Fungsi Plasma Darah dan Donor Plasma

kegunaan-plasma-darah-doktersehat

DokterSehat.Com – Darah merupakan bagian dari tubuh manusia yang sangat penting. Di dalam darah, tidak hanya sel-sel darah saja yang memiliki fungsi penting. Plasma darah juga memiliki beberapa fungsi penting. Fungsi plasma darah tidak bisa dianggap sepele karena sangat erat kaitannya dengan fungsi tubuh.

Baca lebih lanjut untuk mengetahui lebih jauh tentang plasma darah. Simaklah informasi bermanfaat ini melalui penjelasan di bawah mengenai pengertian plasma darah, komponen plasma darah, fungsi plasma darah, dan lainnya.

Apa itu plasma darah?

Darah terdiri dari komponen selain sel-sel darah. Salah satu komponen yang mungkin banyak orang melupakannya dan bahkan jarang mengetahuinya adalah plasma darah. Setengah dari isi darah dipenuhi dengan plasma darah. Plasma darah adalah bagian dari darah yang berbentuk cairan berwarna kuning jerami.

Komponen plasma darah

Plasma darah tersusun atas beberapa komponen yang didominasi oleh air. Hampir 90% dari plasma darah mengandung air. Inilah yang membuat plasma darah bagaikan media pengangkut sel dan berbagai zat penting lainnya bagi tubuh manusia.

Hal ini juga yang membuat tubuh manusia didominasi oleh kandungan air sehingga kondisi hidrasi menjadi begitu penting untuk selalu dijaga. Komponen plasma darah selain air adalah protein, glukosa, garam, enzim, antibodi dan zat terlarut lainnya.

Fungsi plasma darah

Plasma darah juga memiliki beberapa fungsi utama yang tidak kalah pentingnya dengan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Fungsi plasma darah ini akan membuat tubuh manusia tetap berfungsi dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa fungsi plasma darah yang utama:

1. Mengangkut sari-sari makanan ke seluruh tubuh

Setelah makanan dan minuman yang dimakan telah dicerna dan dipecah oleh sistem pencernaan maka akan didapatkan sari-sari makanan yang kaya akan zat-zat gizi. Zat-zat gizi ini dibutuhkan oleh seluruh bagian tubuh sehingga harus diedarkan.

Plasma darah berfungsi untuk mengangkut sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Fungsi plasma darah ini sangat penting agar sel-sel tubuh dan jaringan tubuh bisa berfungsi dengan baik.

Berbagai zat-zat gizi seperti asam amino, lemak, asam lemak, dan glukosa akan didistribusikan oleh plasma darah ke seluruh tubuh. Hal ini pun penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan tumbuh kembang yang optimal.

2. Mengangkut limbah hasil metabolisme dari seluruh tubuh

Tidak hanya saripati makanan, fungsi plasma darah juga bisa mengangkut produk sisa hasil metabolisme yang disebut juga limbah. Beberapa limbah seperti asam urat, garam amonium, kreatinin, racun, bahan kimia, dan lainnya akan diangkut oleh plasma darah dari sel-sel tubuh ke ginjal untuk disaring dan dibuang melalui urin.

Selain itu, plasma darah juga berfungsi mengangkut limbah lain dalam bentuk udara yaitu karbondioksida. Karbondioksida juga merupakan limbah hasil metabolisme tubuh yang didapatkan dari pembakaran sari-sari makanan. Plasma darah akan membawa karbodioksida menuju paru-paru untuk dibuang ke luar tubuh.

3. Mempertahankan volume darah

Setelah air, komponen terbesar kedua dari plasma darah adalah protein. Protein di dalam plasma darah yang mengandung albumin. Konsentasi albumin ini memiliki kaitan erat terhadap tekanan osmotik darah.

Konsentrasi albumin di plasma darah lebih tinggi daripada konsentrasi albumin di sel-sel darah. Hal ini menyebabkan air tidak bisa masuk ke darah sehingga volume darah tidak mengalami peningkatan.

Peningkatan volume darah akan berdampak pada peningkatan tekanan darah. Apabila tekanan darah meningkat maka  jantung harus bekerja lebih keras. Ini tidak baik bagi kesehatan jantung.

4. Mengangkut elektrolit ke seluruh tubuh

Selain zat-zat gizi dan limbah, fungsi plasma darah juga bisa mendistribusikan elektrolit ke seluruh tubuh. Elektrolit merupakan garam-garam di dalam tubuh seperti natrium, kalium, kalsium, klorida, bikarbonat, dan lainnya.

Elektrolit ini bermanfaat bagi tubuh agar tetap bisa melakukan fungsinya dengan baik. Apabila sel-sel tubuh tidak mendapatkan elektrolit tersebut maka akan berdampak negatif pada otot dan saraf. Otot-otot tubuh tidak bisa berkontraksi dan saraf tidak bisa mengirim sinyal ke otak dan menerima sinyal dari otak.

5. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Selain albumin, di dalam plasma darah juga terdapat jenis protein lain. Protein jenis lain tersebut adalah serum darah atau imunoglobulin. Fungsi plasma darah adalah mendistribusikan imunoglobulin ke seluruh tubuh.

Serum darah yang mengandung imunoglobulin ini bersifat antibodi yang bisa menjaga sistem kekebalan tubuh. Imunoglobulin yang diedarkan oleh plasma darah ke seluruh tubuh akan melawan bakteri atau kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

6. Membantu menggumpalkan darah

Plasma darah mengandung zat bernama fibrinogen. Fibrinogen merupakan zat yang memiliki peran penting di dalam pembekuan darah. Zat fibrinogen ini akan membantu trombosit untuk menggumpalkan darah sehingga pendarahan bisa dihentikan segera.

Fungsi plasma darah yang satu ini sangat penting apabila Anda mengalami luka sayatan atau tusukan akibat benda tajam atau hal lain yang membuat tubuh mengeluarkan darah. Tanpa fibrinogen maka hal ini bisa memicu munculnya penyakit hemofilia.

Fakta unik tentang plasma darah

Sebelumnya telah disebutkan bahwa plasma darah berwarna kuning muda seperti jerami. Mungkin Anda masih kurang atau tidak yakin tentang warna plasma darah yang tidak memiliki warna merah seperti warna darah.

Meskipun mengandung sekitar 55% dari keseluruhan darah, warna plasma darah yang kuning jerami ini tidak memengaruhi warna darah yang berwarna merah. Akan tetapi, Anda baru akan yakin apabila mengetahui bahwa ketika plasma darah diisolasi sendiri maka akan didapatkan cairan berwarna kuning muda seperti jerami.

Tindakan donor plasma darah

Anda telah mengetahui bahwa plasma darah memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting. Fungsi plasma darah sangat berperan terhadap kesehatan tubuh seperti untuk melawan kuman penyakit dan mengedarkan zat-zat gizi ke seluruh tubuh. Hal ini pun mendorong adanya tindakan donor plasma darah.

Pasti Anda telah banyak mendengar aksi donor darah yang dilakukan oleh orang-orang yaitu dengan memberikan darah utuh. Ternyata aksi donor darah tersebut tidak hanya sebatas mendonorkan darah keseluruhan bagi orang yang sedang kekurangan darah.

Aksi donor darah itu juga hanya bisa sebatas mendonorkan plasma darah dengan cara melakukan isolasi plasma darah yang disebut dengan tindakan plasmapheresis. Anda akan diambil darahnya oleh tenaga medis dengan menggunakan jarum.

Ada mesin khusus yang akan melakukan plasmapheresis untuk memisahkan plasma darah Anda dan kompenen darah lainnya. Setelah plasma darah berhasil dipisahkan maka komponen darah yang lain seperti sel-sel darah akan dikembalikan ke tubuh Anda.

Plasma darah telah berhasil diisolasi dan berfungsi untuk menyelamatkan nyawa orang-orang yang sangat membutuhkan plasma darah, seperti pada penderita hemofilia yang banyak membutuhkan fibrinogen yang ada di dalam plasma darah.

Para pendonor plasma darah bisa didapatkan secara sukarela atau dengan diberikan kompensasi. Kegiatan donor plasma darah ini akan memakan waktu satu sampai dua jam. Apabila Anda memiliki golongan darah AB maka plasma darah Anda bisa diberikan kepada semua orang yang membutuhkan walaupun mereka tidak bergolongan darah AB.