Terbit: 31 Maret 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Gangguan sendi rahang adalah kondisi di mana sendi rahang yang bernama sendi temporomandibular (TMJ) yang bertugas sebagai engsel rahang mengalami masalah pada otot-otot yang menggerakkannya. Kondisi ini menyebabkan Anda jadi sulit mengunyah dan berbicara. Ketahui apa itu gangguan sendi rahang, gejala, penyebab, pengobatan, dll.

Gangguan Sendi Rahang: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll

Apa Itu Gangguan Sendi Rahang?

Gangguan sendi rahang adalah gangguan pada otot rahang dan saraf pada sendi temporomandibular joint (TMJ) akibat cedera, peradangan, atau penyebab lainnya yang belum diketahui.

Temporomandibular joint (TMJ) adalah sendi yang menghubungkan rahang bawah (mandibula) pada tulang tengkorak Anda. Letaknya berada di kedua sisi kepala tepatnya di depan telinga. Gangguan sendi rahang atau temporomandibular joint disorder menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit saat mengunyah dan berbicara.

Pada kondisi ringan, temporomandibular joint disorder bersifat sementara dan dapat diobati dengan perawatan di rumah atau perawatan nonbedah. Walaupun demikian, setiap orang yang mengalami gangguan ini mungkin memiliki gejala berdasarkan penyebab yang berbeda sehingga gangguan ini sulit didiagnosis.

Gejala Gangguan Sendi Rahang

Gejala umum dari temporomandibular joint disorder adalah rasa nyeri di sekitar mulut dan satu atau kedua sisi wajah. Kondisi ini paling umum terjadi pada laki-laki berusia 20 sampai 40 tahun.

Berikut ini gejalanya:

  • Rahang seperti terkunci atau mampet pada satu kondisi, misal saat sedang menutup atau membuka mulut.
  • Rasa nyeri di sekitar wajah, leher, bahu, dan rahang terutama saat sedang berbicara, tertawa, dan mengunyah.
  • Merasakan seperti ada suara “klik” muncul saat Anda membuka atau menutup mulut.
  • Rasa sakit pada salah satu atau kedua sendi temporomandibular.
  • Bengkak pada wajah.

Anda mungkin mengalami komplikasi gejala lainnya seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri leher, nyeri punggung, hingga gangguan pendengaran. Gejala ini mungkin di rasakan sementera atau bisa jadi bertahun-tahun hingga membatasi pergerakan sendi rahang serta memengaruhi aktivitas Anda seperti gangguan makan dan bicara.

Baca Juga: Tumor Rahang: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatan

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter apabila Anda merasakan nyeri hebat di rahang Anda dalam waktu yang lama atau bila Anda sulit untuk membuka dan menutup mulut Anda secara normal. Anda juga harus segera konsultasi ke dokter gigi atau spesialis TMJ apabila gangguan ini terus memburuk dan menyulitkan aktivitas sehari-hari seperti bicara dan makan.

Penyebab Gangguan Sendi Rahang

Penyebab sendi rahang belum diketahui secara pasti. Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi otot dan saraf tidak bekerja sebagai mestinya.

Berikut ini beberapa faktor yang mendasarinya gangguan sendi rahang, termasuk:

  • Trauma fisik pada gigi atau rahang (misalignment).
  • Postur rahang yang tidak proporsional.
  • Gangguan muskuloskeletal.
  • Efek dari penggunaan kawat gigi ortodontik.
  • Efek dari mengunyah permen karet terlalu sering dan lama.
  • Kerusakan pada tulang rawan sendi rahang.
  • Efek dari cedera atau pukulan yang merusak sendi rahang.
  • Efek dari terlalu sering menggeretakkan gigi.
  • Kerusakan pada soket sambungan rahang.
  • Efek dari stres dan kecemasan yang membuat otot wajah dan rahang jadi kencang.

Beberapa kondisi tersebut mungkin menyebabkan engsel sendi rahang bergeser atau kerusakan halus.

Faktor Risiko Gangguan Sendi Rahang

Berikut ini beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah pada sendi rahang:

  • Mengalami radang sendi lainnya seperti rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.
  • Mengalami pukulan yang sangat keras di sekitar mulut dan rahang.
  • Memiliki kebiasaan menggertakkan gigi.
  • Mengalami penyakit terkait jaringan ikat yang berpengaruh pada sendi temporomandibular.

Kondisi atau cedera lain mungkin juga menyebabkan kelainan pada sendi radang.

Baca Juga: 7 Penyebab Nyeri di Telinga dan Rahang

Diagnosis Gangguan Sendi Rahang

Belum ada standar khusus untuk pemeriksaan temporomandibular joint disorder. Dokter umum mungkin akan merujuk Anda ke dokter gigi atau spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).

Dokter akan memulai diagnosisnya dengan pemeriksaan berikut ini:

  • Mengamati gejala saat Anda membuka dan menutup mulut.
  • Mengamati rentang gerak rahang Anda.
  • Menekan sedikit area rahang untuk memeriksa di bagian mana yang sakit.

Selanjutnya, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan ini apabila dicurigai ada masalah serius pada rahang:

  • Pemeriksaan sinar-X pada rahang dan gigi.
  • CT Scan untuk mendapatkan gambaran jelas jaringan sendi dan tulang yang terlibat dalam persendian.
  • MRI rahang untuk melihat apakah ada masalah dengan struktur rahang.

Dalam kondisi lainnya, dokter mungkin akan menggunakan artroskopi TMJ untuk diagnosis ini dengan cara memasukan selang kecil (kanula) yang terhubung dengan kamera kecil (arthroscope) ke ruang sendi untuk mendapatkan hasil diagnosis lebih detail.

Pengobatan Gangguan Sendi Rahang

Beberapa kasus ringan tidak memerlukan perawatan khusus, hanya perawatan sederhana di rumah. Apabila gejalanya bertahan lama, dokter akan merekomendasikan pilihan pengobatan lain.

Berikut ini cara mengatasi gangguan sendi rahang:

1. Perawatan Sederhana

Gejala ringan hanya memerlukan perawatan mandiri seperti:

  • Biasakan makan makanan bertekstur lembut dan lunak.
  • Kurangi pergerakan rahang.
  • Anda dapat menggunakan kompres es untuk mengatasi pembengkakan rahang.
  • Jangan mengunyah permen karet atau makanan keras lainnya.
  • Lakukan latihan peregangan rahang secara pelan dan teratur.
  • Kelola stres.

Apabila kondisinya tidak parah, istirahat yang cukup dan lakukan tips tersebut dapat menangani gejala gangguan sendi rahang.

2. Terapi

Anda juga dapat melakukan beberapa terapi untuk mengatasi gangguan sendi radang, seperti:

  • Menggunakan belat oral atau pelindung mulut untuk menjaga agar gigi di bagian atas tidak bersentuhan. Manfaatnya juga untuk memperbaiki postur dan struktur rahang saat membuka dan menutup dengan tepat dan normal.
  • Melakukan terapi fisik dengan melatih otot rahang dengan cara meregangkan dan memperkuat otot rahang, salah satunya dengan menggunakan ultrasound atau teknik dengan terapi panas (moist heat) dan terapi es.
  • Melakukan konseling untuk mengurangi risiko masalah pada gangguan sendi rahang seperti kebiasaan menggigit kuku dan menggertakkan gigi.

Baca Juga: Rontgen Gigi: Jenis, Manfaat, Prosedur, Biaya, dll

3. Obat-obatan

Dokter mungkin akan memberikan resep obat-obatan untuk perawatan nonbedah untuk mengurangi gejala nyeri dari gangguan sendi rahang, meliputi:

  • Obat antiradang atau pereda rasa nyeri seperti ibuprofen.
  • Obat antidepresan trisiklik untuk meredakan rasa sakit seperti amitriptyline.
  • Obat untuk relaksasi otot.

4. Prosedur Bedah

Dalam kondisi yang lebih parah seperti apabila Anda sulit membuka dan menutup rahang dengan sempurna dan alternatif pengobatan lainnya tidak berfungsi, dokter akan menyarankan prosedur bedah, seperti:

  • Arthrocentesis untuk TMJ: Prosedur invasif minimal dengan menggunakan jarum kecil untuk memasukkan cairan ke dalam sendi untuk menghilangkan peradangan sendi.
  • Suntikan Kortikosteroid: Suntikan ini untuk mengatasi gejala rasa sakit saat mengunyah.
  • Operasi Sendi Terbuka: Dokter mungkin akan menyarankan operasi sendi terbuka apabila nyeri sendi tidak sembuh dan Anda mengalami gangguan dalam membuka dan menutup rahang yang semakin memburuk.

Dokter atau dokter gigi Anda mungkin akan merekomendasi pilihan pengobatan atau prosedur lainnya. Konsultasikan pada dokter tentang manfaat, efektivitas, dan komplikasi apa yang mungkin terjadi.

Pencegahan Gangguan Sendi Rahang

Kondisi ini mungkin tidak dapat dicegah, namun Anda dapat meminimalisir gejala bila Anda mengalaminya dengan cara:

  • Mengelola stres dan kecemasan.
  • Menghindari memainkan gigi atau menggertakan gigi.
  • Menggunakan pelemas otot di malam hari.
  • Melakukan konseling terkait kesehatan rahang dan mulut.

Anda juga disarankan untuk selalu menjalani olahraga, pola hidup, serta pola makan sehat untuk memelihara kesehatan seluruhnya. Itulah pembahasan tentang apa itu gangguan sendi rahang atau temporomandibular joint disorder. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Burke, Darla and Kristeen Cherney. 2019. TMJ (Temporomandibular Joint) Disorders. https://www.healthline.com/health/tmj-disorders#causes. (Diakses pada 31 Maret 2020).
  2. John Cunha, DO, FACOEP. 2020. Temporomandibular Joint Syndrome (TMJ). https://www.medicinenet.com/temporomandibular_joint_syndrome_tmj/article.htm. (Diakses pada 31 Maret 2020).
  3. MayoClinic. 2020. TMJ disorders. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tmj/symptoms-causes/syc-2035094. (Diakses pada 31 Maret 2020).
  4. WebMD. 2019. Temporomandibular Joint Disorders (TMD, TMJ). https://www.webmd.com/oral-health/guide/temporomandibular-disorders-tmd#1. (Diakses pada 31 Maret 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi