Fungsi Pankreas bagi Tubuh dan Macam-Macam Gangguan Pankreas

DokterSehat.Com – Anda tentunya sudah tidak asing ketika mendengar kata pankreas. Organ yang satu ini merupakan salah satu organ yang memiliki peran penting dalam sistem pencernaan. Ya, bukan hanya mulut, kerongkongan, lambung, dan usus saja yang berperan dalam sistem pencernaan tubuh, masih ada organ-organ lain dengan perannya masing-masing, termasuk pankreas ini.

Tentunya setiap organ dalam tubuh harus selalu kita jaga agar dapat selalu berfungsi dengan baik. Bagaimana dengan pankreas? Yuk, kenali lebih jauh tentang pankreas agar tahu seberapa pentingnya pankreas bagi tubuh!

Apa Itu Pankreas?

Pankreas adalah salah satu organ penyusun sistem pencernaan manusia. Pankreas terletak di rongga perut, tepatnya di bagian sebelah kiri atas perut. Bagian atas atau kepala dari pankreas letaknya menempel pada duodenum atau usus dua belas jari. Pankreas memiliki bentuk memanjang dengan ukuran 18-25 cm. Tugas utama pankreas adalah untuk menghasilkan enzim dan hormon untuk menghancurkan makanan yang masuk ke dalam perut.

Fungsi Pankreas

Secara umum, terdapat dua fungsi pankreas yaitu fungsi eksokrin dan juga fungsi endokrin. Berikut adalah penjelasan dari kedua fungsi pankreas tersebut:

1. Fungsi eksokrin pankreas

Dalam tubuh, kita memiliki kelenjar eksokrin, yaitu kelenjar yang menghasilakan satu produk yang dialirkan melalui saluran ke jaringan tubuh lainnya. Fungsi pankreas sebagai kelernjar eksokrin adalah memproduksi enzim yang didistribusikan ke saluran pencernaan. Setiap enzim yang dihasilkan memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Beberapa enzim pencernaan yang dihasilkan antara lain adalah enzim amilase yang mampu menguraikan karbohidrat, enzim lipase yang menguraikan lemak, serta enzim tripsin yang membantu menguraikan protein.

2. Fungsi endokrin pankreas

Selain fungsi pankreas sebagai kelenkar eksokrin, pankreas juga memiliki fungsi sebagai kelenjar endokrin. Kerja dari kelenjar ini adalah mengalirkan produk yang dihasilkannya ke peredaran darah. Melalui fungus pankreas sebagai kelenjar endokrin, pankreas bertugas memporuksi hormone insulin, hormon glukagon serta hormon samatostanin dan polipeptida.

Fungsi hormon insulin adalah untuk menurunkan kadar gula dalam darah dengan cara mengikat glukosa dalam darah, lalu menyalurkannya ke seluruh tubuh untuk kemudian diubah menjadi energi. Sedangkan hormon glucagon bertugas untuk menaikkan kadar gula dalam darah dengan cara mengubah glikogen dalam hati menjadi glukosa.

Sebelumnya, yang berperan dalam penyerapan glukosa menjadi glikogen dalam hati adalah hormon insulin. Jadi, kedua hormon ini memang bekerjasama untuk menjaga kestabilan gula dalam darah. Sedangkan hormon somatostatin dan polipeptida adalah hormon yang berperan dalam pelepasan hormon insulin dan glukagon.

Jika ditarik kesimpulan maka bisa dikatakan bahwa fungsi pankreas adalah untuk membantu proses pencernaan melalui enzim yang dihasilkannya dan membantu mengontrol kada gula dalam darah melalui hormon yang dihasilkannya.

Gangguan Pankreas

Setiap anggota tubuh yang tidak dijaga tentunya dapat berpotensi mengalami gangguang. Krusakan pada pankreas tentunya akan membuat produksi enzim dan hormon yang dihasilkan terhambat sehingga berpengaruh pada sistem pencernaan dan juga timbulnya penyakit berkaitan dengan gula darah. Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa disebabkan oleh gangguan pankreas:

1. Pankreatitis

Pankreatitis adalah kondisi di mana pankreas dapat rusak dan terjadi peradangan akibat dari zat-zat pencernaan. Belum diketahui secara pasti apa penyebab dari kondisi ini. Tetapi umumnya pankreastitis disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan dan juga adanya penyakit batu empedu.

2. Fibrosis sistik

Gangguan pankreas yang kedua adala fibrosis sistik. Gangguan ini merupakan gangguan genetik yang dapar merusak paru-paru dan sistem pencernaan. Kondisi ini cukup berbahaya dan dapat mengancam jiwa seseorang.

3. Kanker pankreas

Penyakit selanjutnya adlaah kanker pankreas. Gangguan ini bisa disebakan oleh beberapa faktor seperti faktor genetik, kebiasaan merokok, dan juga konsumsi alkohol berlebih. Dari beberapa jenis sel yang ada dakam pankreas, sel yang paling berpotensi menjadi kanker adalah sel yang ada di saluran pankreas.

Kanker pankreas adalah penyakit yang cukup mematikan. Hal yang lebih membuatnya berbahaya adalah karena gejala awalnya sering kali tidak terlihat sehingga sulit untuk mendiagnosa penyakit yang satu ini.

4. Kista pankreas

Gangguan selanjutnya adalah kista atau pseudokista pankreas. Gangguan ini terjadi akibat terbentuknya rongga berisi cairan yang terbentuk akibat adanya pankreatitis. Rongga tersebut mengandung cairan yang disebut psudokista. Kondisi ini jika belum terlalu parah akan dapat sembuh tanpa dilakukan pengobatan apapun.

5. Diabetes

Gangguan pada pankreas juga bisa menyebabkan penyakit diabetes. Pada penderita diabetes tipe 1, pankreas tidak mampu melepaskan dan memproduksi insulin yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, insulin juga tidak dapat bekerja dengan baik sehingga kadar gula naik.

Sedangkan pada penderita diabetes tipe 2, pankreas tidak dapat lagi memproduksi insulin karena sistem imun tubuh menyerang sel-sel pankreas. Hal ini lah yang menyebabkan penderita diabetes tipe 2 membutuhkan suntikan insulin terus menerus.

Mengatasi Gangguan Pankreas

Gangguan dan kerusakan pada pankreas di atas, bisa diobati atau di atasi dengan berbagai metode pengobatan seperti berikut ini. Pemilihan pengobatan harus berdasarkan dengan kondisi dan keperluan pasien. Berikut adalah jenis-jenis pengobatannya:

  • Pemberian enzim

Pemberian enzim bisa dilakukan dengan cara memberikan suplemen enzim. Solusi ini biasa digunakan untuk gangguan pankreas akibat kondosi fibrosis sistik.

  • Bedah drainase

Metode ini biasanya dipilih untuk mengatasi pseudokista pankreas. Tujuannya adalah untuk mengeringkan atau mengeluarkan kista dalam pada pankreas. Caranya adalah dengan memasukkan jarum dan selang ke dalam rongga tempat pseudokista. Selang tersebut kemudian terhubung dengan rongga perut dan usus.

  • Operasi peudokista

Selain memalui drainase, penanganan pseudokista juga bisa melalui bedah operasi dengan teknik laparoskopi atau laparotomy.

  • Reseksi kanker pankreas

Prosedur ini dilakukan untuk mengatasi kanker pankreas. Reseksi kanker pankreas adalah operasi pengangkatan kantung empedu, kepala pankreas, dan pangkal usus halus.

  • Transplantasi sel islet

Sel islet merupakan salah satu jenis sel yang ada di pankreas. Metode ini dipercaya dapat mengatasi penyakit diabetes tipe 1. Tapi metode ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk dapat dipatenkan sebagai pengobatan diabetes.

  • Transplantasi pankreas

Transplantasi pankreas biasanya dilakukan untuk mengatasi fibrosis sistik dan juga diabetes. Dibutuhkan donor pankreas untuk melakukan tindakan ini

  • Suntikan insulin

Jika pengobatan dengan obat tidak dapat lagi mengatasi diabetes, maka biasanya akan dilakukan suntikan insulin untuk mengatasi diabetes tipe 1 atau 2.

Cara-cara di atas adalah langkah untuk pengobatan gangguan pankreas yang sudah terjadi. Jika Anda tidak memiliki masalah pada pankreas, maka Anda lebih baik untuk melakukan pencegahan. Cara untuk menjaga kesehatan pankreas bisa dilakukan dengan cara menjaga pola hidup sehat. Menjaga pola makan, pola tidur, dan berolahraga dengan rutin bisa menajadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan pankreas.

Anda juga dianjurkan untuk mengurangi atau bahkan berhenti konsumsi rokok dan alkohol, karena keduanya merupakan dua faktor pemicu gangguan pankreas. Langkah-langkah pencegahan ini tidak hanya akan membuat pankreas Anda sehat, tetapi juga organ tubuh Anda yang lain akan tetap terjaga.

Halo, Teman Sehat!

Anda diundang ke #AksiSehatCeria bersama DokterSehat di Ciputra Medical Center, Lotte Shopping Avenue Lt. 5, Jakarta Selatan pada hari Sabtu, 15 September 2018 pukul 10.00 – 13.00 WIB.

Yuk, datang dan ikut donor darah + health talk*, lomba blog berhadiah jutaan rupiah, dan dapatkan merchandise keren. GRATIS!
*Registrasi: http://bit.ly/AksiSehatCeria