Terbit: 21 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Apa yang akan terpikirkan jika kita membahas tentang upil? Kebanyakan orang langsung menganggapnya sebagai kotoran hidung yang jorok. Memang, dalam realitanya upil terlihat seperti benda yang menjijikkan, baik itu upil yang berada dalam kondisi keras ataupun basah. Yang tidak banyak orang ketahui adalah, fungsi dari upul bagi kesehatan tubuh kita ternyata sangatlah besar.

Sering Diremehkan, Fungsi Upil Ternyata Sangat Besar!

Upil dan ingus ternyata termasuk dalam mekanisme pertahanan tubuh manusia untuk mencegah datangnya penyakit, tepatnya dari berbagai kuman atau polutan yang kita hirup setiap hari. Berbagai hal ini jika tidak disaring oleh upil akan bisa menyebabkan datangnya penyakit berbahaya.

Sebagai informasi, hidung kita memproduksi ingus demi mencegah masuknya debu dan partikel lain yang ada pada udara yang kita hirup setiap hari. Ingus ini awalnya memiliki bentuk basah sehingga bisa lebih mudah menangkap berbagai debu dan partikel polusi ini dan kemudian mengeras sehingga lebih mudah untuk kita keluarkan.

Tanpa kita sadari, ukuran partikel polutan yang bisa membahayakan kesehatan ini bisa mencapai ukuran lebih kecil dari 0,1 mikrometer. Jika tidak disaring dan langsung masuk ke dalam tubuh, maka berbagai partikel polutan ini bisa menyebabkan sesak napas atau penyakit kardiovaskular.

Meski memiliki ingus dan upil yang bisa mencegah datangnya polutan tersebut masuk ke dalam tubuh, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memakai masker untuk menyaring berbagai partikel berbahaya tersebut saat berada di luar ruangan, khususnya di tempat yang kotor, penuh debu, dan dipenuhi oleh polusi seperti di jalan raya. Selain itu, pastikan untuk menjaga gaya hidup tetap sehat seperti dengan mengonsumsi makanan dengan kadar gizi yang seimbang, tidur cukup, rajin berolahraga, dan mengelola stres dengan baik demi menjaga tubuh tetap sehat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi