingga menimbulkan demam.

Penyakit Gastroenteritis

Sebelum menjelaskan mengenai pengertian gastroenteritis, banyak orang masih bingung mengenai adakah perbedaan gastroenteritis dan diare. Pada dasarnya, gastroenteritis dan diare dipicu oleh penyebab yang sama.

Namun, saat Anda mengalami diare bukan berarti Anda terkena penyakit gastroenteritis. Diare adalah gejala dari penyakit, bukan termasuk ke dalam salah satu jenis penyakit. Sementara itu, gastroenteritis sendiri terjadi karena peradangan atau infeksi pada saluran pencernaan yang kemudian memicu diare.

Pada akhirnya, perbedaan gastroenteritis dan diare bisa terlihat dari gejalanya. Pada umumnya, gastroenteritis menimbulkan kram perut, muntah dan mual. Apabila gastroenteritis terjadi karena virus, gejala yang bisa muncul adalah nyeri kepala dan otot hingga muncul demam.

Jika gastroenteritis terjadi karena bakteri, gejala yang muncul dibarengi dengan diare yang pada beberapa kasus bisa mengeluarkan darah. Gejala ini berbeda dengan diare pada umumnya yang hanya berulang kali besar dengan bentuk feses cair.

Penyebab Gastroenteritis

Gastroenteritis adalah kondisi yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau parasit. Infeksi biasanya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi dan melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi.

Berikut adalah dua penyebab gastroenteritis pada orang dewasa adalah infeksi virus dan bakteri:

1. Gastroenteritis viral

Pada orang dewasa yang sehat, infeksi virus pada saluran pencernaan sering menjadi penyebab untuk episode ringan gastroenteritis. Infeksi virus ini termasuk virus Norwalk, rotavirus, adenovirus dan agen lainnya.

Virus ini yang sangat menular dan biasanya menyebar dari satu orang ke orang lain pada tangan kotor atau melalui kontak dengan orang yang terinfeksi, seperti berbagi makanan atau alat makan.

Gastroenteritis viral sering menyebar dengan sangat mudah di dalam lembaga dan situasi lain di mana orang tinggal dalam jarak dekat, seperti penjara, rumah jompo, kapal pesiar, sekolah, asrama perguruan tinggi dan berkemah. Virus ini juga dapat menyebar ketika seseorang menyentuh tinja orang yang terinfeksi atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi dengan tinja yang terinfeksi.

Dalam beberapa situasi, agen yang menyebabkan gastroenteritis virus juga dapat ditemukan di dalam minuman atau makanan, terutama dalam air minum atau keran yang telah terkontaminasi oleh limbah. Makanan yang tidak memenuhi prosedur sanitasi yang tepat juga dapat menyebarkan gastroenteritis viral dalam makanan yang disajikan di restoran dan kafetaria.

2. Gastroenteritis bakteri

Salmonella, shigella, Campylobacter jejuni, E. coli dan jenis lain dari bakteri dapat menyebabkan gastroenteritis. Mereka dapat menyebar melalui bersentuhan dengan orang yang terinfeksi, minuman atau mengonsumsi makanan yang terinfeksi. Dalam beberapa kasus, penyakit ini disebabkan oleh toksin yang dihasilkan oleh bakteri yang tumbuh pada makanan yang telah disiapkan atau disimpan dengan tidak benar.

Jika seseorang mengonsumsi makanan penuh kuman ini, gejala gastroenteritis dipicu baik oleh bakteri sendiri atau produk toksin yang dihasilkan bakteri itu. Gejala toksin biasanya dimulai dalam beberapa jam. Gejala dari bakteri dapat terjadi dalam beberapa hari.

Setiap tahun jutaan orang mengalami gastroenteritis melalui makan makanan yang tercemar, sementara jutaan lainnya menderita serangan gastroenteritis virus ringan. Pada orang dewasa sehat, kedua bentuk gastroenteritis cenderung ringan dan singkat, dan banyak episode atau keadaan yang tidak pernah dilaporkan ke dokter.

Namun, pada orang tua dan orang-orang sistem kekebalan tubuh lemah, penyakit ini kadang-kadang dapat menghasilkan dehidrasi dan komplikasi gastroenteritis berbahaya lainnya.

Bahkan pada orang dewasa yang kuat, beberapa jenis bakteri yang agresif terkadang menyebabkan bentuk yang lebih serius dari keracunan makanan. Ini bisa menyebabkan demam tinggi dan gejala gastrointestinal yang parah, seperti diare berdarah dan berlendir.

Ciri Ciri Gastroenteritis

Tanda penyakit gastroenteritis biasanya akan muncul antara 1-3 hari setelah terinfeksi. Tingkat keparahannya pun beragam, dari ringan hingga parah. Gejala umumnya akan berlangsung selama 1-2 hari, tapi bisa juga hingga 10 hari. Beberapa gejala yang biasanya muncul di antaranya:

    • Munculnya kram perut.
    • Menurunnya nafsu makan.
    • Penurunan berat badan.
    • Muncul rasa mual dan muntah.
    • Muncul demam, sakit otot dan sakit kepala.
    • Muncuk keringat berlebihan dan kulit menjadi lembap.
    • Diare berair dan pada beberapa kasus bisa bercampur darah.

Jika Anda memiliki tanda-tanda seperti di atas segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Gastroenteritis pada Dewasa – Halaman Selanjutnya: 1 2 3