Benarkah Ganja Bisa Melawan Kanker?

ganja_doktersehat_3
Photo Source: Flickr/xman

DokterSehat.Com– Meski dianggap sebagai salah satu jenis narkoba, banyak orang yang menganggap ganja sebagai salah satu obat alternatif yang bisa melawan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kanker. Sebenarnya, apakah memang ganja memiliki kemampuan untuk melawan kanker?

Dilansir dari Boldsky, penelitian terbaru menunjukkan fakta bahwa ganja bisa meningkatkan sistem imun tubuh dan melawan kanker. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan bernama phytocannabinoids yang mampu menghentikan kanker terus menggandakan diri atau menyebar. Kandungan kimia ini bisa menghentikan aliran darah ke tumor sehingga menurunkan kemampuannya untuk melawan kemoterapi.

Penelitian ini dilakukan oleh para ahli dari Rostock University Medical Center, Jerman. Para ahli mengecek 100 studi kasus untuk menyimpulkan bahwa ganja memang bisa melawan kanker. Meskipun begitu kandungan phytocannabinoids ini memang harus dicek lebih mendalam untuk mengetahui kemampuannya atau efek sampingnya dengan pasti.

Sementara itu, sebuah penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul British Journal of Pharmacology menghasilkan fakta bahwa ganja sepertinya bisa memberikan stimulasi positif bagi otak, sistem hormon, dan sistem imun agar bisa melawan tumor dengan lebih baik. Ganja dianggap mampu meningkatkan sistem imun tubuh dengan efektif sehingga membantu proses penyembuhan kanker.

Meskipun begitu, para peneliti juga menyebutkan bahwa efek meningkatkan sistem imun tubuh belum tentu benar-benar terjadi pada penggunaan ganja medis. Hal ini disebabkan oleh adanya efek anti inflamasi dalam ganja yang bisa saja tidak diperlukan bagi tubuh orang sehat. Hal ini berarti, pemberian ganja bisa memberikan efek yang berbeda-beda bagi setiap orang.

Penelitian pun dilakukan lebih mendalam untuk mencari tahu bagaimana efek kandungan dalam ganja bagi kanker. Semoga saja penelitian ini berhasil menemukan obat kanker yang tentu bisa menyelamatkan banyak nyawa manusia.