Terbit: 4 Desember 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Fundoplikasi adalah operasi bedah untuk kondisi gastroesophageal tertentu atau penyakit yang berhubungan dengan asam lambung seperti gastroesophageal reflux disease (GERD). Ketahui apa itu fundoplikasi, fungsi, prosedur, cara kerja, efek samping, dan lainnya. 

Fundoplikasi: Fungsi, Prosedur, Efek Samping, Biaya, dll

Apa Itu Fundoplikasi? 

Fundoplikasi adalah operasi umum untuk mengatasi penyakit gastrointestinal, yaitu infeksi usus perut akibat virus tertentu seperti penyakit gastroesophageal reflux (GERD) atau asam lambung. GERD adalah kondisi ketika cadangan asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala seperti nyeri dada, sulit menelan, dan sensasi terbakar pada dada.

Operasi fundoplikasi juga ditujukan untuk mengatasi hernia hiatus, yaitu kondisi ketika perut bengkak ke dada akibat adanya peradangan pada otot besar yang memisahkan otot perut dan otot dada (diafragma). Gejala hernia hiatus berupa GERD, nyeri dada, perut kembung, sakit perut, dan sesak napas. 

Dokter akan merekomendasi pasien GERD dan hernia hiatus untuk melakukan operasi fundoplikasi bila gejala tidak dapat ditangani dengan pengobatan dan perawatan obat biasa. Walaupun demikian, metode ini bukan satu-satunya solusi mengatasi GERD karena aturan pola makan dan pola hidup yang tepat dan sehat tetap menjadi saran perawatan GERD jangka panjang yang utama. 

Fungsi Fundoplikasi

Dokter menyarankan prosedur fundoplikasi untuk mengatasi penyakit gastrointestinal, termasuk: 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

1. GERD

Bila gejala Anda semakin memburuk, tidak sembuh dengan obat-obatan, dan bertahan lama, maka dokter akan menyarankan fundoplikasi sebagai opsi pengobatan gejala GERD selanjutnya. Terutama bila gejala GERD sangat menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-sehari dalam jangka panjang. 

2. Hernia Hiatus 

Hernia hiatus serius dengan gejala mirip GERD dapat diatasi dengan prosedur fundoplikasi. Namun, hanya pasien yang tidak merespon pengobatan yang kurang invasif yang disarankan untuk operasi. 

3. Kondisi Lain Terkait Refluks Asam Lambung 

Selain itu, pembedahan ini juga menjadi pilihan untuk pasien dengan indikasi dan gejala lain, seperti: 

  • Pilihan perawatan lain tidak menyembuhkan gejala tidak terkontrol pada penyakit yang disebabkan oleh refluks cairan asam lambung.
  • Pasien tidak responsif atau tidak dapat minum obat-obatan GERD apapun karena mengalami alergi atau efek samping serius. 
  • Mengalami gejala yang lebih buruk saat asam lambung naik, seperti sesak napas, asma, dan batuk disertai refluks.

Dokter mungkin akan menyarankan pembedahan fundoplikasi untuk indikasi lain atau saat semua opsi pengobatan tidak membuat kondisi pasien GERD dan hernia hiatus lebih baik. 

Siapa yang Disarankan Melakukan Fundoplikasi?

Fundoplikasi adalah opsi terakhir untuk mengobati GERD dan hernia hiatus. Dokter tidak merekomendasikan operasi ini untuk pasien yang belum menjalani perawatan sederhana di rumah, obat-obatan biasa, atau perubahan gaya hidup seperti: 

  • Konsumsi makanan yang aman untuk GERD. 
  • Menurunkan berat badan bila obesitas. 
  • Minum obat GERD yang diresepkan oleh dokter sesuai dengan kondisi Anda. 

Apabila perawatan tersebut tidak berhasil dan gejala semakin buruk, konsultasi pada dokter untuk opsi perawatan selanjutnya. Dokter mungkin menyarankan operasi fundoplikasi atau kombinasi perawatan lain. 

Baca Juga: 12 Bahaya Asam Lambung Naik Bila Tidak Diobati 

Cara Kerja Fundoplikasi

Operasi fundoplikasi akan menguatkan sfingter esofagus bagian bawah, yaitu katup yang terletak antara esofagus (kerongkongan) dan lambung. GERD terjadi akibat otot sfingter esofagus lemah sehingga asam lambung naik ke kerongkongan setelah makan. 

Bila otot sfingter esofagus kuat, maka asam lambung tidak mudah naik ke kerongkongan sehingga gejala refluks asam lambung lebih terkontrol. Begitu pula cara kerja fundoplikasi dalam mengatasi hernia hiatus dengan gejala penyakit GERD. 

Prosedur Fundoplikasi

Prosedur fundoplikasi dilakukan dengan teknik bedah laparoskopi atau pendekatan dada pada pasien yang obesitas atau memiliki kerongkongan pendek. Operasi akan dilakukan sesuai dengan jenis operasi dan kondisi pasien. 

Ketahui prosedur fundoplikasi mulai dari persiapan, proses operasi, hingga perawatan pascaoperasi sebagai berikut: 

Persiapan Sebelum Fundoplikasi

Apa yang harus Anda persiapkan sebelum operasi GERD? Berikut ini aturan secara umum: 

  • Anda harus konsumsi obat resep selama 24 jam terakhir sebelum operasi. 
  • Tidak boleh minum obat lain yang tidak diperintahkan, termasuk obat antiinflamasi seperti ibuprofen dan parasetamol.
  • Anda hanya boleh konsumsi cairan bening dalam 1-2 hari sebelum operasi. 
  • Anda harus minta dampingan orang terdekat Anda untuk menemani Anda sebelum dan sesudah operasi untuk dukungan mental.
  • Konsultasi pada dokter apakah Anda tetap boleh konsumsi vitamin, suplemen, obat herbal, atau jenis makanan tertentu sebelum operasi. 

Dokter akan memberitahu Anda semua aturan sebelum operasi. Mohon ikuti semua instruksi dokter. 

Prosedur Selama Fundoplikasi

Berikut ini prosedur fundoplikasi dengan operasi terbuka: 

  • Anda akan diberi infus anestesi jadi Anda akan tidur selama anestesi. 
  • Dokter akan membuat sayatan pada kulit dan peritoneum (selaput pada lapisan dinding abdomen bagian dalam).
  • Selang tipis yang dilengkapi dengan kamera dan lampu khusus dimasukkan ke dalam sayatan tersebut. 
  • Fundus (bagian atas perut yang membentuk tonjolan lebih tinggi dari pintu kerongkongan) Anda membalut jaringan dari esofagus bagian bawah.
  • Kemudian, dokter akan menjahit untuk menempelkan fundus ke kerongkongan. 
  • Dokter akan mengeluarkan semua gas di perut. 
  • Operasi selesai dan dokter akan menjahitnya dengan jahitan yang bisa larut dalam tubuh. 

Apabila operasi dilakukan dengan metode laparoskopi (prosedur bedah untuk memeriksa organ dalam perut), Anda akan dirawat selama 2-3 hari. Kebanyakan pasien sudah bisa beraktivitas normal setelah 2-3 minggu pascaoperasi. 

Perawatan Setelah Fundoplikasi

Operasi laparoskopi memiliki waktu pemulihan lebih cepat daripada operasi terbuka. Operasi terbuka membutuhkan waktu pemulihan hingga 4-6 minggu. 

Berikut ini pemulihan operasi fundoplikasi secara umum: 

  • Anda akan kembali ke rumah sekitar 36-48 jam setelah operasi. 
  • Dokter mungkin akan meminta Anda untuk check-up ke rumah sakit sekitar 1 minggu setelah operasi terbuka. 
  • Bekas sayatan akan dibalut dengan perekat atau perban bedah khusus dan melepasnya 2-7 hari setelah operasi. 
  • Dokter akan memberi saran makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda makan selama beberapa minggu. 
  • Dalam kondisi tertentu, Anda mungkin harus makan melalui selang khusus. 
  • Anda tidak boleh mandi hingga perekat atau perban dilepas. 
  • Bersihkan bekas sayatan dengan air hangat. 

Konsultasikan dengan dokter semua instruksi yang harus Anda lakukan pascaoperasi. Anda juga harus mengamati bila ada gejala, efek samping, atau keluhan lain yang mungkin Anda rasakan pascaoperasi. 

Baca Juga: 15 Cara Mencegah Asam Lambung Naik (Alami dan Aman)

Jenis Fundoplikasi

Jenis fundoplikasi diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yaitu: 

  • Nissen 360-Degree Wrap. Otot sfingter akan dikencangkan dengan cara melilitkan fundus di sekitar bagian bawah kerongkongan untuk mencegah gejala muntah dan sendawa akibat GERD bertambah buruk. 
  • Toupet 270-Degree Posterior Wrap. Cara mengencangkan otot sfingter dengan melilitkan fundus dua per tiga pada bagian belakang dari kerongkongan (posterior).
  • Watson Anterior 180-Degree Wrap. Rekonstruksi esofagus di sebelah diafragma, kemudian fundus dibungkus pada bagian bawah kerongkongan dan melekat pada bagian jaringan diafragma. 

Efek Samping Fundoplikasi

Ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah operasi fundoplikasi, sebagai berikut:

  • Sakit perut.
  • Peningkatan gejala perut kembung. 
  • Risiko anestesi. 
  • Sakit maag kambuh. 
  • Peningkatan gas perut. 
  • Risiko infeksi atau pendarahan. 
  • Nyeri pada lokasi operasi. 

Risiko efek samping tergantung pada kondisi pasien dan jenis operasi. Konsultasikan pada dokter semua gejala efek samping pascaoperasi yang mungkin Anda alami. Beberapa pasien mungkin juga memerlukan operasi lanjutan atau perawatan tambahan. 

Biaya Fundoplikasi

Biaya fundoplikasi tergantung pada layanan rumah sakit dan jenis operasi. Harga fundoplikasi berkisar antara 2-7 juta. Itulah pembahasan tentang fundoplikasi. Fundoplikasi adalah operasi untuk mengatasi gejala GERD dan gastroesophageal (penyakit terkait kenaikan asam lambung) lainnya. Semoga informasi ini bermanfaat!  

 

  1. Jewell, Tim. 2018. Fundoplication for GERD and Other Conditions: What to Expect. https://www.healthline.com/health/gerd/fundoplication. (Diakses pada 4 Desember 2020). 
  2. Johnson, Jon. 2020. What is Fundoplication? Uses and what to expect. https://www.medicalnewstoday.com/articles/fundoplication. (Diakses pada 4 Desember 2020). 
  3. MayoClinic. 2020. Gastroesophageal reflux disease (GERD). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/symptoms-causes/syc-20361940#:~:text. (Diakses pada 4 Desember 2020). 
  4. Michigan Medicine University of Michigan. 2020. Fundoplication Surgery for Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). https://www.uofmhealth.org/health-library/hw95701. (Diakses pada 4 Desember 2020). 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi