Gairah Seks Wanita Turun karena Kontrasepsi, Benarkah?

doktersehat-french-kiss-ciuman-air-liur-tularkan-penyakit-seksual-menular

DokterSehat.Com – Fungsi utama alat kontrasepsi yang digunakan oleh wanita adalah mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Dengan menggunakan alat ini, hubungan seks tanpa alat pengaman pun tidak menyebabkan kehamilan sehingga rencana punya momongan dengan jarak tertentu bisa berjalan dengan lancar.

Selain mencegah terjadinya kehamilan, alat kontrasepsi juga membuat beberapa wanita jadi lebih gemuk. Perubahan hormon dalam tubuh wanita menyebabkan kadar lemak dalam tubuh meningkat dari keadaan normal.

Lebih lanjut, KB hormonal yang dilakukan oleh wanita juga menyebabkan mereka mengalami penurunan libido atau gairah seksual. Benarkah demikian?

Mengenal jenis kontrasepsi pada wanita

Secara umum ada sekitar empat alat kontrasepsi yang bisa digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Alat kontrasepsi itu terdiri dari:

  • Kontrasepsi penghalang. Alat ini biasanya berupa kondom atau diafragma. Kondom bisa dipakai oleh wanita atau pria.
  • Kontrasepsi hormonal. Alat ini terdiri dari pil KB, suntik KB, IUD, cincin vagina, dan patch atau koyo.
  • Kontrasepsi alami. Kontrasepsi ini dilakukan dengan menghitung kalender kesuburan dengan akurat.
  • Kontrasepsi permanen. Kontrasepsi yang dilakukan untuk membuat wanita jadi steril.

Efek kontrasepsi pada libido wanita

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada The Journal of Sexual Medicine menemukan sebuah fakta kalau pil KB bisa membuat libido wanita menurun. Penelitian dilakukan terhadap 900 wanita yang menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

Selain karena masalah hormon yang masuk dari alat kontrasepsi, menurunnya gairah seksual pada wanita juga berjalan secara alami. Biasanya wanita yang sudah menikah dan sering berhubungan seks akan merasa bosan untuk melakukannya lagi.

Oh ya, dampak kontrasepsi dan dampak kontekstual sama-sama berpengaruh pada libido wanita. Namun, dampak kontekstual yang terjadi secara alami memiliki pengaruh lebih besar.

Jadi, jangan langsung percaya kalau KB membuat Anda tidak nafsu lagi berhubungan intim dengan pasangan.