Terbit: 10 Januari 2020 | Diperbarui: 15 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Fungsi tulang hasta adalah tulang panjang yang membentuk lengan bagian bawah untuk pergerakan lengan. Letak tulang hasta sejajar dengan tulang pengumpil atau radius.Ketahui apa itu tulang hasta, fungsi tulang hasta pada manusia, anatomi tulang, dan lain sebagainya!

12 Fungsi Tulang Hasta pada Manusia dan Anatomi Lengkap

Apa Itu Tulang Hasta?

Tulang hasta adalah salah satu dari dua tulang yang berukuran lebih panjang dan membentuk struktur lengan bagian bawah manusia. Letak tulang hasta sejajar dengan tulang pengumpil, yaitu satu tulang yang lebih pendek atau disebut juga dengan tulang radius.

Tulang hasta atau yang disebut juga dengan ulna menghubungkan antara tulang humerus (tulang lengan atas) dan tulang karpal tangan (tulang pergelangan tangan) yang berfungsi untuk membuat sambungan siku.

Ukuran diameter tulang hasta adalah 50% lebih besar dari jari-jari pada bayi usia 4 sampai 5 bulan. Setelah usia dewasa, diameter ulnaris mengalami resorpsi dan menjadi setengah  jari-jari. Untuk memudahkan Anda mengidentifikasi manakah tulang hasta, tulang hasta terletak satu garis lurus dengan kelingking Anda pada bagian lengan bawah.

Fungsi Tulang Hasta pada Manusia

Tulang hasta adalah salah satu jenis tulang yang penting dalam kerangka tubuh manusia. Tanpa struktur tulang hasta, Anda mungkin akan sulit menggerakan tangan.

Berikut ini fungsi tulang hasta pada manusia:

  • Menunjang struktur lengan manusia.
  • Mendukung sistem pergerakan lengan.
  • Mendukung pergerakan sendi siku secara fleksibel, jadi Anda dapat menekuk dan meluruskan tangan.
  • Mendukung pergerakan lengan bawah.
  • Menghubungkan jari-jari dengan lengan bawah.
  • Memungkinkan fungsi pergerakan lengan secara maksimal seperti merentangkan atau membalikkan tangan.
  • Membentuk sendi siku dengan humerus.
  • Membentuk dan mempertahankan struktur lengan bawah bersama dengan jari-jari dan tulang pengumpil.
  • Menghubungkan otot dan ligamen vital lengan dan tangan bagian bawah.
  • Menyimpan asupan mineral yang menghasilkan sel-sel darah pada sumsum tulang.
  • Bekerja dengan jari-jari dan tulang karpal untuk menggerakkan dan memutar pergelangan tangan.
  • Mendukung fleksibilitas gerakan tangan secara keseluruhan.lenga

Fungsi tulang hasta dan letaknya sangat esensial bagi sistem motorik manusia. Tulang hasta bersama serangkaian tulang dan otot lengan lainnya bekerja sama agar Anda dapat melakukan kegiatan sehari-hari seperti menulis, mengetik, membawa sesuatu, memainkan alat, dll.

Kerusakan atau patah tulang hasta dapat berefek besar pada fleksibilitas lengan Anda.

Baca Juga: Rangka Manusia dan Fungsinya – Anatomi Tubuh Lengkap

Anatomi Tulang Hasta

Berikut ini penjelasan mengenai anatomi tulang hasta yang lebih jelas:

1. Osteologi dan Artikulasi Proksimal Tulang Hasta

Tulang hasta atau ulna membentuk benjolan seperti huruf C yang terdiri atas lekukan radial dan lekukan trochlear di bagian atas tulang hasta. Kedua lekukan tersebut mendukung struktur lengan bawah yang berfungsi untuk rotasi atau pergerakan lengan bawah.

Proksimal tulang hasta terdiri dari:

  • Olecranon: Tulang yang memanjang secara proksimal atau disebut juga sebagai ujung siku.
  • Proses Coronoid: Tulang yang menonjol ke luar anterior dan membentuk lekukan atau takik trochlear.
  • Takik Trochlear: Lekukan yang dibentuk oleh proses olecranon dan coronoid. Takik trochlear juga berartikulasi dengan trochlea humerus.
  • Takik Radial: Lekukan tulang pengumpil yang terletak di permukaan lateral takik trochlear dan menghubungkan dengan pangkal jari-jari.
  • Tuberositas Ulna: Tempat dimana otot brachialis menempel dan merupakan pengerasan langsung dari proses coronoid.

2. Poros Tulang Hasta

Poros ulna berbentuk segitiga yang memiliki tiga batas serta tiga permukaan. Ketahui bagian dari poros ulna atau tulang hasta.

Permukaan tulang hasta terdiri dari:

  • Anterior
  • Posterior
  • Medial

Perbatasan tulang hasta terdiri dari:

  • Posterior
  • Interoseus
  • Anterior

Itulah pembahasan tentang fungsi tulang hasta dan letaknya.

Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Kanker Tulang yang Perlu Dikenali dan Diwaspadai!

3. Otot-Otot yang Mendukung Fungsi Tulang Hasta

Berikut ini adalah otot-otot yang menempel atau berada di sekitar tulang hasta, yaitu:

  • Otot Triceps Brachii: Otot yang berada di belakang humerus.
  • Otot Anconeus: Otot kecil yang berada pada sendi siku.
  • Otot Brachialis: Otot yang berada di lengan atas dan berperan dalam gerak siku.
  • Otot Pronator Quadratus: Otot yang terletak di bagian lengan bawah.
  • Otot Supinator: Otot yang terletak di bagian kompartemen posterior lengan bawah.
  • Otot Flexor Carpi Ulnaris: Otot yang terletak di bagian lengan bawah untuk kelenturan lengan.
  • Otot Flexor Digitorum Profundus: Otot datar yang terletak di bagian lengan bawah.
  • Otot Flexor Digitorum Superficialis: Otot fleksor ekstrinsik jari-jari pada sendi interphalangeal.
  • Otot Extensor Pollicis Longus: Otot yang berada di sepanjang ulna sampai interosseous.
  • Otot Pronator Teres: Otot yang berfungsi untuk pronasi lengan bawah.
  • Otot Extensor Indicis: Otot kecil dan datar yang merupakan kelompok otot posterior.
  • Otot Pronator Quadratus: Otot lengan bawah yang berbentuk kotak dan berperan sebagai sistem pronasi tangan.

Tulang hasta tidak dapat bekerja sendirian dalam mendukung struktur dan gerak tangan Anda. Tulang hasta didukung oleh tulang, sendi, ligamen, dan otot-otot lainnya agar dapat mendukung sistem motorik Anda untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

Baca Juga: 7 Makanan Tinggi Vitamin D yang Baik bagi Kesehatan Tulang

Penyakit di Tulang Hasta

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit atau patah tulang hasta:

  • Fraktur Greenstick: Patah tulang pada lengan bagian bawah yang tidak sampai mematahkan tulang jadi dua, atau disebut juga fraktur parsial.
  • Fraktur Lengkap: Patah tulang parah yang menyebabkan tulang hasta terbelah jadi dua.
  • Fraktur Terbuka: Patah tulang yang menyebabkan satu bagian fragmen tulang menembus kulit atau disebut juga dengan faktur terbuka.
  • Fraktur Tertutup: Patah tulang parsial yang tidak sampai menembus tulang.
  • Fraktur Comminuted: Patah tulang yang menyebabkan tulang hasta patah menjadi bagian kecil.

Patah tulang dapat disebabkan oleh banyak kejadian, seperti benturan keras, kecelakaan, atau terjatuh. Cara mengatasi fraktur atau patah tulang adalah dengan penggunaan gips, katrol, obat-obatan patah tulang, atau pembedahan yang sesuai dengan seberapa parah kondisi fraktur tersebut.

Anda juga dianjurkan untuk selalu menjaga kesehatan tulang dengan berhati-hati saat melakukan aktivitas atau gerakan yang memiliki risiko patah tulang seperti berkendara, memanjat di tempat yang tinggi, dll.

Selain itu, Anda juga harus memenuhi asupan vitamin D dan nutrisi untuk tulang seperti susu dan ikan.

Itulah pembahasan tentang apa fungsi tulang hasta. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dalam mempelajari dan menjaga kesehatan tulang Anda.

 

  1. Ferri, Brittany. 2019. The Anatomy of the Ulna. https://www.verywellhealth.com/ulna-anatomy-4628288. (Diakses pada 10 Desember 2019).
  2. Healthline. 2015. Ulna. https://www.healthline.com/human-body-maps/ulna-bone#1. (Diakses pada 10 Desember 2019).
  3. Jones, Oliver. 2019. The Ulna. https://teachmeanatomy.info/upper-limb/bones/ulna/. (Diakses pada 10 Desember 2019).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi