Gado-Gado Bisa Sebabkan Asam Urat?

gado-gado-doktersehat
Photo Source: Flickr/Guilhem Vellut

DokterSehat.Com– Salah satu menu makanan khas Indonesia yang digemari banyak orang adalah gado-gado. Rasanya yang enak karena diberi tambahan saus kacang dan isinya yang berupa bahan-bahan makanan sehat layaknya sayuran, telur, kentang, kecambah, dan lain-lain membuatnya dianggap sebagai makanan sehat. Hanya saja, ada yang menyebut gado-gado jika dikonsumsi terlalu sering bisa memicu datangnya asam urat. Apakah anggapan ini sesuai dengan fakta medis?

Dampak mengonsumsi gado-gado

Pakar kesehatan menyebut penyakit asam urat disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi purin. Biasanya, makanan yang memiliki kandungan ini adalah jeroan dan makanan laut. Hanya saja, ada beberapa jenis sayuran yang memiliki kadar purin sedang. Jika sayuran ini dikonsumsi dengan berlebihan, maka purin akan menumpuk di dalam tubuh dan akhirnya dimetabolisme tubuh menjadi zat asam urat. Zat asam urat inilah yang kemudian bisa menumpuk di persendian dan menyebabkan gejala seperti rasa nyeri dan pembengkakan.

Meski ada sayuran yang memiliki kandungan purin, bukan berarti semua jenis sayuran dan makanan dengan bahan dasar sayuran seperti gado-gado harus dihindari demi mencegah penyakit tersebut. Asalkan porsi atau frekuensi mengonsumsinya wajar dan tidak berlebihan, maka risiko untuk terkena asam urat tidak akan naik. Hanya saja, jika kita makan terlalu sering dan dilakukan dalam jangka panjang, bisa jadi memang hal ini akan menyebabkan asam urat.

Sayuran, sebagaimana yang bisa ditemukan di dalam gado-gado memiliki banyak kandungan menyehatkan bagi tubuh. Kita bahkan disarankan untuk rutin mengonsumsi sayur demi memastikan tubuh mendapatkan berbagai asupan nutrisi yang baik. Hanya saja, jika kita ingin mengonsumsi sayuran dengan kadar purin yang sedang seperti bayam, kangkung, atau daun singkong, pastikan untuk tidak berlebihan atau terlalu sering mengonsumsinya.

Mencegah asam urat

Kita masih bisa makan gado-gado tanpa perlu khawatir akan terkena asam urat. Hanya saja, demi mencegah datangnya penyakit ini, kita memang sebaiknya mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah datangnya penyakit yang menyerang persendian ini.

  1. Menghindari makanan tinggi purin

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, makanan tinggi purin adalah penyebab utama dari masalah asam urat. Karena alasan inilah kita harus benar-benar membatasi konsumsinya. Sebagai contoh, olahan jeroan layaknya hati atau usus sebaiknya mulai kita kurangi. Makanan laut yang lezat juga sebaiknya kita batasi demi mencegah lonjakan kadar asam urat di dalam tubuh.

Makanan dengan kadar purin yang sedang seperti daging merah, bayam, asaparagus, daun singkong, dan beberapa jenis kacang-kacangan juga sebaiknya tidak sering dikonsumsi demi mencegah asam urat.

  1. Menurunkan berat badan

Orang dengan kondisi berat badan berlebihan cenderung lebih rentan terkena asam urat. Karena alasan inilah kita harus memastikan berat badan berada dalam kondisi yang ideal demi mencegahnya. Untuk mendapatkan berat badan ideal, kita tentu harus rajin berolahraga, aktif bergerak, dan menerapkan pola makan yang sehat.

  1. Memperbanyak asupan air putih

Dengan mencukupi kebutuhan air putih setidaknya 12 gelas setiap hari, kita bisa membantu proses peluruhan asam urat di dalam tubuh dengan efektif. Hanya saja, pastikan untuk mengonsumsi air putih yang lebih sehat, bukannya air dengan tambahan pemanis atau minuman kemasan yang kurang sehat.

  1. Menghindari minuman beralkohol

Minuman beralkohol, khususnya bir, ternyata juga tinggi kandungan purin. Sering mengonsumsinya tentu akan membuat risiko asam urat meningkat dengan signifikan. Lagipula, minuman beralkohol juga dikenal sangat tidak baik bagi kesehatan sehingga sebaiknya memang kita menghindarinya.