Terbit: 2 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Jika Anda sudah beberapa kali mencoba program hamil namun masih belum berhasil juga, mungkin Anda perlu melakukan pemeriksaan hormon tiroid. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tiroid yang kurang aktif dapat memengaruhi kemampuan wanita untuk hamil.

Gangguan Tiroid dan Pengaruhnya pada Kehamilan

Pengaruh antara kesehatan tiroid dan kehamilan

Dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Endocrine Society’s Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, disebutkan bahwa perempuan yang memiliki gangguan tiroid mungkin akan lebih susah hamil, meskipun kelenjar tiroidnya berfungsi dari skala rendah ke skala normal.

Penelitian tersebut mengamati bahwa perempuan yang mengalami gangguan ketidaksuburan yang tidak terjelaskan cenderung memiliki hormon yang menstimulasi kelenjar tiroid yang tinggi, dibandingkan dengan wanita yang sulit hamil karena jumlah sperma pasangan mereka.

Hormon perangasang tiroid atau thyroid-stimulating hormone (TSH) diproduksi oleh kelenjar pituitari di bagian otak. Kelenjar ini bertugas untuk merangsang kelenjar tiroid untuk menghasilkan lebih banyak hormon ketika diperlukan. Peningkatan kadar TSH dapat menjadi tanda bahwa kelenjar tiroid kurang aktif.

Dilansir dari Science Daily, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School menunjukkan bahwa wanita yang mengalmi infertilitas yang tidak terjelaskan cenderung memiliki kadar TSH yang tinggi dibandingkan perempuan yang memiliki infertilitas dengan penyebab yang diketahui.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya. Umumnya kaitan antara gangguan tiroid dengan kesuburan dapat dilihat dari menstruasi yang tidak teratur, masalah ovulasi, dan kondisi terlambat puber. Gangguan tiroid pada jangka panjang dapat memicu keguguran berulang, kelahiran prematur dan preeklamsia.

Jika setelah melakukan pemeriksaan dan ditemukan gangguan kelenjar tiroid, umumnya dokter akan memberikan pengobatan penyakit tiriod dengan obat-obatan anti tiroid, terapi radioiodin atau prosedur operasi.

Jangan lupa periksa kesehatan tiroid ya, Mom!


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi