Terbit: 25 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kehamilan yang sudah memasuki trimester kedua berarti usai kandungan sudah masuk pada minggu ke-14 hingga minggu ke-28. Beberapa gangguan kesehatan pada awal kehamilan seperti morning sickness umumnya sudah berkurang dan Anda mulai merasa lebih nyaman dengan kehamilan Anda. Namun tetap ada beberapa gejala gangugan kesehatan yang perlu Anda waspadai.

Gangguan Kehamilan di Trimester 2 yang Sering Terjadi, Apa Saja?

Beberapa gangguan kesehatan pada trimester 2 kehamilan

1. Nyeri atau pegal-pegal

Memasuki trimester kedua, umumnya mulai terasa nyeri di bagian punggung, panggul atau vagina. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti kurang kalsium, otot yang tegang atau kurang banyak gerak.

2. Sembelit

Sembelit saat hamil disebabkan oleh meningkatnya hormon kehamilan yang memengaruhi gerakan peristaltik usus dari ibu hamil. Akibatnya, otot pencernaan melambat dan menyebabkan sembelit. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi banyak makanan berserat dan minum air putih.

3. Sering berkemih

Memasuki kehamilan trimester kedua, ukuran janin semakin besar dan sudah mulai menekan kandung kemih. Janin akan menekan kandung kemih ke depan sehingga terasa penuh dan membuat bumil sering berkemih.

4. Muncul gangguan kulit

Seiring dengan ukuran janin yang semakin besar, banyak para ibu yang mengalami gangguan kulit seperti stretch mark dan linea nigra di bagian perut. Gangguan ini tidak membahayakan dan umumnya akan hilang setelah persalinan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

5. Munculnya perdarahan

Ada beberapa penyebab perdarahan yang bisa terjadi di trimester kedua. Perdarahan bisa terjadi karena gangguan plasenta seperti plasenta previa, solutio plasenta, ruptur uterus, hingga gejala persalinan prematur. Jika terjadi perdarahan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar segera mendapat penanganan.

Tidak semua gangguan kehamilan pada trimester kedua adalah gangguan yang berbahaya dan butuh penanganan khusus. Untuk itu, kenali setiap gejala gangguan kehamilan sehingga Anda tahu kapan kondisi darurat terjadi pada tubuh Anda. Apabila terjadi gejala yang serius, maka segera periksakan diri Anda ke dokter.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi