Atasi Keputihan dengan Konsumsi Buah Ini

Doktersehat-buah-untuk-keputihan

DokterSehat.Com – Keputihan bukanlah hal yang aneh di dengar oleh masyarakat khususnya bagi perempuan, hal ini dikarenakan sering terjadi dan dialami oleh para wanita baik sebelum atau sesudah menstruasi.

Keputihan adalah sesuatu yang normal, namun akan berbahaya jika keputihan ini telah menjadi penyakit. Keputihan kerap kali diabaikan oleh beberapa wanita, padahal hal itu bisa berbahaya dan menyebabkan kanker leher rahim atau kanker serviks.

Secara definisi keputihan atau flour albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Menurut dr. Sugi shuadi, spesialis kebidanan dan penyakit kankdungan RS Mitra Kemayoran, Jakarta, keputihan adalah cairan berlebihan yang keluar dari vagina. Keputihan sendiri dapat bersifat fisiologis dan patologis.

baca juga: Ini Bahayanya Berhubungan Intim Saat Keputihan

Bersifat fisiologis berarti dalam keadaan normal di mana masa subur juga terjadi pada saat sebelum dan setelah menstruasi, biasanya lendir berlebihan namun tidak gatal dan berbau.

Sangat berbeda dengan keputihan bersifat patologis (karena penyakit) karena keputihan yang muncul karena infeksi pada vagina atau adanya benda asing dalam vagina. Infeksi ini bisa terjadi karena bakteri, jamur atau protozoa.

Ciri dari penyakit keputihan patologis berwarna seperti susu atau hijau kekuningan bahkan ada juga yang bercampur dengan darah.

Buah untuk Keputihan

Perlu diketahui, kadang kala cara dan obat alami keputihan membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga membuat Anda enggan menjalaninya dan lebih memilih untuk mengonsumsi obat berbahan kimia.

Padahal, obat kimia bisa membawa efek samping di kemudian hari, namun proses kesembuhannya lebih cepat. Jika Anda tetap ingin menjaga kesehatan di kemudian hari, terdapat cara alami yang dipercaya mampu mengatasi keputihan yaitu dengan mengonsumsi buah.

Berikut ini adalah buah untuk mengobati keputihan, antara lain:

  • Pisang

    Selain membantu melancarkan buang air, pisang juga dipercaya mampu mengobati masalah keputihan. Bagi Anda yang sering mengalami keputihan, Anda bisa mencegah dan mengobatinya dengan buah pisang. Caranya, cukup dengan mengonsumsi buah ini setiap hari. Akan jauh lebih jika Anda menambahkan susu dan madu saat mengonsumsi di pagi hari.

  • Delima

    Buah untuk keputihan lain yang bisa dicoba adalah buah delima. Buah ini memiliki peran penting dalam mencegah dan mengobati keputihan. Buah ini baik dimakan langsung atau dibuat jus sesuai selera. Bahkan, Anda juga bisa memanfaatkan daunnya. Caranya, cukup ambil 30 lembar daun delima dan menggilingnya dengan tambahan merica. Campurkan hasil gilingan itu dan tambahkan air secukupnya. Kemudian, Anda bisa meminumnya.

  • Jambu

    Selain buahnya, daun jambu juga bermanfaat untuk kesehatan vagina Anda. Gunakan air rebusan daun jambu ini sebagai pembersih area vagina untuk mengatasi masalah keputihan.

Nah, itulah beberapa buah untuk keputihan yang bisa Anda konsumsi. Selain buah, Anda juga harus tahu bahwa terdapat obat keputihan alami lain yang bisa Anda coba, antara lain:

  •  Minyak kelapa

Minya kelapa dipercaya efektif memerangi jamur Calbicans. Minyak ini adalah minyak lemak yang didapat dari daging kelapa. Minyak ini dapat digunakan dengan mengoleskannya langsung pada area vagina.

Meskipun minyak kelapa relatif aman sebagai pengobatan alternatif, penggunaan obat ini tidak disarankan apabila Anda memiliki alergi terhadap minyak kelapa atau sedang menggunakan pengobatan untuk keputihan.

baca juga: 3 Ciri Keputihan Normal Pada Wanita

  • Yoghurt

Yoghurt adalah salah satu makanan probiotik yang mengandung bakteri Lactobacillus acidophilus yang membantu keseimbangan kadar bakteri dalam tubuh. Sebagian wanita mengonsumsinya sebagai obat keputihan alami untuk meredakan gejala infeksi jamur vagina.

kandungan probiotik dalam yoghurt dipercaya dapat memerangi C. albicans penyebab keputihan. Meski demikian, metode ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Setelah Anda mengetahui buah dan obat keputihan alami, satu hal penting yang tidak boleh terlewatkan adalah pengobatan yang dilakukan ini harus disertai dengan peningkatan daya tahan tubuh dari dalam seperti konsumsi makanan yang bergizi, istirahat cukup, menghindari stres, olahraga rutin, dan gunakan obat yang diberikan dokter serta rutin melakukan kontrol.

Selain itu, hal penting lain yang tidak boleh terlewatkan adalah menjaga selalu kebersihan vagina agar kuman atau jamur tidak bersarang di kemaluan Anda.