Terbit: 2 September 2020 | Diperbarui: 6 September 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Gastrektomi adalah prosedur pengangkatan sebagian atau seluruh organ lambung. Prosedur ini umumnya dilakukan untuk mengatasi masalah pada lambung yang tidak bisa diatasi dengan prosedur lain. Ketahui selengkapnya tentang pembedahan ini mulai dari jenis, persiapan, prosedur, hingga risiko yang mungkin ditimbulkan.

Gastrektomi: Jenis, Prosedur, Efek Samping, dll

Apa Itu Gastrektomi?

Gastrektomi adalah prosedur pembedahan untuk mengangkat sebagian atau seluruh bagian lambung. Umumnya prosedur ini dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan seperti kanker lambung atau dapat juga dilakukan untuk membantu proses penurunan berat badan pada orang yang obesitas.

Prosedur ini dapat mengubah cara perut untuk mengolah makanan. Meskipun begitu, Anda masih dapat makan setelahnya, walaupun kemungkinan Anda harus melakukan beberapa penyesuaian dalam pola makan.

Kondisi yang Membutuhkan Gastrektomi

Dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur satu ini apabila Anda memiliki masalah lambung yang tidak dapat diatasi dengan perawatan lain. Berikut adalah beberapa kondisi di mana tindakan ini dapat menjadi pilihan pengobatan:

  • Tumor jinak atau tumor nonkanker
  • Pendarahan
  • Peradangan
  • Perforasi dinding perut
  • Polip
  • Kanker lambung
  • Tukak lambung atau tukak duodenum parah
  • Obesitas (membantu pasien agar dapat makan lebih sedikit sehingga penurunan berat badan lebih cepat)
  • Kanker esofagus

Jenis Gastrektomi

Prosedur ini terbagi menjadi beberapa jenis yang berbeda, bergantung pada bagian mana yang diangkat dari lambung.

Berikut adalah 4 jenis gastrektomi:

Gastrektomi Lengkap

Dokter bedah akan mengangkat seluruh bagian lambung dalam prosedur ini. Dokter kemudian akan menghubungkan kerongkongan langsung ke usus kecil.

Gastrektomi Parsial

Dalam prosedur ini, bagian lambung yang diangkat sebagian adalah bagian bawahnya. Dokter juga akan menutup duodenum (usus dua belas jari) yang merupakan bagian pertama dalam usus kecil yang menerima makanan hasil pencernaan lambung.

Jika terdapat sel kanker, dokter juga akan mengangkat kelenjar getah bening yang ada di dekat lambung.

Gastrektomi Lengan (Sleeve Gastrectomy)

Sleeve gastrectomy atau gastrektomi lengan adalah prosedur untuk mengangkat hingga tiga perempat bagian perut. Dokter bedah akan memotong sisi perut bagian kiri dan mengubah lambung menjadi bentuk tabung. Bentuk lambung pun menjadi lebih ramping.

Esofagogastrektomi

Prosedur yang satu ini umumnya dilakukan untuk mengatasi kanker esofagus. Bagian yang diangkat adalah bagian atas lambung dan bagian esofagus atau kerongkongan. Saluran yang menghubungkan tenggorokan dan lambung akan diangkat.

Persiapan Gastrektomi

Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan sebelum melakukan prosedur ini:

  • Pemeriksaan kesehatan keseluruhan. Dokter akan menyuruh Anda untuk melakukan tes darah dan tes pencitraan. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap dan meninjau riwayat kesehatan Anda secara keseluruhan.
  • Beri tahu dokter tentang obat-obatan apapun yang Anda konsumsi sebelum menjalani prosedur ini, baik itu obat resep, nonresep, herbal, hingga multivitamin. Dokter akan memberi tahu obat apa saja yang masih boleh dikonsumsi dan yang sebaiknya konsumsinya dihentikan sementara sebelum prosedur.
  • Jangan lupa juga untuk memberi tahu dokter tentang kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan seperti jika Anda sedang hamil atau memiliki penyakit kronis seperti diabetes.
  • Berhenti merokok untuk sementara waktu karena merokok dapat memperlambat waktu pemulihan setelah operasi dan berisiko meningkatkan komplikasi.

Prosedur Gastrektomi

Selama prosedur, Anda akan mendapatkan anestesi umum atau bius total. Terdapat dua cara berbeda yang dapat dilakukan dokter untuk menjalani prosedur ini, meliputi:

  • Operasi terbuka. Pembedahan ini melibatkan satu sayatan besar. Dokter akan membedah kulit, otot, dan jaringan untuk mengakses lambung Anda.
  • Operasi laparoskopi. Operasi ini disebut juga dengan laparoscopically assisted gastrectomy (LAG) atau keyhole surgery (operasi lubang kunci). Pembedahan ini merupakan pembedahan minimal invasif yang hanya melibatkan sayatan kecil dan menggunakan alat khusus. Pemulihan biasanya lebih cepat dan rasa sakit yang ditimbulkan juga lebih minimal.

Baca Juga: Laparotomi: Tujuan, Tata Laksana, Efek Samping

Pemulihan Operasi Gastrektomi

Operasi ini termasuk ke dalam jenis operasi besar, sehingga Anda membutuhkan waktu beberapa lama hingga benar-benar pulih. Berikut adalah hal yang terjadi setelah Anda menjalani prosedur operasi ini:

Perawatan di Rumah Sakit

Dokter akan menyelesaikan operasi dengan menjahit luka dan membalutnya dengan perban. Setelah itu Anda akan dipindahkan ke ruang rawat inap dan akan dirawat kurang lebih selama 1-2 minggu untuk pemulihan. Selama masa pemulihan, tanda vital Anda akan dipantau untuk memastikan tidak adanya komplikasi.

Selama di rawat di rumah sakit, sebuah selang akan dipasang dari hidung ke perut, fungsinya adalah untuk mengeluarkan cairan yang diproduksi perut Anda sehingga mencegah rasa mual. Makanan akan diberikan melalui infus, hingga Anda dapat makan dan minum secara normal.

Perubahan Gaya Hidup

Setelah diizinkan untuk pulang ke rumah, Anda harus melakukan beberapa penyesuaian dalam kebiasaan makan.

Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya diterapkan:

  • Makan dengan porsi lebih kecil.
  • Hindari makanan berserat tinggi.
  • Perbanyak makanan kaya kalsium, zat besi, vitamin C, dan vitamin D.
  • Konsumsi multivitamin.

Lakukan tes darah secara rutin untuk memastikan bahwa tubuh Anda mendapatkan asupan mineral dan vitamin yang cukup. Seiring berjalannya waktu, lambung dan usus kecil akan meregang dan Anda akan dapat mengonsumsi makanan lebih banyak.

Risiko atau Efek Samping Gastrektomi

Setiap prosedur medis dapat memberikan risiko tertentu pada tubuh, begitu juga dengan prosedur bedah satu ini. Berikut adalah beberapa komplikasi dan risiko efek samping yang mungkin terjadi:

  • Refluks asam
  • Diare
  • Sindrom dumping (makanan bergerak terlalu cepat dari lambung ke duodenum)
  • Infeksi pada luka sayatan
  • Pendarahan internal
  • Mual
  • Muntah
  • Bocor pada lokasi operasi
  • Penyumbatan usus kecil
  • Asam lambung bocor ke kerongkongan, dapat menyebabkan penyempitan dan jaringan parut
  • Kekurangan vitamin
  • Penurunan berat badan
  • Kesulitan bernapas
  • Radang paru-paru
  • Kerusakan pada jaringan yang dekat dengan lambung

Cara terbaik untuk menghindari efek samping gastrektomi adalah dengan mematuhi petunjuk dokter tentang prosedur ini. Sebelum menjalaninya, pastikan Anda telah mengetahui manfaat, risiko, dan hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam prosedur ini.

 

  1. Anonim. 2019. What Is a Gastrectomy?. https://www.webmd.com/cancer/what-is-gastrectomy#1. (Diakses 2 September 2020).
  2. Anonim. 2018. Gastrectomy. https://www.nhs.uk/conditions/gastrectomy/. (Diakses 2 September 2020).
  3. Krans, Brian. Gastrectomy. https://www.healthline.com/health/gastrectomy#uses. (Diakses 2 September 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi